Tuan Dingin Jatuh Cinta With Miss Somplak

Tuan Dingin Jatuh Cinta With Miss Somplak
Tidak akan menyerah dangan mudah


__ADS_3

Disisi lain


Indonesia.


Sammy terlihat menatap seorang perempuan yang berdiri dihadapan nya untuk beberapa waktu, dia baru saja keluar dari rumah sakit dan melewati masa pemulihan yang cukup lama.


Ahem melakukan hal yang cukup membuat dia harus berulang kali berkata apakah ini baik-baik saja, malam itu satu kengerian menghantam dirinya.


"Kenapa kamu disini?"


Pada akhirnya laki-laki tersebut Bertanya pada perempuan dihadapan nya yang berdiri sambil melipat kedua tangannya.


"Aku cukup terkejut dengan kondisi kamu saat ini"


Kalina bicara sembari berjalan mendekati tubuh Sammy, beberapa waktu ini dia hanya mendengar cerita jika Ahem melakukan sesuatu kepada Sammy di luar batasan, tapi melihat laki-laki tersebut kini keluar dari rumah sakit seketika membuat Kalina cukup yakin jika Ahem telah melakukan hal yang mengerikan untuk Sammy.


"aku tahu dan kamu bisa melihat nya sendiri, sebaiknya kamu segera pergi dari sini sebelum kepalaku semakin pusing melihatmu hingga membuat kemarahanku membuncah"


laki-laki tersebut bicara dengan suara yang datar dan dingin, dia sedang tidak ingin dikunjungi oleh siapapun saat ini karena ini hanya memberatkan dirinya.


persoalan hidupnya dalam beberapa bulan ini cukup berat, ditambah melihat kehadiran Kalina dia takut akan semakin memberatkan dirinya.

__ADS_1


melihat kemarahan laki-laki di hadapannya tersebut seketika membuat Kalina mendengus dan terkekeh kecil.


"kenapa begitu menyedihkan, laki-laki itu benar-benar menghabisi dirimu"


Kalina mengejek Sammy tanpa perasaan.


"dia masih membiarkanku hidup itu jauh lebih baik"


jawab laki-laki tersebut kemudian berusaha untuk bergerak pergi dari hadapan Kalina diikuti oleh anak buahnya.


"tapi harga dirimu hancur berantakan karena Ahem"


seolah-olah perempuan tersebut sengaja untuk mengompori perasaan Sammy saat ini.


dia menjawab dengan cepat tanpa ingin melihat wajah Kalina.


"seharusnya kau berpikir untuk menghancurkan balik dirinya karena telah mempermalukan"


"berhenti menghasut ku, aku tahu kau masih mencintai ahem dan berusaha untuk mencari kambing hitam agar aku menghancurkan hubungannya dan Hayat"


"aku tidak membuatmu menjadi kambing hitam, kau memang berhak atas Hayat, seharusnya kau berjuang lebih keras lagi untuk mendapatkan gadis tersebut"

__ADS_1


Kalina bicara, mencoba menahan langkah Sammy.


"Perencanaan kamu kemarin saja yang kurang matang, kalau kamu bergerak lebih hati-hati dan di dalam diam, Ahem tidak mungkin bisa menghancurkan rencanamu"


perempuan tersebut bicara seolah-olah sengaja mengeluarkan kata-kata mujarabnya untuk menghasut Sammy, ada satu rencana yang sedang dia jalankan untuk mendapatkan apa yang dia inginkan.


dia paling tidak suka ditolak oleh laki-laki dan Ahem menolaknya dengan mentah-mentah itu jelas membuatnya marah, meskipun dia telah melakukan berbagai macam cara untuk menarik perhatian laki-laki tersebut tapi selalu saja menjadi gagal.


dia pikir untuk kali ini dia tidak akan gagal lagi, karena itu dia butuh perencanaan matang dan seseorang yang bisa dia manfaatkan untuk membuat semuanya menjadi lancar seperti keinginan nya.


"jika tidak ingin membuatku menjadi kambing hitam lantas apa? kau pikir aku ini laki-laki yang cukup bodoh? carilah orang lain saja untuk melakukannya kepalaku sudah cukup pusing untuk memikirkan banyak hal termasuk memikirkan soal kesehatan ku sendiri"


Oceh Sammy kesal, dia pikir perempuan di hadapan ini benar-benar mulai membuat dia kesal.


"kau yakin ingin menyerah? ahhh aku katakan satu berita baik untuk kamu,Hayat dan Lucas membatalkan pertunangan mereka, bukankah kesempatan emas kedua terlihat di depan mata?"


tiba-tiba saja ucapan Kalina membuat Sammy cukup terkejut.


"Apa?"


Dia tidak pernah lagi berputar di dunia luar setelah dia terluka, cukup terkejut mendengar berita yang disampaikan oleh Kalina.

__ADS_1


"Kau bilang apa barusan?"


tanyanya lagi ulang.


__ADS_2