
"Kita mau kemana?"
setelah bergelayut dengan perasaan bingung dan juga bersalah yang panjang pada akhirnya Hayat mengerutkan keningnya, menoleh kearah Ahem sejenak kemudian bertanya.
"Mister kita mau kemana?"
lagi dia mengulang pertanyaannya dengan perasaan bingung.
"aku sedang memikirkan untuk makan"
jawab Ahem dengan entengnya, laki-laki tersebut berusaha untuk mencari rokoknya kemudian berniat untuk menyulut api di dalam rokok yang secara perlahan diletakkannya ke dalam bibirnya.
hal tersebut jelas membuat Hayat mengerutkan keningnya.
"tidakkah kamu bisa merokok nanti saja? aku tidak suka melihat seseorang merokok di hadapanku"
Oceh gadis tersebut kemudian sambil memunyungkan bibirnya.
"Boleh makan tapi tidak merokok"
Ucap nya lagi.
"Di club semua terlihat baik-baik saja?"
Ahem bertanya pelan.
__ADS_1
"Tapi aku ingi mencekik semua laki-laki yang menghisap uang mereka"
Gadis tersebut menghela kasar nafasnya.
"Mereka membuang uang mereka dengan sia-sia, daddy ku bahkan tidak pernah lagi melakukan nya setelah kelahiran ku"
Tiba-tiba Hayat mulai curhat.
"Bayangkan bagaimana kita membakar uang kita setiap hari? bisa kita menghitung nya dari nilai rupiah? 20 ribu di x 30 hari itu arti nya para laki-laki paling sedikit membakar uang sebanyak 600 ribu rupiah, jika aku menghitung nya selama 10 tahun aku bisa mengkonsumsi makanan sehat di rumah bahkan bisa menggunakan uang nya untuk membeli koleksi isi rumah"
"Selain berdampak buruk bagi kesehatan, apa kamu tahu mister? merokok itu membuat seorang laki-laki tidak menarik di mata perempuan"
Mendengar ocehan Hayat yang panjang lebar membuat Ahem seketika mencabut rokoknya dari bibir nya, dia mengeluarkan ekspresi serba salah.
"Percayalah penelitian yang dilakukan oleh perusahaan oksigen tambahan Inogen mengadakan survei lebih dari seribu peserta, Mereka mengajukan pertanyaan tentang rokok, Responden berusia antara 18 hingga 76 tahun. Sebanyak 57 persen dari mereka bukan perokok; 24,3 merokok; dan 18,7 merupakan pengguna vape."
"jadi inti nya tetap mereka yang merokok tidaklah menarik. Sebanyak 46 persen perempuan selalu mengatakan bahwa mereka tidak akan berkencan dengan seorang perokok, dan 65 persen menyatakan bahwa mereka menganggap merokok tidaklah menarik"
setelah berkata begitu seketika Hayat langsung menghentikan ucapannya, namun siapa sangka tiba-tiba Ahem menatap dirinya dalam, merapatkan tubuhnya dan memajukan tubuh laki-laki tersebut cepat.
Hal tersebut sontak membuat Hayat terkejut, dia pikir kapan laki-laki tersebut menghentikan mobilnya.
"Ada apa?"
Gadis tersebut bertanya gugup, memundurkan tubuhnya mendekati pintu mobil, sedikit melorotkan tubuh nya secara perlahan dimana Ahem semakin memajukan wajahnya ke wajah Hayat.
__ADS_1
"Mister... apa ucapan ku salah?"
Tanya nya sambil mengedip-ngedipkan bola matanya.
Sejenak mereka diam, kemudian Ahem berkata.
"Aku baru tahu gadis yang aku sukai ternyata begitu cerewet dan unik"
laki-laki tersebut bicara dengan sangat terus terang.
mendengar ucapan Ahem Seketika membuat wajah Hayat memerah, dia merona.
Ohhhhh dia pikir Kenapa ucapan laki-laki dihadapan nya terdengar begitu manis dan menggemaskan, gadis tersebut merasa gemas dan geregetan.
Mereka masih saling menatap antara satu dengan yang lainnya hal tersebut membuat Hayat seketika memicingkan bola mata nya.
Apa lagi?!.
dia membatin.
Hahhh Apa dia mau mencium ku?!.
Seketika otak Hayat berkelana kemana-mana, gadis tersebut buru-buru memejamkan bola matanya, kemudian dia mencoba memunyungkan bibirnya.
Lumanyan, di cium laki-laki tampan.
__ADS_1
batin nya lagi kemudian.