Tuan Dingin Jatuh Cinta With Miss Somplak

Tuan Dingin Jatuh Cinta With Miss Somplak
Mereka hampir sama


__ADS_3

Siapa nama daddy nya?!.


Mana bisa dia bilang siapa nama papa nya pada sembarang orang, laki-laki imut-imut itu selalu berkata.


"Jangan sembarang membagi nama orang tua pada orang yang tidak dikenal, kamu tahu terkadang ada yang akan memanfaatkan keadaan dan siapa tahu ada yang akan berbuat kejahatan saat kamu sembarangan menyebutkan nama keluargamu pada orang asing yang belum dikenal sekali lagi"


ucapan laki-laki tua itu selalu terngiang-ngiang di telinganya apalagi dia pernah mengalami hal buruk di masa lalu saat dia masih kecil bersama Ahem, jadi dia mana mungkin mau menyebutkan siapa nama Papa nya lagi pada sembarang orang.


"katakan padaku siapa nama paman lebih dulu? setelah itu aku akan mengatakan siapa nama daddy ku dan juga orang yang dia benci itu"


tanya Hayat dengan cepat.


mendengar ucapan gadis tersebut sejenak membuat laki-laki tersebut diam kemudian dia berkata.


"Kamu bisa memanggil ku Zigra, orang-orang memanggil ku seperti itu"


Saat Allzigra menyebutkan nama nya begitu, seketika Hayat membulatkan bola matanya.


"Aiyooooo nama paman seperti laki-laki yang....hmmm.... maksud ku laki-laki yang tergila-gila pada ku"


Dia hampir bilang laki-laki yang aku cintai, tapi dia tidak begitu yakin benar-benar sudah jatuh cinta pada Ahem, tentu saja dia belum benar-benar jatuh cinta pada Ahem kan?!.


Zigra... Zigaz? mereka Hampir sama.


Batin Hayat.


Itu terdengar lucu.


"Benarkah?"

__ADS_1


Allzigra bertanya sambil mengerutkan keningnya saat dia sadar ada yang memiliki nama yang sama sepertinya.


mendengar pertanyaan laki-laki tua di hadapannya itu membuat Hayat mengganggu anggukkan kepalanya.


"mereka sangat mirip hanya beda memutar satu huruf di belakang dan depannya huruf akhirnya saja"


Ucap gadis tersebut dengan cepat.


"Zigar?"


Allzigra Bertanya penasaran.


Hayat baru akan menjawab dan berkata bukan Zigar tapi Zigra, tapi tiba-tiba handphone nya berdering begitu saja.


"Paman bolehkah aku mengangkat nya?"


gadis itu bertanya dengan cepat mencoba untuk meminta izin pada laki-laki tua di hadapannya tersebut untuk mengangkat panggilannya.


hingga pada akhirnya gadis tersebut langsung mengangkat panggilannya dengan cepat, hatinya langsung berhubungan saat dia sadar siapa yang menghubunginya.


"ini dia"


ucap Hayat pada Paman didepan nya itu.


"Dia benar-benar panjang umur dan menghubungiku dengan cepat paman"


ucap gadis tersebut lagi kemudian, dia mencoba untuk mengangkat panggilannya.


"Halo?"

__ADS_1


gadis tersebut bicara dengan penuh semangat.


"Tunggu sebentar sunshine, aku sedang bicara dengan paman tampan"


Hayat bicara pada akhir di seberang sana meminta izin untuk menyelesaikan kata-katanya dengan laki-laki tua di hadapannya.


saat dia di situ bicara dan memanggil lawan bicaranya sunshine, sejenak membuat All Zigra mengerutkan keningnya.


"Paman boleh aku keluar dari sini aku akan meninggalkan nomor handphoneku dan Paman boleh menghubungiku jika Paman merasa sedikit dirugikan karena apa yang aku lakukan"


gadis tersebut berucap dengan cepat sembari memohon kearah All zigra.


masih dengan perasaan bingung laki-laki tua itu menganggukan kepalanya, dia meraih buku nota kecil dan sebuah pena agar gadis itu memberikan nomor handphonenya.


"jangan membohongiku dengan memberikan nomor palsu"


All Zigra bicara cepat, mencoba untuk memperingati Hayat.


"Aiyooooo aku tidak mungkin melakukan nya, kita akan bertemu lagi di lain waktu dan berbagi cerita tentangggggg banyak hal"


Ucap Hayat sambil melebarkan senyuman terbaiknya, menampilkan barisan gigi putih indah nya.


Laki-laki tua tersebut langsung ikut mengembangkan senyuman nya, tidak tahu kenapa gadis muda dihadapan nya tersebut mengingatkan nya pada sosok seseorang.


Bii, gadis yang pernah menjadi bagian dari keluarga Allzigra, gadis yang pernah di angkat oleh Daddy enar menjadi putri nya dimasa lalu, adik angkat kesayangan nya dimasa lalu sebelum dibuang karena menikah dengan penerus keluarga Azzura.


mereka benar-benar mirip antara satu dengan yang lainnya.


"Paman akan menghubungi kamu setelah ini"

__ADS_1


Ucap laki-laki tersebut setelah gadis muda dihadapan nya tersebut menuliskan nomor handphone nya.


Hayat langsung mengangguk kan kepalanya, bergerak menjauh dari sana sambil membungkukkan tubuhnya berkali-kali.


__ADS_2