Tuan Dingin Jatuh Cinta With Miss Somplak

Tuan Dingin Jatuh Cinta With Miss Somplak
Sedikit aneh


__ADS_3

"Katakanlah"


Ahem tiba-tiba bicara dari balik handphone nya, ekspresi wajah yang saat ini terlihat sangat serius, laki-laki itu bicara dengan seseorang di seberang sana, hal tersebut sontak membuat Hayat mengerutkan keningnya, dia pikir Ada apa dengan laki-laki itu saat ini.


dia ingin bertanya tapi terlalu tidak sopan bertanya ketika seseorang tengah mengangkat panggilan orang lain, gadis tersebut berusaha untuk menahan pertanyaannya, menjaga etikanya terhadap laki-laki yang kini berdiri dari posisinya dan sedikit menjauh.


secara perlahan gadis itu kembali melanjutkan makannya, berusaha menikmati berbagai macam menu di hadapannya sembari telinga kanannya terpasang dengan sempurna, mencoba memimpin pembicaraan siapa tahu ada yang dia pahami.


mungkin jika Ahem tidak memasang ekspresi dan raut wajah yang serius, Hayat tidak akan terlihat ingin tahu dan memasang telinganya dengan tajam, tapi saat dia melihat ekspresi wajah Ahem dia terlihat aneh dan begitu serius juga mencekam, hal itu sontak membuat Hayat jadi penasaran dengan keadaan.


"Di mana mereka?"


Ahem bertanya sembari mengerutkan keningnya, laki-laki itu mencoba untuk menarik nafas secara perlahan lantas memejamkan bola matanya.


kemudian laki-laki tersebut melirik ke arah jam di tangannya, seolah-olah dia sedang memikirkan sesuatu Ahem diam sejenak, setelah itu laki-laki tersebut berkata.

__ADS_1


"ini masih terlalu gelap untuk ku menyusul ke sana, begitu matahari terbit aku akan pergi ke sana secepatnya"


"No jangan bertindak gegabah, aku sudah tahu semuanya soal itu, biarkan saja seperti itu dan aku ingin kita melihat apa yang akan terjadi besok pagi"


"He em, mungkin aku hanya perlu istirahat sejenak setelah itu aku akan pergi ke sana secepatnya"


Entah sebenarnya bicara dengan siapa Ahem saat ini Hayat benar-benar tidak bisa menebaknya, gadis tersebut terus menajamkan pendengarannya, sembari dia terus mengunyah makanannya.


Realitanya jika ditanya apakah seorang perempuan bisa menggunakan seluruh organ tubuhnya dengan baik secara bersamaan? jawaban nya iya, seorang perempuan memang seperti itu mereka bisa fokus pada banyak hal dari telinga, mata, tangan dan lain sebagainya dan mereka bisa mengerjakan tugas Secara bersamaan tanpa saling mengganggu antara satu dengan yang lainnya.


Hayat pura-pura tidak melihat ke arah Ahem saat laki-laki tersebut mematikan panggilannya, Ahem bergerak mendekati hayat lantas kembali duduk tepat di samping gadis tersebut.


"Tidak menghabiskan semuanya?"


tiba-tiba laki-laki tersebut bertanya sembari melirik ke arah gadis di sampingnya tersebut, dia memperhatikan beberapa menu makanan yang sepertinya tidak benar-benar disenggol oleh hayat dan juga beberapa makanan yang hanya dimakan sedikit oleh gadis tersebut.

__ADS_1


"tidak, aku ingin kamu juga memakannya"


gadis itu bicara dengan cepat kemudian dia mulai menggerakkan tangannya untuk menyuapi Ahem.


"kamu belum menikmati makananmu sama sekali, sunshine. Aku akan menyuapi kamu dan membuat perutmu kenyang seperti perutku"


ucap gadis tersebut dengan penuh semangat kemudian dia mulai menyuapi laki-laki yang ada di sampingnya tersebut.


Ahem terlihat mengembangkan senyumannya, laki-laki itu menurut dan membiarkan dari situ mulai menyiapi dirinya.


"Ngomong-ngomong tidak kah kamu ingin bicara soal siapa yang menghubungi kamu? aku pikir ekspresi wajah mu tidak baik-baik saja"


pada akhirnya setelah dia menyuapi akhir dengan beberapa kali suapan gadis tersebut bertanya dengan penuh rasa penasaran.


Mendapat kan pertanyaan gadis disampingnya, Ahem terlihat diam untuk beberapa waktu.

__ADS_1


__ADS_2