Tuan Dingin Jatuh Cinta With Miss Somplak

Tuan Dingin Jatuh Cinta With Miss Somplak
Akan memenuhi permintaan nya


__ADS_3

"Apa ini seperti sebuah penolakan?"


Tanya Ahem kemudian.


Dia pikir berdosakah dia menggoda gadis di hadapannya tersebut untuk beberapa waktu? sebab Ahem pikir gadis itu benar-benar terasa mengerjainya dalam beberapa waktu ini, jadi jika sekali saja dia mengerjai hayat apakah itu akan terdengar tidak adil?.


Laki-laki itu berusaha mengulum senyumannya, dia ingin tertawa kecil melihat tingkah Hayat tapi berusaha untuk terus menampilkan ekspresi sedikit datar dan dingin nya.


"Bukan seperti itu..."


Jawab hayyat pelan.


Wajah polos gadis itu benar-benar terlihat memelas, dia memunyungkan bibirnya untuk beberapa waktu.


"Tuan aku... bingung menjelaskan nya"


Gadis itu menghela nafasnya dengan kasar, pada akhirnya gadis tersebut melepaskan genggaman tangannya dengan berat, meskipun bola matanya tetap menantap bola mata Ahem dengan pandangan penuh harap agar laki-laki itu mau menerima permintaannya untuk tidak membawa kembarannya, realita nya Ahem sama sekali tidak bergeming.


"Baiklah...aku mungkin akan pergi tapi bisakah aku dan kembaran ku pergi sendiri nantinya? tidak usah dijemput oleh sekretaris tuan"


Ucap nya pelan.


Dia terlihat begitu frustasi, ingin sekali berteriak pada laki-laki yang ada di sampingnya itu udah berkata

__ADS_1


'tuan sesungguhnya aku tidak memiliki kembaran"


tapi mana ada daya dia menyampaikannya dan mengungkapkan kebenaran kepada laki-laki itu, dia bisa mati jika melakukan hal tersebut, itu artinya kejahatan yang akan terbongkar apalagi kejahatan tentang tangan kanannya yang benar-benar nakal.


Hayat menatap telapak tangan nya secara perlahan.


Apa kau haus sayang? seharusnya bukan roket Starship mk1 spaceX yang kamu sentuh, Itu Sangat memalukan sekali, berdoalah Hayat Laki-laki itu tidak masuk menjadi salah satu calon menantu di keluarga Azzura, misalnya dia calon untuk sepupu atau mungkin dia calon dari keponakanmu atau siapapun di dalam keluarga azura jika tidak kamu akan sering bertemu dengannya dan mencoba menahan malu atas apa yang kamu lakukan pada laki-laki tersebut sejak kemarin.


Gadis itu mengehela kembali nafasnya dengan berat.


Saat ini Hayat mengeluh pun sudah tidak berani.


"baiklah itu bukan masalah aku tidak akan minta sekretarisku untuk menjemput kalian, kamu bisa memberikan nomor handphone mu kepadaku, aku akan memberitahukan lokasi pertemuan kita"


Hayat mengeluarkan handphone nya dengan suara yang begitu lemas, dia memberikan handphone dari tangannya pada Ahem.


"Tuan bisa mencatat nya sendiri"


Ucap Hayat pelan.


Dia kemudian berusaha memfokuskan bola matanya pada laptop yang ada dihadapan nya itu untuk beberapa waktu, tidak peduli bagaimana Ahem mengutak-atik handphone nya untuk mencari nomornya, Hayat pikir dia terlalu malu untuk menoleh kearah laki-laki tersebut saat ini.


Ahem terlihat diam sejenak, dia pikir handphone gadis tersebut terkunci, terlihat sebuah foto di bagian layar handphone nya, seketika laki-laki tersebut mengembang kan senyuman nya, yakinlah dia tahu siapa yang ada di layar handphone gadis tersebut.

__ADS_1


Laki-laki tersebut mulai menggerakkan tangannya, membuka password 🔑 handphone Hayat secara perlahan.


Hayat sendiri terlihat fokus pada laptop nya, menunggu laki-laki tersebut Bicara soal proyek mereka tapi dia cukup lama menunggu pergerakan laki-laki tersebut, tidak juga kunjung bicara kearah nya.


Bahkan Hayat seolah-olah mengingat soal sesuatu.


Eh dia tidak minta password 🔑 handphone nya?!.


Batin Hayat Sembari mengerutkan keningnya, gadis itu buru-buru menoleh kearah Ahem.


"Tuan password nya menggunakan angka, aku pikir aku lupa memberikan nya"


Ucap Hayat cepat.


Saat Hayat bicara seperti itu bisa dia lihat Ahem terlihat fokus menatap layar handphonenya sembari mengotak-atiknya untuk beberapa waktu, gadis itu terlihat mengerutkan keningnya.


"Aku tahu password nya"


Jawab Ahem singkat tanpa menoleh kearah Hayat.


"Ya?"


Gadis itu seketika langsung membulatkan bola matanya.

__ADS_1


__ADS_2