
Kamar tidur utama
Di keesokan pagi nya
Dengan perasaan yang begitu berat dan tubuh yang terasa begitu sulit untuk digerakkan, perempuan itu menggeliat pelan, dia memutar Beberapa kali tubuhnya.
Percayalah rasanya aneh pada sesuatu di bawah sana terasa begitu nyeri dan sakit tapi dia mencoba mengabaikannya.
Dia fikir biasanya sehabis melakukan olahraga panjang respon tubuh memang seperti itu.
Lantas perempuan itu memaksakan diri membuka bola matanya, dia berusaha membiasa kan matanya pada sinar matahari yang mulai menyinari ruangan, tangan kanannya mencoba menutupi mata indahnya yang terkena silaunya matahari pagi.
Dimana?!.
Rasa pening seketika menghantam dirinya.
Sejenak dia mencoba memejamkan matanya kembali karena rasa kantuk dan entahlah kembali rasa pening menghantam kepalanya tanpa henti.
Efek nya persis seperti ketika dia mabuk disebabkan oleh karena terlalu banyak minum.
Minum?!.
Perempuan itu kembali mengerut kan keningnya.
Yah semalam Seperti nya dia salah minum saat masuk ke diskotik menemui illi sahabat nya, tidak ada rencana untuk minum tapi karena keadaan dia terpaksa minum bersama Nadine.
Belum lagi efek minuman yang dia nikmati sebelumnya hingga membuat kepalanya menjadi begitu pusing bahkan bisa dia rasakan hingga saat ini.
bisakah dia melupakan nya?!.
tubuhnya masih terasa sakit, kepala nya masih terasa berat dan... dia butuh istirahat ektra.
__ADS_1
Perempuan itu meringis pelan lantas dia mencoba memeluk sesuatu yang ada di sisi kanannya.
"Nggg..."
Bantal guling milik nya.
Yah bantal guling kesayangan nya.
wait wait guling milik ku?? dimana dirinya?!.
tanya perempuan itu dalam hati, dia mengerutkan keningnya tapi masih belum siap membuka bola matanya.
Alih-alih memilih bangun, perempuan tersebut malah semakin erat memeluk bantal guling nya.
lembut? seperti kulit manusia?
Dia masih mencoba meraba-raba.
seperti tubuh manusia, yang seakan-akan menempel di tubuhnya, lalu terasa ada pergerakan lembut di samping nya, entahlah bergerak cepat seakan-akan memutar keadaan menjadi di atasnya.
Lengan?!.
Otot manusia?!.
Tunggu dulu.
seketika Perempuan tersebut sadar dari keadaan, dia dengan cepat sadar dari alam mimpi tidak tuntasnya, perempuan tersebut langsung membuka bola matanya begitu saja.
Percayalah dia fikir ini bukan mimpi, seseorang berada di sampingnya kini berpindah ke atas tubuhnya.
Ini realita.
__ADS_1
Perempuan tersebut membulatkan bola matanya.
"Ommo...."
Seketika dia sadar terdapat seorang laki-laki dihadapan nya kini dan dia adalah....
jelas saja dia kaget
"Akkkhhhhhh"
bayangkan bagaimana rasanya mendengar teriakan melengking yang tiba-tiba memenuhi ruangan kamar yang mendominasi berwarna hitam dan merah darah merah tersebut.
Tidakkkk ada apa ini?!.
Seolah-olah sadar dengan sesuatu Hayat dengan cepat membuka selimut ditubuhnya, sesuai perkiraan jelas dia tidak menggunakan apapun, dan sebercak noda darah tampak mengering di atas Sprai putih di bawah sana.
"Akkhhh"
dia kembali berteriak histeris saat sadar dia kehilangan harta paling berharga nya
tapi dalam sepersekian detik laki-laki dihadapan nya itu menautkan bibirnya
"Bisa tidak jangan berisik, semalam kamu yang begitu agresif bergerak di atas ku.
What??!.
"Yakkkkk"
Bayangkan bagaimana paniknya Hayat saat ini.
Tunggu dulu... bagaimana bisa?!.
__ADS_1
Jerit Hayat dalam hati sambil berpikir dengan keras, tangan naik ke atas kepalanya sambil dia berusaha untuk mengingat-ingat apa yang terjadi semalam.
Bagaimana ini?!.