Tuan Dingin Jatuh Cinta With Miss Somplak

Tuan Dingin Jatuh Cinta With Miss Somplak
Hati ayah yang hancur


__ADS_3

Masih di Mansion utama keluarga Elle (Kakak pertama kandung Nyonya BII).


Kamar tinggal Tuan Zuu dan Nyonya BII.


Saat laki-laki tersebut telah tiba di lantai atas, dia salah perlahan bergerak menuju ke arah kamar di mana dia berada dan masuk ke dalam sana tanpa banyak bicara, menutup pintu dengan gerakan lamban kemudian bergerak dan menyadarkan tubuh nya di belakang pintu untuk berapa waktu.


Tuan Zuu membiarkan dirinya bersandar pada daun pintu sembari menatap ke arah langit-langit kamar, pikirannya menerawang entah ke mana di balik rasa kecewa dan juga sedih yang menghantam dirinya saat ini.


tiba-tiba ada berbagai macam ingatan tentang putrinya, dimulai dari kehamilan bulan pertama istrinya, tidak terbayang bagaimana rasanya kehamilan masa itu meskipun mereka telah memiliki seorang putra.


dia terus berdebat bersama BII soal jenis kelamin anak mereka berikutnya, bisa lebih berkata laki-laki atau perempuan sama saja, dia dengan semangat berkata kali ini yang lahir pasti seorang putri.


karena bayi pertama mereka yang meninggal seorang putra, lalu anak kedua mereka adalah seorang laki-laki, maka kehamilan ketiga istrinya dia penuh percaya diri berkata jika dia akan mendapatkan seorang putri kali ini.


Istrinya selalu tertawa melihat tingkah lakunya, di mana dia selalu menyemangati diri menunggu trimester kedua dengan tidak sabaran agar bisa tahu jenis kelamin bayi yang dikandung istrinya.


meskipun tidak jarang terlintas perasaan khawatir jika apa yang diinginkan nya mungkin salah atau berlebihan, tapi dia berusaha untuk terus meyakinkan diri jika kehamilan ketiga istrinya akan melahirkan seorang putri.


hingga pada akhirnya saat trimester kedua di mana dokter sudah bisa mengetahui jenis kelamin bayi yang dikandung oleh Bii, bayangkan bagaimana perasaan laki-laki tersebut pada saat itu.


"Wahhh selamat seperti yang tuan dan nyonya harapkan kita pikir ini perempuan, bisa dilihat dengan baik jenis kelaminnya, ini seperti tidak akan meleset, tapi untuk jam lebih meyakinkan lagi kita bisa melakukan pemeriksaan di bulan berikutnya"


Dokter yang ada di hadapan mereka bicara dengan cepat sembari meletakkan alat periksa di perut istrinya, terus menggerakkan alat tersebut dan memantau layar monitor dihadapan mereka.

__ADS_1


bisa dilihat bagaimana ekspresi laki-laki itu kala itu, Zuu pikir jika saja mereka di rumah mungkin dia sudah melonjak kegirangan berteriak dengan rasa senang dan memeluk istrinya dengan cepat atau bahkan langsung menggendong Bii saat ini juga.


namun berhubung pada masa itu mereka berada di rumah sakit, maka laki-laki tersebut menahan seluruh gejolak perasaan yang ada di dadanya dan tidak menumpahkan nya pada saat itu juga.


laki-laki tersebut menahan seluruh perasaan dan menjaga harga dirinya, tapi yang jelas bola matanya terus berkaca-kaca sembari dengan erat menggenggam erat telapak tangan istrinya.


"Sayang?"


Zuu bicara tertahan, menahan semua nya dengan tatapan penuh kebahagiaan.


dan bayangkan apa yang terjadi berikutnya saat mereka kembali ke rumah, laki-laki itu benar-benar menggendong istrinya dan bahkan ia membawa istrinya berkeliling rumah dengan penuh kebahagiaan, menghilangkan nakal warasnya dan juga membiarkan para pelayan melihat kegilaannya, saking bahagianya dia kepada kehamilan istrinya kala itu, Zuu sengaja memilih untuk mengambil liburan bahkan syuting juga membawa istrinya untuk menikmati momen kebahagiaan tersebut bersama putra mereka.


