
Meskipun sebenarnya Hayat agak bingung dengan ucapan Ahem, gadis tersebut memilih menggaruk-garuk kepalanya tanpa berani bicara lebih banyak sebab saat ini kepalanya cukup ingin pecah karena mengingat bagaimana caranya dia berganti posisi dengan sang kembarannya.
ingin ini makan malam perusahaan ingin menemukan malam kerjasama atau bahkan dinamakan malam kencan dia tidak peduli, selama dia bisa makan malam dengan tenang itu tidak menjadi urusannya dan lagi selama dia bisa makan malam dengan laki-laki tampan seperti Ahem dia pikir itu pun bukan Masalah untuk nya.
tapi tetap saja yang menjadi persoalan dan permasalahannya saat ini adalah bagaimana jika dia cukup kelembaban untuk menipu laki-laki yang ada di hadapannya itu mengingat demi untuk tidak mempermalukan dirinya sendiri karena telah menipu laki-laki Anda dihadapannya tersebut.
Hayat terlihat menghela kasar nafasnya untuk beberapa waktu.
Oh God.
"apakah kamu kurang menyukai semua menu makanan nya?"
Ahem pada akhirnya bertanya pada Hayat, laki-laki tersebut menantap bola mata gadis tersebut untuk beberapa waktu, melihat ekspresi hanya dia terlihat gelisah membuat dia bertanya apakah hanya kurang menyukai makanannya, meskipun sebenarnya dia tahu ada kegelisahan besar yang menghantam diri gadis yang ada di hadapannya itu.
mendengar pertanyaan dari laki-laki tersebut seketika membuat Hayat menggelengkan kepalanya dengan cepat, dia menampilkan senyuman terbaik nya Sembari sedikit terkekeh kecil.
"Hahahah tentu saja aku menyukai nya mister, aku sudah mengatakannya tadi"
Ucap gadis itu dengan cepat.
__ADS_1
"Makanan nya benar-benar cocok dan sesuai dengan selera perut ku"
lanjut Hayat lagi.
Mendengar ucapan hayat seketika membuat laki-laki itu mengulum senyumannya.
"kalau begitu kamu bisa menikmati makanannya saat ini juga, jangan sungkan sama sekali, jika kamu merasa kurang dengan menunya kamu bisa memintanya kembali kepada bagian pelayan dan kakinya akan segera membuatkan yang baru untukmu"
ucap laki-laki tersebut cepat.
mendengarkan ucapan laki-laki di hadapannya itu seketika membuat Hayat buru-buru mengibaskan tangannya.
ucap gadis tersebut lagi pelan.
Mendengar ucapan Hayat seketika membuat Ahem manaikkan ujung alisnya, dia terlihat pura-pura mengerutkan keningnya.
"Sendirian?"
tanya Ahem tiba-tiba, dia menatap dalam wajah hayat sembari menunggu ekspresi gadis di hadapannya tersebut.
__ADS_1
saat Ahem berkata seperti itu seketika Hayat langsung membulatkan bola matanya.
Oh god iya bukan kah kami berdua? kembar!.
"aku pikir kalian akan memakan nya berdua, jadi aku yakin kalian pasti bisa menghabiskan nya Hayat"
"Hahahaha yah yah aku dan kembaran ku, kami pasti bisa menghabiskan nya*
jawab hayat berat.
bisa menghabiskan nya, yah...aku bisa menghabiskan nya seorang diri.
dan saat dia bicara seperti itu di dalam hatinya seketika gadis tersebut mencoba untuk menahan detak jantungnya yang berdetak begitu kencang saat dia mendatangi barisan makanan yang ada di hadapannya tersebut, bayangkan bagaimana ekspresi bergidik ngerinya saat dia melihat berbagai mangkuk dan piring berisi aneka macam makanan berat.
Mati aku...oh god Hayat... Doraemon apakah aku bisa meminjam pintu ajaibmu? aku pikir harus melemparkan makanannya menuju ke tempat orang-orang yang menginginkannya malam ini.
gadis tersebut membatin sembari mencoba untuk menelan salivanya, tidak bisa dia bayangkan bagaimana caranya dia menghabiskan berbagai macam menu pesanan ya disediakan oleh laki-laki yang ada di hadapan tersebut nanti.
Mati aku.
__ADS_1