Tuan Dingin Jatuh Cinta With Miss Somplak

Tuan Dingin Jatuh Cinta With Miss Somplak
Kembali menyusun rencana


__ADS_3

Mansion utama Ahem dan Hayat.


Kamar tidur Utama.


Hayat tersentak dari tidurnya karena satu mimpi buruk yang menghantam Dirinya, Perempuan tersebut sejenak diam, menatap langit-langit kamar yang ada di atas sana.


Sejenak dia menoleh kesisi kanannya untuk beberapa waktu, Hayat baru tahu jika Ahem tidak ada disana.


sejarah bola mata perempuan tersebut mencari sosok suaminya, dia mengitari ke area seluruh kamar, mencari sosok laki-laki tersebut untuk beberapa waktu hingga pada akhirnya pada bagian satu sisi menuju ke arah beranda teras kamar bisa dia lihat suaminya tengah bersandar menghadap ke arah depan menatap jutaan ribuan bintang yang ada di sana sembari larut pada pemikirannya ditemani oleh secangkir minuman yang ada di sampingnya hayat bisa menebak jika itu adalah kopi kesukaan suami.


perempuan itu sejenak diam untuk beberapa waktu sembari menatap punggung kokoh suaminya, dia tahu bukan hanya dia yang merasa hancur saat ini tapi Ahem juga merasakan hal yang sama.


mereka baru mencoba meminta izin pada satu sisi atas satu pihak belum pada kedua-duanya dan ini sudah terasa sangat berat juga sulit untuk mereka lalui.


Hayat menghela pelan nafasnya untuk beberapa hari, rasa berani bola matanya masih terasa berat dan dia pikir matanya saat ini pasti bengkak karena tangisannya yang tidak berhenti tadi, bahkan setelah pulang dia sama sekali tidak memilih membersihkan diri, lebih memilih menenggelamkan dirinya pada tidur.


kebanyakan orang-orang pasti akan memilih tidur setelah menangis panjang, apalagi pada kaum perempuan.


padahal tanpa disadari sebenarnya Menangis itu sebenarnya pekerjaan yang berat bagi tubuh. Aktivitas ini membutuhkan banyak energi dan bisa mengambil alih semua kinerja tubuh.


Mungkin tidak banyak yang menyadari, bahwa umumnya saat menangis, detak jantung akan meningkat dan pernapasan akan melambat. Stres dan ketegangan ini akan menyebabkan tubuh menjadi mudah lelah. Akibatnya, otak akan mengirimkan sinyal ke tubuh untuk beristirahat.


Selain itu, saat menangis, tubuh akan membersihkan dirinya dari hormon yang berhubungan dengan stres. Saat menangis, tubuh akan melepaskan hormon endorfin, yang merupakan pereda nyeri alami. Tujuannya untuk membantu tubuh melepaskan trauma emosional. Menangis juga terasa menenangkan karena memicu tubuh melepaskan hormon oksitosin, yang juga disebut sebagai hormon pelukan. Hormon-hormon ini diketahui dapat menimbulkan perasaan tenang dan nyaman, serta membantu tidur lebih nyenyak.


Tingkat kelelahan yang dirasakan setelah menangis berbeda-beda setiap orang, tergantung pada seberapa keras Kamu menangis. Menangis hebat dapat menyebabkan kondisi hiperventilasi, yang dapat mengurangi jumlah oksigen ke otak. Kondisi inilah yang juga dapat memicu Kamu merasa mengantuk setelah menangis.


Hayat pada akhirnya memaksakan dirinya untuk bangun dari tempat tidurnya secara perlahan, dia bergerak mendekati suaminya mulai menyesap minuman yang ada di tangannya.

__ADS_1


begitu dia masuk pada bagian sisi teras beranda kamar di mana suaminya berada, perempuan itu secara perlahan mendekati akhir dan menyewa masuk ke dalam pelukan laki-laki tersebut hingga membuat ahem sedikit terkejut.


"kamu sudah bangun?"


laki-laki itu bertanya sembari menaikkan tangan kanannya, membiarkan tangan Koko tersebut memeluk istrinya, dengan gerakan perlahan dan lembut dia mencium kening Hayat.


"Hmm"


Hayat hanya menganggukan kepalanya tanpa memberikan jawaban, membiarkan dirinya tenggelam dalam pelukan suaminya untuk beberapa waktu, sembari bola matanya terpejam secara perlahan.


mereka memilih diam dan tidak mengeluarkan suara mereka masing-masing sama sekali seolah-olah membiarkan diri mereka tenggelam ada pemikiran masing-masing.


akhirnya menatap lurus ke arah depan di mana pandangannya tertuju ke arah depan menatap langit yang membentang dengan luas, dia tahu perjuangan masih sangat panjang tapi dia selalu berprinsip di dalam hati semua pasti akan baik-baik saja dan akan ada masanya mereka akan meraih kebahagiaan tanpa diduga-duga.


