Tuan Dingin Jatuh Cinta With Miss Somplak

Tuan Dingin Jatuh Cinta With Miss Somplak
Tetap romantis di usia tua


__ADS_3

Mansion utama Hillatop


Kediaman All Zigra dan Nadya


jam makan malam.


"anak-anak tidak berkunjung di akhir minggu ini?"


All Zigra bertanya pada istrinya sembari dia melihat sisa makanan terakhir yang ada di hadapannya, dia pikir tumben anak-anak tidak datang di akhir minggu ini padahal biasanya anak-anak akan datang berkunjung dan menghabiskan waktu ke tempat tinggal mereka.


"bahkan aku pikir belakangan Ahem terlihat terlalu sibuk, sangat sulit sekali untuk menghubunginya"


kemudian laki-laki tersebut mengambil tisu disisi kanannya lantas dia membersihkan mulutnya dengan tisu tersebut secara perlahan kemudian membuang tisu itu di atas piring makan yang tidak lagi ada isinya.


mendengar ucapan dari suaminya nyonya Nadya langsung menatap ke arah All zigra.


"anak-anak cukup sibuk belakangan ini mungkin karena terlalu banyak liburan pada masa resepsi pernikahan Gao dan Ayana"


wanita itu berusaha untuk menjelaskan kepada suaminya alasan kenapa anak-anak mereka tidak datang pada akhir minggu ini.


Memang hal yang lumrah dan lazim jika All zigra menanyakan putra-putri mereka karena tidak heran para orang tua pasti akan merindukan anak-anak mereka.


"Ahem memiliki satu proyek baru pada perusahaan jadi sedikit membuatnya agak sulit kemana-mana karena kesibukan, belakangan dia lembur hingga membàwa pekerjaan nya ke rumah, aku pikir dia butuh seorang perempuan untuk mengurusnya saat ini"


wanita itu mengaja bicara soal Ahem, mencoba untuk memancing suaminya.


mendengar apa yang diucapkan oleh sang istrinya seketika membuat All zigra langsung menoleh ke arah Nadya.


"Anak itu sangat sulit sekali dikenalkan dengan perempuan, bahkan dia terlalu pemilih menurutku dan itu membuatku khawatir tentang masa depannya, aku takut dia tidak tertarik pada seorang perempuan"


Laki-laki tersebut pada akhirnya berkata seperti itu pada istrinya, selama ini itulah yang dia takutkan dari Ahem, dia takut jika putranya tidak normal dan tidak menyukai perempuan malah lebih menyukai kaum laki-laki dan itu sangat meresahkan, apalagi sekarang beberapa gosip menyebar jika ada banyak sekali kaum laki-laki menyukai laki-laki dan perempuan menyukai perempuan dan itu sangat mengerikan sekali untuknya.


"Aku mencoba untuk mengatur pertemuan beberapa kali pada Ahem, tapi nyatanya sama sekali tidak berhasil untuk aku lakukan, setelah bertemu Ahem malam memutuskan komunikasi dan sama sekali tidak melanjutkan pertemuan perjodohan yang pernah beberapa kali aku lakukan"


Laki-laki tersebut melanjutkan kembali ucapannya membuat sang istri mengerut kan keningnya.

__ADS_1


"Bagaimana jika aku mengatakan jika Ahem tertarik pada satu perempuan?"


Tiba-tiba saja wanita tersebut bertanya pada suaminya dalam keadaan sangat serius, hal tersebut untuk membuat all Zigra yang tadinya berniat untuk beranjak dari kursi makan mereka seketika langsung menghentikan gerakannya dia menatap istrinya sembari ikut mengerutkan keningnya.


"menyukai seorang perempuan? apa kamu juga menyelidiki Ahem belakangan ini?"


All Zigra bertanya sambil berterus terang seolah-olah berkata dia menyelidiki putranya belakangan ini.


"kamu menyelidiki putramu sendiri?"


Nadya bertanya pada suaminya dengan cepat.


"yah aku berusaha menggali informasi karena beberapa kali ada yang berkata dia jalan dan pergi bersama seorang perempuan, dan sangat kebetulan apa kau percaya aku pernah beberapa kali melihatnya pergi dengan seorang perempuan tapi aku tidak bisa melihat wajahnya dengan baik dan benar"


Laki-laki tersebut mulai bercerita pada istrinya seolah-olah dia mengeluh tentang sebuah kenyataan yang dia sembunyikan selama ini.


"tapi anehnya beberapa kali aku mencoba mencari informasi soal perempuan tersebut selalu saja gagal, Enrico bahkan sama sekali tidak bisa diandalkan"


laki-laki tersebut mulai mengeluh soal sekretaris andalannya.


"apa aku harus mengganti sekretarisku dengan yang baru mungkin laki-laki yang kompeten yang lebih cekatan atau seorang perempuan yang bisa kuandalkan dan ujung-ujungnya mungkin bisa menjadi calon menantuku?"


"jangan coba-coba menggantinya dengan perempuan, aku takut dia bukan tertarik pada putramu tapi dia malah ingin menggodamu."