Belum lagi dia berancang-ancang bànyak untuk membawa putrinya kesana kemari setelah lahir bahkan dia mempersiapkan berbagai macam kebutuhan putrinya dengan warna-warna mendominasi berwarna krem padahal Bii ingin sekali mereka membeli warna-warna pink.


bayangkan bagaimana kelahiran putrinya pada saat itu, benar-benar merasa sangat bahagia belum lagi saat Hayat mulai beranjak dewasa, dia membawa gadis kecil itu hilir mudik kesana kemari memamerkannya kepada banyak orang, bahkan dia membawa hanya untuk pergi memancing bermain bola dan juga melakukan hal-hal yang dilakukan oleh para laki-laki.


karena itu tidak heran hanya terleher begitu penuh semangat membara ala laki-laki, tidak kenal lelah, tidak kenal takut, bahkan gadis kecilnya tumbuh begitu kuat tanpa mau terimidasi oleh siapapun.


pada saat sekolah tidak ada satu laki-laki pun yang berani pada Hayat, gadis kecil itu benar-benar gadis yang luar biasa kuat dan juga mendominasi dalam banyak hal.


Istrinya selalu berkata.


"sayang dia anak gadis bukan laki-laki, oh ya ampun, bagaimana jika dia benar-benar akan memakai pakaian laki-laki dan berubah menjadi Superman? ini membuatku ngeri"

__ADS_1


wanita yang dia cintai tersebut selalu membuat perdebatan pada dirinya soal Hayat saking takutnya jika hayat lahir menjadi gadis yang tomboy dan benar-benar mengintimidasi para laki-laki.


kan ada di situ benar-benar lahir dengan berani, memiliki tekad seorang laki-laki dan kuat dalam banyak situasi.


Hayat benar-benar menjadi putri kesayangannya dalam banyak hal, tidak pernah terpikirkan olehnya gadis kecil itu akan tumbuh dewasa seperti hari ini dan bahkan kini dan mencintai laki-laki lain sembari menangis dan berkata dan mencintai putra orang lain soalnya berkata dia telah melupakan papa nya sendiri.


seketika hatinya hancur ketika dingin air menangis hanya untuk laki-laki asing yang tidak dia kenal.


dia cemburu dan marah, tidak bisa menetralisir perasaannya sama sekali, mungkin itu respon normal seorang ayah kepada putrinya, dia benar-benar marah dan cemburu tanpa bisa mengendalikan perasaannya.


seolah-olah berpikir yang berkata, iya terang mendidik yang membesarkan putrinya dengan jutaan kasih sayang, lalu bagaimana bisa seorang laki-laki muda tiba-tiba hadir di antara mereka dan merampas putri kesayangannya, menikahi Hayat tanpa meminta izin dan restu kepada dirinya, bahkan hal yang lebih mengejutkan lagi adalah laki-laki itu bahkan telah menghamili putri nya.


bagaimana mungkin semua hal itu lewat dan luput dari pengawasannya? bagaimana bisa seorang ayah yang begitu mencintai putrinya tidak melihat momen pada sakral dan paling berharga yang dia impikan?!.


lalu coba katakan padanya ayah mana yang tidak akan marah, tidak akan kecewa dan juga menangis saat mengetahui hal seperti itu?!.


belum lagi laki-laki asing tersebut dengan tatapan yang begitu penuh keyakinan seolah dia berkata jika laki-laki tersebut merupakan sosok yang paling tepat untuk menggantikan dirinya menjaga putrinya.


katakan padanya bagaimana perasaan yang saat itu?!.


Hancur lebur menjadi satu.


dan dia pikir beberapa pukulan jelas tidak sepadan dengan perasaan yang hancur kala tadi.

__ADS_1


Zuu menghela nafasnya untuk beberapa waktu, membiarkan air matanya tumpah secara perlahan.


__ADS_2