
Entah hingga di mana mereka berada Hayat tidak tahu, yang jelas mereka sepertinya sudah tiba di tujuan mereka di mana tiba-tiba ayah menghentikan langkahnya dan meminta Hayat untuk tidak melanjutkan langkah kakinya.
"apa kita sudah tiba?"
gadis tersebut bertanya dengan cepat serta menggenggam arah telapak tangan laki-laki tersebut saat ini, dia sama sekali tidak ingin melepaskan genggamannya daripada Ahem, takut jika sesuatu terjadi pada dirinya.
"He em kita sudah tiba"
laki-laki tersebut berbisik dengan hangat mencium lembut pipinya kemudian secara perlahan dia membuka penutup mata Hayat.
gadis tersebut mencoba untuk membiasakan bola matanya pada pemandangan yang ada di hadapannya, karena cukup lama tertutup dia merasa agak susah untuk menatap ke arah depan karena setelah gelap bertemu dengan silau membuat dia cukup kesulitan.
hingga pada akhirnya secara perlahan dia menatap ke arah depannya untuk beberapa waktu dan tiba-tiba hayat membuka bola matanya dengan sempurna saat dia menyadari pemandangan yang ada di hadapannya tersebut.
"Oh god"
gadis tersebut seketika langsung menutup mulutnya dengan kedua belah tangannya.
"Cantik"
Ucap Hayat pelan, dia menatap lampu kelap kelip di hadapannya di mana terdapat menara Eiffel di sana yang membuat gadis tersebut terpesona untuk waktu yang begitu lama dan dia sama sekali tidak menoleh ke kiri dan ke kanannya atau bahkan dia tidak lagi fokus pada akhirnya saat ini.
__ADS_1
gadis tersebut tengah menikmati pemandangan indah yang ada di hadapannya, terpesona dengan keindahan menara Eiffel yang dikelilingi oleh jutaan lampu di sekitarnya.
"apa kamu menyukainya?"
Laki-laki tersebut bertanya sembari memeluk hangat hayat dari arah belakang gadis tersebut, membiarkan hayat tenggelam dalam rasa kagum atas apa yang dilihatnya saat ini.
gadis itu menganggukkan kepalanya menikmati apa yang ada di hadapannya saat ini.
"aku sangat menyukainya"
jawab gadis itu dengan cepat.
cukup lama mereka berada di dalam posisi seperti itu hingga pada akhirnya tiba-tiba saja suara lagu terdengar melalui syahdu membaca keadaan dan menambah keromantisan di antara mereka, gadis tersebut menoleh ke arah kanan nya di mana Ahem masih memeluk kita dari belakang, bola mata mereka sejenak bertemu untuk beberapa waktu.
tiba-tiba saja bola mata gadis tersebut berkaca-kaca, dia langsung membalikkan tubuhnya dan membiarkan bola matanya menatap bola mata Ahem untuk beberapa waktu.
"Apa ini makan malam romantis?"
seketika gadis tersebut bertanya sembari menatap dalam bola mata Ahem, dia tidak bisa melepaskan pandangannya dari laki-laki yang ada di hadapannya tersebut.
__ADS_1
kalian terlihat mengembangkan senyumannya, laki-laki itu kemudian berkata.
"aku tidak pandai membuat kejutan untuk seorang gadis, maaf jika mungkin tidak seindah yang kamu harapkan, tapi aku berusaha dengan sangat tanpa bantuan orang lain untuk melakukan"
laki-laki tersebut menjawab sembari menata balik bola mata gadis yang ada di hadapan tersebut.
sebenarnya dia melakukan persiapan ini untuk beberapa waktu, mencuri-curi waktu jangan sampai Hayat tahu dia ingin membuat kejutan seperti ini, tidak tahu apakah ini akan di luar ekspektasinya atau tidak tapi dia berharap gadis dihadapannya tersebut menyukainya.
dikalah dia galau dan gundah dengan perasaan, tiba-tiba saja gadis di hadapannya tersebut langsung menaikkan kedua tangannya ke leher Ahem.
"tentu saja aku menyukainya, ini sangat indah dan luar biasa, terima kasih banyak atas kejutan malam ini, sunshine"
ucap gadis tersebut cepat kemudian tiba-tiba secara perlahan Hayat menjinjitkan kakinya dan gadis tersebut tiba-tiba melesatkan ciuman manis nya di bibir Ahem begitu saja.
hal tersebut sontak membuat Ahem terkejut dan membulatkan bola matanya, kemudian di detik berikutnya laki-laki itu secepat kilat balik menyambar bibir manis tersebut dan mereka melewati ciuman yang begitu indah di depan menara Eiffel dan disaksikan oleh jutaan langit malam serta para pemain musik yang melantunkan lagu indah di hadapan mereka dari ujung sana.
*****
Kamu tahu Sunshine? satu-satunya orang yang mampu membuatku berdebar-debar adalah kamu, dan satu-satunya orang yang bisa membuatku jatuh cinta juga adalah kamu.
Hayat Heim Hazal Azzurra.
__ADS_1