Tuan Dingin Jatuh Cinta With Miss Somplak

Tuan Dingin Jatuh Cinta With Miss Somplak
Ayah selalu mencintai putra putri mereka


__ADS_3

Dibuang dari daftar keluarga?!. hanya karena mencintai?!.


Fuhhhhh.


All Zigra menghela pelan nafasnya, dia memilih diam tepat di samping perempuan yang ada di sisi kirinya tersebut, mereka sama-sama membisu untuk beberapa waktu.


All Zigra sebenarnya bingung harus mengeluarkannya suaranya seperti apa, dia tidak berani menasehati terlalu berlebihan atau memberikan masukan, karena realitanya dia juga merupakan laki-laki yang cukup keras kepala, ayah yang cukup buruk untuk anak-anak nya dimana yang terkadang dia selalu mengancam anak-anak dan keluarga nya setiap kali dia merasa jika anak-anak atau siapapun bergerak tidak cocok dengan keinginan nya.


tapi meskipun seperti itu dia hanya selalu mengancam tapi tak sekalipun dia benar-benar melakukannya, dan lagi hingga sejauh ini tidak ada satupun perbuatan anak-anaknya yang dia rasa melampaui batasannya.


laki-laki itu menghela nafasnya beberapa kali.


"jangan menangis lagi dan jangan membenci papa mu meskipun dia telah mengusirmu dari rumah dan mencoret kamu dari daftar keluarga"


laki-laki itu berucap dengan cepat tanpa menoleh ke arah Hayat, membiarkan pandangannya menembus ke arah cakrawala, langit sedikit mendung tidak benar-benar terang karena itu matahari tidak terlihat terik di atas kepala mereka di waktu ini.


suasana cukup hening dan membuat siapa saja yang berada di bawah atap langit dan luas tersebut diam.


"mungkin dia hanya sedikit marah dan kecewa, mungkin dia punya alasan lain alasan tersendiri sehingga dia berlaku seperti itu, berikan sedikit waktu luang untuk orang tuamu, aku yakin seorang ayah tetaplah seorang ayah meskipun mereka selalu berlaku egois di muka bumi ini.


pada akhirnya barisan kalimat tersebut melesat di balik bibir All zigra.


Hayat menoleh sejenak, menatap kearah laki-laki seusia daddy nya itu untuk beberapa waktu.


"Aku tahu papa sayang pada ku, tapi mencariku dari daftar keluarga sangat menyedihkan"


Hayat menjawab pelan sembari menggigit bibir bawahnya, entahlah rasanya begitu sedih saat dia di coret dari daftar keluarga dan papanya berkata jika dia tidak akan mengingat Hayat sebagai putri kandung nya.


Dia pikir seharusnya papa nya melihat dari beberapa sisi Sebelum memutuskan segala sesuatu tapi entahlah dia tidak tahu, mungkin karena belum memiliki anak, belum memiliki banyak pengalaman jadi dia tidak tahu kenapa seorang ayah terkadang terlihat egois untuk anak-anak mereka.


"entahlah bagaimana cara menjelaskannya, tapi seorang ayah begitu mencintai putra-putri mereka, hanya saja dibandingkan oleh ibu sifat ayah jelas jauh lebih egois dan terkadang mendidik anak mereka dengan cara yang sedikit keras, sangat berbeda dengan cara ibu mendidik anak-anak mereka dengan kasih sayang dan cinta"


All Zigra bicara pelan.

__ADS_1


"tapi sebenarnya mereka begitu mencintai anak-anak mereka, namun seorang ayah hanya tidak pandai mengekspresikan perasaannya, kamu tahu kenapa seorang ayah bersikap begitu?"


Saat All zigra menatap dan bertanya Kearah Hayat, Perempuan tersebut menggelengkan kepalanya.


Laki-laki itu mengulas senyuman nya melihat perempuan muda di samping nya tersebut menggelengkan kepalanya.


"karena sejak awal seorang ayah memang tercipta dengan kekeras kepalaan mereka"


Jawab nya cepat


"Karena itu tidak heran pola asuh antara ayah dan ibu akan mungkin karena sejak awal konsep tercipta nya Laki-laki merupakan sosok penopang keluarga dalam menghidupi keluarga. Ayah adalah sosok yang selalu diharapkan bisa menghidupi ekonomi keluarga terutama istri dan anaknya. Namun tak jarang juga seorang ayah yang terseok-seok dalam membiayai kehidupan keluarganya agar asap rumahnya tetap mengepul.Seorang ayah mempunyai tanggung jawab yang besar terhadap keluarganya, yeahhh walau sebenarnya ada juga seorang ayah yang hanya memikirkan kesenangan hidup pribadinya seperti yang sering ada dalam film-film atau di sinetron."