"Apa yang selanjutnya kita lakukan?"


dia berusaha untuk berdamai dengan keadaan yang tadi, dia berusaha untuk meyakinkan diri dan percaya jika papanya pasti akan mengubah keputusannya.


dia tahu orang tua tidak akan tega melepaskan anak-anak mereka bahkan membuangnya dengan jauh, hal itu terjadi pada papa nya hanya karena rasa egois dan kemarahan yang mendalam saja.


"Papa hanya merasa terkejut belum berpikir dengan akal terbaiknya, papa bukan orang yang jahat atau bahkan mampu mengintimidasi orang lain,dia paling gampang memaafkan orang lain, aku tahu betul bagaimana papa ku, dia hanya butuh waktu dan proses untuk menerima seluruh keadaan"


Ucap Hayat sembari dia mendongakkan wajahnya dan menatap ke arah suaminya dengan cepat, bola matanya terlihat berkaca-kaca namun diliputi dengan jutaan keyakinan jika papanya bukanlah orang yang rumit dan sulit.


melihat ekspresi hayat dan mendengar ucapan istrinya mengembangkan senyumannya, dia cukup lega istrinya bukan type itu orang yang suka berlarut-larut pada perasaan mu tanpa ingin mencari pemecahan masalah.


"bukankah sudah kukatakan? kamu hanya perlu duduk manis, biarkan aku yang bergerak dan menyelesaikan semuanya secara perlahan"

__ADS_1


laki-laki tersebut kemudian bicara sembari meraih wajah istrinya dengan gerakan yang begitu lembut, dia menyentuh pipi Hayat sembari mengusapnya dengan lembut.


"laki-laki selalu menggunakan akal logika mereka saat mengatasi masalah, sedangkan perempuan selalu menggunakan hati dan intuisi mereka, karena itu aku selalu berkata biarkan aku yang menyelesaikannya, aku takut hal yang buruk terjadi padamu jika kamu ikut bergerak untuk menyelesaikan semuanya"


Lagi Ahem berusaha untuk memberitahukan Hayat, bukan dia tidak mau Hayat ikut campur dalam menyelesaikan semua persoalan tapi realitanya pemikiran laki-laki dan perempuan sangat berbeda.


dia takut hal yang buruk terjadi pada Hayat karena semua yang dihadapi adalah para orang tua dengan kekerasan kepala mereka atas permusuhan yang mungkin terdapat kesalahpahaman yang terjadi di masa lalu.


Laki-laki tersebut tahu perbedaan otak menjelaskan kenapa perilaku seseorang bisa berbeda. Pria dan wanita jelas sama-sama cerdas namun mereka menggunakan bagian otak yang berbeda untuk memecahkan masalah atau mencapai tujuan.


Ilmu pengetahuan membuktikan, wanita memiliki sel lebih banyak di otak untuk mengontrol empati. Sedangkan pria fokus pada pemecahan masalah dan kurang peduli dengan emosional.


Jika ada yang meninggal, wanita akan lebih berempati dengan menangis atau sedih karena ikut merasakan kesedihan ditinggal orang yang dikasihi. Sementara pria cenderung lebih bisa menahan diri tak menunjukkan emosinya, bahkan empatinya. Kesannya pria berubah dingin atau tak peduli saat ada hal-hal menyedihkan.


setiap kali mereka bergerak jika Hayat ikut mereka akan bermain dengan hati dan itu akan cukup sulit bagi Ahem untuk bergerak, karena itu ahem ingin menyelesaikan semuanya sendiri dan membiarkan Hayat


cukup duduk manis di rumah dan menunggu.


mendengarkan ucapan suami seketika membuat hayat dia dia kemudian mengadukan kepalanya secara perlahan.


"kali ini aku benar-benar tidak akan ikut terlimpah dalam kamu menyelesaikan persoalan bersama papaku, maafkan aku karena tidak mendengarkanmu"


Ucapan Hayat kembali masuk ke dalam pelukan suaminya.


Ahem kembali menatap kedepan, dia membiarkan istrinya menenggelamkan tubuhnya ke dalam pelukan, kini fokusnya tertuju pada menyusun kembali rencana untuk bicara pada ayah mertuanya.


Dan dia pikir mungkin dia membutuhkan bantuan Seseorang.

__ADS_1


__ADS_2