Tuan Dingin Jatuh Cinta With Miss Somplak

Tuan Dingin Jatuh Cinta With Miss Somplak
Bicara 4 mata


__ADS_3

"Kamu Kenapa di sisi?"


Hayat bertanya pada laki-laki dihadapan nya itu, Lucas terlihat berdiri di ambang pintu apartemen nya.


laki-laki tersebut terlihat gelisah, menatap kedatangan Hayat dengan lekat-lekat.


"kita perlu bicara 4 mata"


Ucap Lucas sambil berjalan mendekati Hayat.


mendengar ucapan laki-laki tersebut seketika membuat Hayat diam, dia menatap Lucas untuk beberapa waktu.


Gadis tersebut kemudian mengikuti langkah Lucas, melewati pintu apartemen nya, bergerak menuju ke pintu elevator dan turun kelantai bawah.


itu yang dia suka dari Lucas, laki-laki tersebut tidak pernah masuk ke kediaman seorang gadis atau perempuan manapun termasuk dirinya meskipun mereka telah bertunangan, seolah-olah ada hati yang coba dia jaga agar tidak sakit dan rusak.


Begitu tiba di bawah, laki-laki tersebut memilih untuk membawa Hayat ke restauran di samping apartemen tersebut, mencari tempat nyaman untuk mereka duduk dan mengobrol bersama.


Lucas memilih kursi paling sudut yang bisa membuat mereka mengobrol lebih nyaman.


Hayat menghela pelan nafasnya saat melihat Lucas telah duduk dihadapan nya dengan wajah yang terlihat sedikit sangat gelisah.


"Apa ada hal yang buruk?"


Tanya Hayat pelan, dia menelisik wajah Lucas yang dipenuhi kegelisahan, entah apa yang terjadi tapi bisa dia lihat Lucas tidak baik-baik saja.

__ADS_1


"Mungkin tidak sebaik yang kamu bayangkan"


laki-laki tersebut menjawab pelan.


"Apa semua orang tahu tentang perasaan mu?"


entahlah kenapa Hayat ingin menanyakan soal itu.


"Sejak kapan kamu tahu?"


Lucas bertanya pelan, menatap Hayat lekat-lekat.


sejenak dia membiarkan seorang pelayan mencatat menu pilihan mereka, kemudian setelah pelayan tersebut pergi mereka melanjutkan obrolan mereka.


"Katakan sejak kapan kamu tahu?"


"Bukankah aku sudah bilang Lucas? aku memang terkadang sedikit konyol dan somplak, tapi tidak ada satu orang pun yang bisa menipu ku soal hati, kau dan aku tidak saling mencintai, mata mu bukan tertuju pada ku, tapi pada Karla, aku melihat nya sejak 2 tahun yang lalu, meskipun terkadang aku berpikir mungkin pemikiran ku salah tapi semakin hari banyak hal yang semakin membuat ku yakin jika itu bukan kekaguman antar sepupu tapi antar hati yang tidak mungkin di bohongi, aku pikir perasaan itu bermula di Jepang, 2 tahun yang lalu"


Hayat bicara panjang lebar,. menatap Lucas dalam, bicara menurut sudut pandang nya, dan mengingat susunan kejadian satu demi satu di antara Mereka.


Tokyo, Jepang.


Yah dia ingat saat dua anak manusia tersebut keluarg dari salah satu hotel di Tokyo, Park Hyatt Tokyo, dalam keadaan bingung dan kacau, Lucas berulang kali meminta maaf pada Karla saat dia menjemput Karla, sedangkan bola mata Karla memerah seperti habis menangis.


Jika Hayat tidak salah menebak, itulah asal muasal semua hubungan mereka berkembang, Karla yang berusaha menghindar, Lucas yang mati-matian meminta maaf, selanjutnya dalam beberapa bulan berikutnya hubungan mereka menjadi baik dan hangat, layak nya sepasang kekasih, lalu puncak perubahan kembali ½ tahun yang lalu, saat Karla memaksa Lucas dan dirinya berpacaran dibawah tekanan nyonya Alexander.

__ADS_1


Dia seharusnya sudah menduganya, jika hubungan mereka hanya untuk menutupi sesuatu di antara Karla dan Lucas.


Lucas sama sekali tidak berani menjawab, dia diam Sembari menelisik bola mata Hayat untuk beberapa waktu.


Seolah-olah apa yang diucapkan oleh gadis dihadapannya tersebut benar ada nya.


"maafkan aku"


sebaris kalimat tersebut meluncur dari bibir Lucas, dia menundukkan kepalanya tanda menyesal.


"Aku tidak bermaksud melukai kamu dengan pertunangan kita"


lanjut laki-laki tersebut lagi.


"Itu bukan masalah, aku sudah bilang bukan sejak awal? aku tidak mencintai kamu Lucas, tidak pernah, bahkan aku menawarkan perpisahan yang naik di antara kita"


Mendengar kata-kata Hayat Lucas terlihat lega, dia diam sejenak kemudian kembali berkata.


"Aku membutuhkan bantuan mu untuk melakukan sesuatu"


Ucap Lucas tiba-tiba.


Hayat terlihat diam, dia menelisik Lucas sejenak.


"Apapun untuk kebahagiaan mu"

__ADS_1


Jawab gadis tersebut kemudian.


__ADS_2