
mendengar ucapan hayat sejenak Ahem diam, laki-laki tersebut menelisik bola mata gadis yang dia cintai itu.
kemudian pada akhirnya laki-laki tersebut mulai bicara.
"realitanya semua perempuan menginginkan hal yang sama, mereka jelas menginginkan mendapatkan pasangan yang ideal"
ucap Ahem kemudian.
"Berbicara mengenai pasangan ideal, tiap orang pastinya mempunyai kriteria tersendiri. Misalnya saja kita dapat melihatnya dari segi fisik, kesuksesan karir, ataupun kepribadian."
"Kriteria tersebut memang menjadi standar paling umum bagi kebanyakan orang untuk meyakinkan diri melangkah ke jenjang pernikahan. Namun, bagaimana sebenarnya kriteria pasangan ideal?"
"Bibit, bebet, dan bobot seringkali menjadi standar penentu dalam memilih jodoh."
"Bibit bermakna latar belakang keturunan calon pasangan dalam hal ini orang tua atau keluarga. Bebet berkaitan dengan tingkat ekonomi calon pasangan. Sedangkan bobot, adalah kualitas diri dari calon pasangan yang lebih condong pada segi kepribadian, pendidikan, ataupun pencapaian lainnya."
"Filosofi ini sering kali menjadi nasihat dan pesan berharga dari orang tua kepada anaknya yang telah mencapai usia matang untuk menikah."
"Hal tersebut dinilai dapat menentukan masa depan hubungan pernikahan agar memperoleh kehidupan rumah tangga harmonis dan langgeng. Namun, tiga kriteria ini terkadang tidak cukup relevan dengan fakta di lapangan."
"Di mana bisa jadi salah satu dari ketiga kriteria tersebut justru tidak terpenuhi secara utuh. Misalnya saja ketika calon pasangan hanya memenuhi dua di antara tiga standar kriteria calon ideal apakah sepenuhnya bisa menentukan cocok tidaknya jadi jodoh pilihan."
__ADS_1
"Dan percayalah terkadang belum tentu bibit buruk menghasilkan anak yang baik, juga belum tentu bibit yang baik menghasilkan anak yang buruk. karena tidak jarang jika seorang ayahnya penjudi anaknya seorang yang sukses, juga tidak jarang jika ayahnya orang yang sukses anaknya hancur berantakan"
setelah berkata seperti itu laki-laki tersebut menatap Hayat untuk beberapa waktu.
"satu kunci ketika kamu ingin melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi,Meyakinkan Diri"
ucap Ahem kemudian.
"Keputusan menikah bukan menjadi akhir sebuah hubungan, melainkan awal dari perjalanan baru bersama pasangan. makakita tidak heran apabila sejumlah orang memilih menjalin masa pacaran dengan tujuan mengenal lebih dekat pasangannya. Sebab mereka bukan hanya akan mengikat tali pernikahan berdua melainkan juga menikahi keluarga satu sama lain"
"dan sebelum mengambil keputusan tersebut ada satu saran yang bisa para laki-laki berikan pada seorang perempuan"
"Dia bertanggung jawab pada dirinya sendiri
Dia tidak mengharapkan kamu menjadi pelayan dan ibu, keduanya sekaligus. Dia bisa menjaga dirinya baik-baik saja tanpamu. Dia membiarkan kamu mendukungnya selama masa sulit, tetapi dia tidak menyerahkan semuanya pada kamu untuk memperbaiki dan melayani hidupnya."
"Dia bertanggung jawab atas tindakannya, sejatinya tidak ada manusia yang sempurna, bahkan dia. Ketika dia membuat kesalahan, dia bisa mengaku dan bertanggung jawab penuh tanpa menyalahkan orang lain atas keputusan buruk yang dia buat. Ini menunjukkan kedewasaan yang sangat besar."