All Zigra tertawa kecil.


"Dan mungkin ada ayah atau suami diluaran sana yang tidak tahu aturan menjadi seorang laki-laki, melepaskan tanggung jawab dan membuat istri atau ibu yang melakukan nya, aku bilang mereka manusia paling banci yang pernah ada"


Lanjut laki-laki tersebut pelan.


Dia benci laki-laki yang mau menikahi perempuan, mencetak banyak generasi tapi menjadikan perempuan tulang punggung keluarga, sungguh terlaknat bagi nya.


"Ibu lebih banyak menggunakan narasi verbal dan perasaan, sedangkan ayah lebih banyak menggunakan interaksi fisik dan logika. Ibu mendisiplinkan anak dari waktu ke waktu, sedangkan ayah mendisiplinkan anak dengan peraturan yang ketat"


"Ibu menghibur, memuji anak dan memberikan semangat, sedangkan ayah memberikan pujian jika anak sudah berhasil sukses, ini sangat terkutuk, aku termasuk salah satunya"


All Zigra terkekeh, membuat Hayat ikut tertawa kecil.


"Papa ku seperti itu pada kakak ku"


Dia tertawa, jadi ingat bagaimana papa nya memperlakukan kakak laki-lakinya.


"Yeah seorang ayah benar-benar buruk"


Laki-laki tersebut tertawa geli.

__ADS_1


"Dan ibu mengajarkan anak untuk selalu berhati-hati agar terhindar dari bahaya dan resiko, sedangkan ayah mendorong anak untuk berani mencoba dan berani menanggung resiko agar bisa bekerja lebih keras."


Mendengarkan kata-kata laki-laki tua itu, Hayat langsung setuju.


"Aku setuju"


All Zigra mengulum senyumannya.


"Ini lebih tepatnya perbandingan pola pemikiran seorang ayah yang keras kepala, dan dimana saat ibu membekali anak dengan emosi yang baik sedangkan ayah membekali anak cara hidup bermasyarakat dengan baik. Ibu memiliki waktu banyak di rumah untuk memenuhi kebutuhan anak sehari-hari, sedangkan ayah lebih banyak mencarikan nafkah di luar rumah untuk pemenuhan seluruh biaya untuk kebutuhan anak sehari-hari dan kebutuhan pendidikannya."


"Karena itu ayah akan dengan mudah berkata, aku akan mencoret mu dari daftar keluarga, berhentilah membuat malu dan bertingkah, dan bla bla bla...."


Laki-laki tersebut bicara seolah-olah menyinggung pola pikir nya sendiri.


"Fuhhh sedangkan ibu tidak akan sanggup melakukan nya, ibu selalu maha pemaaf"


Entahlah tiba-tiba saja All zigra merindukan mommy dan daddy nya.


"tapi dibalik itu semua aku tetap tidak setuju sebagai seorang ayah yang harus sungguh-sungguh membuang anak-anaknya hanya karena hal seperti itu, meskipun tidak di pungkiri paman sering katakan hal tersebut pada anak-anak, tapi Paman tidak benar-benar berpikir untuk membuang mereka"


setelah berkata demikian, All Zigra terlihat diam, dia melirik kearah Hayat.


"Aku yakin papamu hanya butuh waktu untuk menetralisir perasaannya, jangan menangis lagi dan..."


Secara perlahan laki-laki tua itu membiarkan jemari-jemari nya menyentuh kedua belah pipi kiri dan kanan Hayat.


"Tersenyumlah hmmm, anggaplah paman papa mu, jika dia tidak menginginkan kamu sekarang, laki-laki baik hati ini akan menampung mu untuk menjadi putri kandungnya"


ucap All zigra sambil melebarkan senyuman nya, dia menepuk dada nya pelan kemudian kembali berkata.


"Kemarilah sweety"


Seketika ekspresi wajah Hayat kembali berubah, dia seketika kembali meneteskan air mata nya, didetik berikut nya dia langsung masuk ke pelukan laki-laki tersebut.

__ADS_1


"Ohhh sangat manis sekali, aku pikir harus memperkenalkan kamu pada istri ku, dia pasti menyukai mu"


Laki-laki tersebut memeluk erat Hayat, menepuk-nepuk perempuan tersebut dengan hangat.


__ADS_2