Tuan Dingin Jatuh Cinta With Miss Somplak

Tuan Dingin Jatuh Cinta With Miss Somplak
Tegang Menghantam


__ADS_3

Mendengar keributan yang samar-samar menyeruak di kamar nya, Ahem buru-buru beringsut secara perlahan, namun dia masih sempat memastikan Hayat terlelap dari tidurnya, dia mencium lembut kening istrinya kemudian bergerak cepat menjauh dari sana.


Ahem menutup rapat-rapat pintu kamar, mematikan istrinya aman didalam sana, jangan sampai daddy nya tahu jika ada Hayat didalam kamar nya, saat ini Hayat tidak dalam kondisi stabil untuk menerima kenyataan lainnya tapi entah kenapa tapi firasat nya saat ini berkata jika semua seolah-olah tidak baik-baik saja, dia mendengar suara tidak asing yang dipenuhi kemarahan dari lantai bawah.


Itu daddy All zigra.


Ahem buru-buru mengerutkan keningnya, bergerak turun kelantai bawah, sebelum daddy nya naik ke lantai atas dan membangunkan Hayat dalam tidurnya.


"Dad?"


Ahem melangkah cepat, mendekati daddy nya yang terlihat begitu marah.


"Apakah ada hal yang salah?"


Dia masih terus bertanya sembari melangkah turun hingga ke anak tangga terakhir dan mendekati daddy nya, tidak tersirat kecurigaan di dalam hati yang sama sekali jika dirinya marah atau telah mengetahui soal sesuatu tentang dirinya dan pernikahannya.


hingga pada akhirnya satu hal langsung mengejutkan dirinya.


Plakkkkkkkkkk.

__ADS_1


satu tamparan panas mengenai pipinya.


Ahem seketika membulatkan bola matanya, dia terkejut setengah mati, 31 tahun lebih dia hidup dan mengenal daddy nya, ini kali pertama dia merasakan tamparan dari laki-laki yang begitu dia sayangi dan begitu dihormati tersebut dan Hal itu benar-benar membuat akhir cukup kehilangan kata-katanya seolah-olah dia mulai menyadari tentang sesuatu.


semerah-marahnya laki-laki di hadapannya itu, All Zigra tidak akan pernah menggunakan tangannya untuk menghukum anak-anaknya.


"Kau sengaja menentangku diam-diam? kau tidak lagi menganggapku sebagai seorang ayah dan kau benar-benar menyakiti perasaanku seolah-olah siap membunuhku saat ini juga"


Suara daddy nya menggelegar mengalahkan suara hujan dan petir yang ada di luaran sana, seketika membuat Ahem mematung karena keadaan, laki-laki tersebut seolah-olah bingung harus berkata apa.


"Dad?"


Alih-alih peduli dengan ekspresi putranya, All Zigra berkata.


"Bagaimana bisa kau mengencani Putri musuh keluarga besar Hillatop? bahkan kau menikahinya diam-diam dibelakang ku?"


Dan kemarahan laki-laki tersebut pecah seketika, tidak perduli pada apapun saat ini, pelayan dan petugas keamanan di mansion Ahem seketika berhamburan datang, panik menerjang.


Ahem mencoba untuk menahan perasaan nya, menatap daddy nya gelisah dan panik, dia tahu saat ini akan tiba, tapi kekhawatiran menghantam nya soal Hayat, takut jika Hayat mendengar apa yang terjadi, takut istri nya bangun saat ini, dia tahu tekanan soal daddy Zuu sudah cukup membuat Hayat tidak baik-baik saja, dia takut mental Hayat terganggu, dia takut Hayat tidak kuat mendapatkan tekanan secara bersamaan.

__ADS_1


"Dad... bisakah kita bicara didepan? aku akan menjelaskan nya"


Ahem mencoba untuk menenangkan daddy nya, berharap laki-laki tersebut memahami maksud nya.


"Dimana Perempuan itu? katakan pada daddy dimana dia?"


Laki-laki tersebut bertanya, mencoba memaksa untuk naik menuju kearah lantai atas, All Zigra percaya jika perempuan tersebut pasti berada di kamar Ahem, dia harus menyelesaikan semuanya dengan cepat, harus menyeret perempuan tersebut keluar dari sana secepatnya.


"No...dad... please"


Ahem secepat kilat berusaha menghentikan langkah daddy nya, mencoba untuk menahan tubuh daddy nya agar tidak naik ke atas saat ini.


Pelayan kepercayaan Ahem panik, berusaha untuk membantu, menjelaskan.


"Tuan... saya"


"Jangan coba-coba melindungi nya lagi"


All Zigra berusaha untuk mengingatkan nya, masih bergerak untuk melangkah menuju kearah lantai atas, ketegangan jelas terjadi saat ini, Ahem berusaha menahan terus tubuh daddy nya.

__ADS_1


"Please dad.... please..."


__ADS_2