
Indonesia
Setelah Malam lamaran Gao dan Ayana
Mansion utama Hillatop
Pagi
Ahem terlihat fokus dengan majalah yang ada di tangan nya, sebenarnya perasaannya sedikit gelisah karena dia tidak mendapati satu orang pun di dalam kediaman keluarga Hillatop selama dia tiba di Indonesia.
Bahkan dia juga tidak melihat daddy dan mommy nya.
Dia pikir mungkin semua orang masih sibuk mengurus acara lamar lamaran saudara laki-lakinya, Gao. tapi sedikit aneh jika belum ada yang kembali ke rumah jam segini.
dia tidak bisa menghadiri acara lamaran Gao karena dia masih memiliki beberapa urusan yang begitu penting, karena itu dia pikir dia akan menuntaskan kehadirannya pada acara pernikahan saudaranya itu nanti.
laki-laki itu meraih kopi yang ada di atas meja, dia mulai menyesatnya secara perlahan kemudian kembali meletakkan gelas kopi tersebut di hadapannya.
setelah itu akhir kembali fokus membaca majalah yang ada di hadapannya untuk beberapa waktu sembari dia menunggumu matahari benar-benar dan dia pikir dia akan pergi menuju ke perusahaan fashion dimana Nadine saudara perempuan nya berada.
Selang beberapa waktu bola mata laki-laki tersebut langsung tertuju pada satu sosok laki-laki yang berjalan dengan tergesa-gesa dari arah luar mansion, kemudian laki-laki tersebut berjalan masuk tanpa memperhatikan sekeliling nya.
"Dimana semua orang?"
dia bertanya pada laki-laki itu yang kini telah berada di dalam mansion tersebut, sang laki-laki yang ditanya sedikit terkejut dengan kehadiran nya.
"Kamu sudah berada di Indonesia?"
__ADS_1
Tanya laki-laki itu cepat.
"Yeah"
Jawab Ahem juga cepat.
"Kamu belum menjawab pertanyaanku, di mana semua orang termasuk Mommy dan daddy?"
mendengar pertanyaan dari Ahem laki-laki tersebut langsung menghentikan langkahnya.
"Belum mendengar berita?"
Laki-laki itu mengerutkan keningnya.
Ahem terlihat menaikkan kedua bahunya.
"Beberapa malam sebelum nya calon istri Gao di culik oleh seseorang"
"Apa?"
Ahem menaikkan ujung alisnya.
"Lalu bagaimana sekarang?"
Dia bertanya lantas langsung berdiri dari posisi duduk nya.
"Zoe?"
__ADS_1
Ahem kembali bertanya saat tidak mendapatkan jawaban apapun.
"Ingin berita baik atau berita buruk lebih dulu?"
Dua pertanyaan tersebut yang menjadi pilihan jelas cukup tidak pernah Ahem sukai, di rumah setiap kali mereka diberikan pada dua pertanyaan dan menunggu satu jawaban itu jelas merupakan berita yang tidak sedang untuk didengarkan oleh mereka.
"Buruk nya?"
"Gao masuk pada masa kritis karena menyelamatkan calon istrinya, dia ada di rumah sakit saat ini"
Zoe menjawab dengan cepat, dia langsung melesat naik ke atas tangga meninggalkan Ahem salam kebisuan.
Oh sh..it.
"Siapa yang melakukan nya? aku pikir aku akan menembak kepalanya saat ini juga"
Teriak Ahem memecah keheningan pagi, dia melesat mencari kunci mobilnya dengan cepat.
"Daddy Allzigra sudah menyelesaikan semua nya"
Teriak Zoe dari atas sana.
Sial.
"Kirimkan lokasi rumah sakit nya"
setelah berkata seperti itu laki-laki tersebut dengan cepat melesat keluar dari mansion itu menuju ke arah mobil nya.
__ADS_1
dia pikir kenapa dia harus tertinggal berita penting tersebut?!.
Ahem dengan tergesa-gesa masuk ke dalam mobilnya, tanpa harus menunggu Zoe, dia melesat membawa mobil nya dengan kecepatan penuh menuju kerumah sakit dimana Gao saudara ke dua nya itu di rawat.