"Dia mendengarkan dimana ini merupakan salah satu kualitas yang sebagian besar tidak ada pada kebanyakan orang, tetapi orang yang baik memilikinya. karena kebanyakan laki-laki tidak suka mendengarkan dia yang selalu bersikeras ingin didengarkan di jaman dewasa ini"
"Laki-laki yang benar-benar mendengarkan apa yang kamu katakan dan menganggapnya serius. Jika dia bertanya tentang hari-hari kamu dan dia benar-benar memperhatikan jawaban kamu. dimana kamu memberi tahu dia sesuatu tentang diri kamu dan saat kamu menanyakan nya pada satu dan dia benar-benar mengingatnya maka pertahankan, karena saat kalian memiliki problematika dalam rumah tangga, dia mendengar kan kamu dan tidak ingin bersikap menang sendiri"
__ADS_1
"sejatinya laki-laki terkadang di masa pacaran berpura-pura mendengarkan ucapanmu dengan serius tapi saat kamu menanyakan kembali kepadanya dia melupakan apa yang kamu ucapkan kemarin pada nya, dan dia buka. pendengar yang baik saat kalian berumah tangga, dia memiliki sifat egois, keras kepala ingin di mengerti, ingin didengar kan tapi enggan mengerti dan enggan didengar kan"
"Dia konsisten. laki-laki yang secara konsisten dapat meluangkan waktu untuk berbicara dengan kamu dan melihat kamu. ketika kalian memiliki janji temu dimana kamu tepat waktu namun dia terlambat dan merasa khawatir dan bersalah maka dia type laki-laki yang konsisten yang takut mengulangi kesalahan, namun Jika dia menganggap itu biasa maka berhati-hatilah"
"Dan laki-laki yang mencintai kamu, dia tidak akan pernah menyesatkan kamu"
"Dia tidak akan menuntun kamu atau lebih tepatnya menyesatkan kamu. Jika dia tidak berniat menjalin hubungan serius atau monogami, dia memberi tahu Anda sejak awal. Dia tidak akan membawa kamu ke hal-hal buruk yang hanya akan merugikan kamu"
"aku tidak bilang aku sempurna tapi kembali lagi dirimu buat terkadang dibutuhkan meskipun terkadang tidak ayah ada beberapa keluarga dan laki-laki yang tidak bersifat sebagaimana bibit bobotnya"
"namun realita ini tetap saja anda sejauh ini pendidikan di dalam rumah dan cara orang tua mengajarkan anak-anaknya itu mencerminkan bagaimana sifat anak-anak mereka, ketika ayahnya seorang laki-laki pecandu perempuan maka hati-hati bisa jadi salah satu, aku bilang salah satu putranya biasanya akan mengikuti jejak ayahnya"
"jika di rumahnya sering berkata kotor dan jorok aku berani jamin anak-anaknya akan berkata seperti itu di luaran, bahkan jika orang tuanya tidak bisa menghargai orang lain dan selalu mengumpat, maka yakinlah anak-anak mereka memiliki sifat yang sama diri kepada orang lain bahkan mengumpan sesama saudaranya sendiri atau bahkan istrinya suatu hari nanti"
"itu hanya bagian dari gambaran yang bisa kamu pertimbangkan untuk mempertimbangkan diriku, utamakan bibit yang terbaik, soal rezeki Tuhan memang mengaturnya tapi tetap jangan lupa mencari seorang laki-laki yang suka bekerja keras sejak dini karena realitanya jika laki-laki tersebut enggan bekerja keras dan seorang pemalas maka suatu hari kamu yang merupakan tulang rusuk akan digunakan menjadi tulang punggung dalam keluarga, karena satu hari Sifat aslinya akan keluar, jangan lupa melihat bagaimana cara dia memperlakukan orang tuanya, karena pada dasarnya seorang anak-anak tidak takut pada orang tuanya, maka dia tidak akan takut pada istrinya apalagi mertuanya"
"ketika seorang laki-laki tidak bisa menghargai orang-orang di sekitarnya, Maka jangan heran jika satu hari dia tidak akan menghargai kerja kerasmu dan berkata pekerjaan rumah dan mengurus anak sama sekali tidak melelahkan dibandingkan dengan pekerjaannya"
setelah berkata seperti itu Ahem mengembangkan senyumannya, dia menelisik bola mata Hayat kemudian melanjutkan kata-katanya.
"Kita bukan manusia yang sempurna tanpa kekurangan Hayat termasuk diriku, tapi kita perlu mata yang baik untuk menemukan ketidaksempurnaan yang tersembunyi itu agar menjadi lengkap."
__ADS_1