Terdengar kalimat cemburu yang dilontarkan oleh sang istrinya, sejak dulu hingga sekarang Nadya tidak suka jika All zigra memiliki sekretaris perempuan.


mendengar ucapan istrinya seketika membuat laki-laki tersebut terkekeh geli.


"Sayang kamu masih terlihat cemburu bahkan saat usia kita setua ini? Oh ayolah sayang aku tidak pernah berpikir untuk selingkuh dari mu dan aku tidak pernah ingin berpaling darimu, kau adalah istri terbaikku dan ibu terbaik dari anak-anakku"


laki-laki tersebut bicara dengan cepat kemudian beranjak dari posisi duduknya dia memilih untuk berjalan mendekati istrinya lantas mencium puncak kepala Nadya dengan cepat.


"aku ini hanya suka berpetualang pada masa muda sebelum menikah dan sebelum bertemu dengan kamu, tidak ada satu perempuan pun yang bisa membuatku jatuh cinta hingga mati selain pada dirimu."


laki-laki tersebut sangat pandai mengambil hati istrinya, seketika membuat Nadya sedikit berbunga-bunga dan merasa hidungnya kembung kempes mendengar rayuan suaminya.

__ADS_1


"dia masih tetap gombal seperti dulu"


meskipun sudah tua wajah itu tetap saja tersipu-sipu malu jika dirayu oleh suaminya sendiri.


melihat ekspresi istrinya seketika membuat laki-laki itu langsung mengulurkan tangannya.


"tidakkah kita sudah lama sekali tidak berdansa? tiba-tiba aku memikirkan soal berdansa bersama malam ini karena sangat kebetulan sekali anak-anak tidak datang ke kediaman kita, aku pikir bisakah kita melewati malam panas bersama seperti kita muda dulu? tiba-tiba saja aku ingin kita kembali muda untuk malam ini"


All Zigra bicara cepat sembari mencoba menjadi raja gombal untuk istrinya, dia menunggu wanita kesayangannya menyambut uluran tangannya di mana pada akhirnya membuat nyonya Nadya seketika terkekeh.


"Oh my God bagaimana caranya kita melewati malam panas di usia kita yang tua seperti ini All? bahkan aku saja mungkin akan sangat sulit sekali untuk berada di atas kasur dalam jeda waktu yang lama kau tahu aku telah melahirkan anak yang cukup banyak untukmu"


Dia protes dengan cepat, menyambut uluran tangan suaminya secara perlahan.


Pasangan tersebut selalu romantis seperti itu meskipun mereka melewati banyak masa naik turun, suka maupun duka bahkan tidak dipungkiri pertengkaran demi pertengkaran terjadi di antara mereka, terkadang karena anak-anak mereka sama sekali tidak mau mengalah dan tetap bersikeras pada kemauan mereka masing-masing, namun pada akhirnya mereka tetaplah sepasang suami istri yang mampu menampilkan sisi romantis dan juga mampu menampilkan dan juga memperlihatkan keharmonisan yang berjalan hingga hari tua bersama.


Karena sedikit banyaknya All Zigra tahu bagaimana pengorbanannya untuk kembali mendapatkan Nadya di masa lalu, istrinya melewati masa kritis yang dia pikir dia mungkin tidak akan sampai pada titik ini hidup bersama Nadia hingga tua.


jika ingat pada masa lalu dia benar-benar tidak menyangka mereka bisa hidup hingga sejauh ini dan mereka bisa hidup hingga menua bersama, jika dia ingat bagaimana perjuangannya untuk menghidupkan Nadya kembali di masa lalunya di mana sang istri berada dalam masa antara hidup dan matinya yang membuat dia berpikir mungkin dia tidak akan lagi melihat Nadia di keesokan harinya.


namun siapa sangka di masa itu tiba-tiba Nadya kembali menghembuskan napasnya di dalam keputusannya yang berpikir mungkin dia akan kehilangan Nadia selama-lamanya.


"Oh baby tentu saja kamu masih mampu melakukan nya, kamu hanya cukup duduk dan tidur manis di atas kasur dan biarkan aku yang terus-terusan mendominasi"


Nadya tertawa terbahak-bahak, merasa sangat malu dengan ucapan suami.


"Ckckckck dasar, tua-tua keladi"


Dia Mengejek suaminya dengan cepat, bisa dia lihat suaminya menuntun nya menuju kearah kamar atas secara perlahan, membawa wanita tersebut untuk menuju ke arah lantai dansa.


"Bukankah melewati sesi panas di lantai dansa menyenangkan? bagaimana jika di atas piano?"


"All apa kamu lupa usia?"


Protes Nadya saat mendengar kegombalan suaminya.

__ADS_1


"Aku selalu lupa jika sedang bergai rah"


Lagi laki-laki tersebut tertawa terbahak-bahak, begitu bahagia menggoda istrinya, dan demi apapun Nadya jadi blank untuk bicara soal anak-anak terutama Ahem.


__ADS_2