
begitu dia memastikan luka setelah pergi dari apartemennya, gadis tersebut secara perlahan masuk ke dalam apartemen miliknya dan menutup pintu dengan gerakan lamban.
dia pikir kenapa urusan cinta terkadang menjadi begitu pelik? apa mungkin jika dia memutuskan untuk menerima Ahem, mereka juga akan melewati kisah cinta yang pelik?.
Karena itu cukup takut untuk jatuh cinta dengan siapapun hingga sejauh ini, dan dia bersyukur tidak ada satu laki-laki pun yang bisa membuat dia tertarik atau ingin melewati kisah cinta bersama.
mungkin satu-satunya laki-laki yang membuat dia bergetar dan berpikir ingin berjalan berdampingan hanya Ahem, tapi tiba-tiba hati nya berdesir dan meragu karena takut kepelikan terjadi pada hubungan mereka.
di tengah konflik batin yang tidak dia pahami seketika dia terkejut saat handphonenya berdering dengan kencang, buru-buru dia meraih handphonenya yang berada di dalam tasnya, bola mata gadis tersebut seketika membulatkan sadar siapa yang menghubungi saat ini.
tiba-tiba Hayat merasa detak jantungnya berhenti untuk beberapa waktu.
Ahem?!.
Ohhhh.
apakah dia perlu mengangkat nya?!.
Tidak usah...!.
Dia pura-pura jual mahal.
Tapi....Hmmm tunggu dulu.
Buru-buru Hayat berhamburan lari ke kamar nya, dia berdehem berkali-kali dan berusaha menetralisir detak jantung nya.
"Halo?"
sungguh terkutuk dirinya, alih-alih tadi berpikir menolak nya, jantung Hayat seketika berdetak 10x lebih kencang dari detak jantung normal manusia .
Dia bergetar dan malu...
__ADS_1
hahahaha.
apakah begini rasanya menyukai seseorang?!.
Hayat menggigit bibir bawahnya sejenak.
Saat dia mendengar pertanyaan di seberang sana,
"Kamu belum tidur?"
Akhhhhh bayangkan rasanya ada malaikat bayi perut buncit yang terbang melayang-layang di atas kepalanya.
"Belum mengantuk"
dia menjawab cepat.
Ohhhh tidak adakah jawaban yang lebih estetik dan manis Hayat? sangat pasaran sekali, tidak asing dan rata-rata di gunakan kaum perempuan.
Hayat membatin sambil memejamkan bola matanya, memilih memeluk bantal guling sambil cengar-cengir kuda.
"Ini sudah cukup malam, kenapa belum mengantuk?"
Bisa-bisanya yang di seberang sana bertanya seperti itu, Begitu Santai dan tenang.
Aiyooooo bisa-bisa nya dia bertanya begitu biasa-biasa saja.
Hayat memunyungkan bibirnya.
__ADS_1
"Yah bagaimana caranya tidur? kamu menghubungi ku"
Dan pada akhirnya dia menjawab seadanya.
Tidak paham kalau sebenarnya dia nyaris tidak bisa tidur karena ciuman tadi.
Tidak kah dia mau minta maaf? dia nyosor tanpa izin.
Batin Hayat lagi didalam hati nya.
Tapi kamu suka kan?!.
Hahh?!.
tiba-tiba dia mendengar setan kecil bertanya di atas kepalanya.
Rasanya pasti manis dan begitu lembut, tunggu aja untuk berdetak tidak beraturan bahkan rasanya nyaris mati dan juga tidak bisa tidur jika mengingatnya.
lagi satu suara di atas kepalanya terdengar berputar-putar mencoba menggoda dirinya.
Oh god.
Hayat menggeleng-gelengkan kepalanya dengan cepat.
"Maaf jika mengganggu waktu istirahat kamu"
Dan terdengar sahutan dari seberang sana dari Ahem.
Ucapan laki-laki tersebut terdengar menyesal karena mengganggu waktu istirahat Hayat.
"Hahahaha tentu saja bukan masalah, aku baik-baik saja"
__ADS_1
Hayat buru-buru menyahut.
Tentu saja dia baik-baik saja saat ini karena laki-laki tersebut menghubungi dirinya, sejenak gadis tersebut menenggelamkan wajahnya kedalam bantal nya dengan ekspresi malu-malu.