
"Aku pikir anda buta, nona?"
Ahem bertanya sembari menatap sosok Hayat yang berusaha membuang pandangan Dari dirinya, laki-laki itu tahu gadis itu jelas saja langsung malu setengah mati saat menyadari sosoknya.
oke dia tahu Hayat cukup keterlaluan, dia baru mendapatkan informasinya dari Rich jika kecelakaan motor dan mobil yang terjadi malam kemarin adalah perbuatan gadis tersebut.
itu sangat luar biasa dan menjadi tragedi pertama pertemuan mereka.
tragedi kedua semburan minuman yang terjadi di wajahnya, dia menekan Nadine dan bertanya siapa pelakunya di jawaban adiknya benar-benar berada di luar ekspektasi, lagi-lagi itu gadis yang ada di hadapannya.
kejadian ekstrim berikutnya adalah ketika gadis itu menyentuh benda kebanggaannya, bayangkan bagaimana dia merasa begitu malu saat seorang gadis menyentuh miliknya di mana di dalam seumur hidupnya tidak pernah ada satu gadis atau perempuan pun yang pernah menyentuh miliknya hingga sejauh ini dan gadis itu membuat roket Starship mk1 spaceX milik nya tiba-tiba terbangun dan minta di luncurkan diwaktu yang sangat tidak tepat.
Dia benar-benar gila.
Dia pikir mungkin sudah tapi rupanya dia masih tertipu dan masuk ke dalam strategi berikutnya ketika gadis itu berkata dia adalah gadis yang buta demi bisa lepas dan lolos dari kemarahannya.
kejadian berikutnya lagi adalah ketika gadis itu main sosor mencium pipinya, dia tidak habis pikir bagaimana bisa di dunia ini dia bertemu dengan gadis yang sangat luar biasa unik dan terlalu menarik.
Kau benar-benar tumbuh di luar ekspektasi ku.
dan hari ini lagi-lagi gadis itu membuat ulah memeluknya dengan tiba-tiba ketika gadis tersebut melihat seekor anjing.
"Hahahaha"
__ADS_1
Hayat mencoba menoleh kearah laki-laki tersebut, dia sama sekali tidak bisa berkutik, mencoba berpikir ide apalagi harus dikeluarkan untuk menekan rasa malu dan juga menghilangkan rasa malunya saat ini.
"Selamat siang tuan Ahem"
Rasanya saat menyebutkan nama laki-laki tersebut, tenggorokan nya seperti habis menelan biji kedondong, sakit dan membuat nya tercekik, wajah nya memerah karena malu, menampilkan rona cantik dibalik wajah imut nya.
Meskipun dia merasa terlihat begitu buruk saat ini, tapi bagi Ahem dia terlihat begitu cantik dan menggemaskan.
"Aku pikir kita saling mengenal sebelumnya?"
Ahem bertanya pura-pura mencoba untuk mengingat-ingat soal beberapa kejadian.
"Ahhh benarkah?"
"Hahaha aku pikir kita tidak pernah bertemu sebelumnya tuan"
dia mencoba meyakinkan diri jika mereka tidak pernah bertemu sebelumnya.
"Benarkah? tapi aku pikir kita bertemu di beberapa kejadian, termasuk kejadian di dalam toilet hotel xxxxxxx semalam dan juga...."
Ahem pura-pura menghentikan kata-kata nya, dia melirik kearah tangan Hayat.
Hah?!.
__ADS_1
Hayat seketika menyembunyikan tangan nya.
"Hahahaha aku pikir itu tidak mungkin, maksudku aku semalam tidak bergerak kemana-mana, hanya dirumah dan memilih tidur lebih awal"
Dia cukup gugup, berusaha untuk mengeles dan membela diri, hayat pikir bayangkan bagaimana bisa dia mengaku dia menyentuh roket laki-laki dihadapan nya tersebut?!.
Laki-laki itu rekan bisnis perusahaan orang tua nya, dan menjadi investor besar mereka, jadi....
Ahhhhh dia kembali mendapat kan ide terbaik nya.
"Jangan-jangan tuan bertemu dengan saudara kembar ku"
Gedubrakkkk.
Ahem seketika hampir jatuh dari kursi nya mendengar ucapan Hayat yang begitu luar biasa, dia yang sejak tadi Membiarkan tangan kanan nya menopang pelipis kanan nya di atas meja Sembari menatap wajah gelagapan dan panik tersebut yang terus mengoceh seketika hampir menjatuhkan tangan nya karena terkejut.
Saudara kembar?!.
Ahem berusaha menggelengkan kepalanya sembari mengulum senyumannya, dia memijat-mijat pelipis nya sembari membatin.
Dia benar-benar gadis unik dan lincah yang begitu luar biasa.
Selalu ada ribuan ide yang muncul dikepalanya.
__ADS_1
Ahem pikir mungkin ini akan sulit untuk dia mengikat Hayat sesuai keinginan nya.