Boss Gila Ku

Boss Gila Ku
S2 - Chapter 111 (END)


__ADS_3

Semakin siang semakin banyak tamu yang datang, tapi hal itu tidak membuat suasana hati Sandi menjadi lebih baik. Bahkan kini suasana hatinya bertambah suram, karena terus mendapat ejekan dari para keluarganya yang terus saja mengolok-olok dirinya.


Seperti sekarang ini, dengan hadirnya Mike sang asisten. Hal itu semakin memperburuk moodnya apalagi mendengar percakapan antara istrinya dan Mike.


"Selamat nyonya atas pernikahannya, saya Mike asisten tuan Sandi." ucap Mike sambil mengulurkan tangannya pada Serena.


"Terima kasih Mike." jawab Serena dengan tersenyum manis.


"Sudah jangan terlalu banyak senyum." timpal Sandi ketus pada Mike, dia kesal melihat keakraban Mike dan istrinya yang baru saja bertemu.


"Jangan mulai." Serena menatap tajam Sandi.


"Selamat atas pernikahannya tuan, akhirnya penantian anda tidak sia-sia." ucap Mike tulus.


"Penantian apa maksudnya?" Serena menimpali.


"Apa nyonya tau!"


"Mike." Sandi melotot ke arah Mike, seraya memberi peringatan kepada Mike agar tidak bicara macam-macam.


"Teruskan Mike." timpal Serena sambil menatap tajam Sandi.


"Jadi waktu nyonya menghilang selama 1 tahun itu, tuan Sandi sudah seperti orang gila. Setiap hari kerjanya hanya memperhatikan langit-langit atap kantor dengan menggiti ujung pulpen sebagai cemilan." Mike mulai bercerita.


"Masa sih!" Serena antusias dengan cerita itu.


"Ya nyonya, dan ada yang lebih aneh. Setiap wanita yang berbicara dengan tuan Sandi pasti dia sebut dengan Ser." Mike sedikit terkekeh geli.


"Oh realy?"


"Yes madame, and the last one. Setiap aku akan memberikan laporan pasti dia berpikir aku akan memberikan laporan tentang keberadaan anda (" Ya Mike katakan dia dimana")." Mike menirukan gaya bicara Sandi saat itu.


"Astaga!!!, kasian sekali." goda Serena sambil mengusap pipi Sandi.


"Padahal yang sebenarnya aku tau dimana keberadaan nyonya saat itu." jujur Mike.


Sandi terkejut mendengar perkataan Mike "APA?, jadi waktu itu kau tau dimana Serena berada. Dan kau sengaja tak memberi tauku!. Apa maksudmu Mike?" Sandi menatap nyalang Mike sambil menahan emosinya.


"Maaf tuan, itu adalah permintaan nyonya Serena."


Sandi bertambah kaget dengan pengakuan Mike "APA?, jadi kalian sudah saling kenal sebelumnya!."


"Iya tuan." Mike membungkukkan badannya.


Sandi beralih menatap sang istri dengan tatapan yang sulit diartikan.


Dia merasa marah, kesal, gemas, dan lucu dengan ulah istrinya itu.


"Sayang kamu ngerjain aku." Sandi mendekap erat pinggang Serena.


"Maaf, aku gak maksud ngerjain kamu." Serena nyengir kuda.


"Emmm, maaf kalau begitu saya permisi. Sekali lagi selamat atas pernikahannya." sela Mike.


"Terima kasih Mike." Serena tersenyum.


"Sudah pergi sana menganggu saja." usir Sandi. Mike tersenyum tipis menanggapinya.


Setelah kepergian Mike "Sayang, apa itu benar?"tanya Serena.

__ADS_1


"Benar apanya?"


"Yang tadi Mike bilang."


"Huh, Mike kamu dengerin. Mana ada aku kaya gitu. Emang sih aku cari kamu, tapi aku biasa aja tuh. Mike mah lebay." Sandi gengsi mengakui itu semua.


Mendengar pengakuan Sandi, perlahan Serena mengendurkan dekapan Sandi di pinggangnya.


"Oh, jadi itu semua gak bener ya." ucap Serena lirih, dengan sedikit aura kekecewaan. Kemudian dia mengalihkan pandangannya pada para tamu undangan yang lain.


"Sayang." panggil Sandi.


Tak ada tanggapan dari Serena, dia hanya memandang ke depan dengan tatapan kosong. Karena tak mendapat jawaban dari istrinya, Sandi menangkupkan kedua tangannya di wajah Serena dan membawa pada tatapannya.


"Sayang, denger aku. Aku mau tanya sama kamu?, apa tujuan kamu melarang Mike memberi tahu tentang keberadaamu sama aku?" tanya Sandi dengan lembut.


"Aku cuma mau tau kesungguhan kamu, aku juga mau liat sampai dimana kesetiaan kamu." Jawab Serena dengan kepala tertunduk.


"Nah itu juga yang aku lakukan tentang pertanyaan mu tadi."


"Maksudnya?"


"Semua yang dikatakan Mike itu benar, aku ngomong kaya tadi itu cuma mau liat gimana reaksi kamu kalau seandainya aku gak sungguh-sungguh merasa kehilangan kamu."


"Jadi kamu bales aku!" Serena mulai tersulut emosi.


"Enggak gitu sayang, aku cuma mau kita saling memahami arti kehadiran kita satu sama lain.


Dan aku senang, kalau ternyata kamu juga takut kehilangan aku di sisi kamu."


"Kamu jahat, bikin aku salah paham." Serena menyebikkan bibirnya.


"Maaf." Serena menunduk merasa bersalah.


"Ok, aku maafin kamu. Tapi sebagai gantinya kamu gak boleh tidur ntar malam." Sandi berbisik di telinga Serena.


"Ih jahat." Serena memukul dada Sandi pelan.


Tanpa mereka sadari, dari sudut ruangan 2 pasang mata sedang memperhatikan keromantisan mereka.


"Eheem, maaf mengganggu." sapa seseorang.


"Nita, akhirnya kamu datang juga."ucap Serena tulus.


" Iya, selamat ya atas pernikahan kalian. Semoga kalian bahagia. "


"Terima kasih. Oh ya kamu sama siapa kesini?" tanya Serena, sedangkan hanya menatap tajam Nita tanpa berkata apa-apa.


"Sama dia." tunjuk Nita pada seseorang.


"Loh kamu Irene kan!"


"Iya, aku mau minta maaf sama kamu. Karena bagaimanapun aku juga terlibat dalam rencana itu. Ya walaupun ternyata aku juga korban." Irene berkata lirih sambil menunduk.


"Udahlah jangan dibahas lagi, aku udah maafin kalian kok. Sekarang mending kalian makan aja ya."


"Terima kasih Ser, sekali lagi selamat buat kalian berdua." Nita menatap Sandi sekilas sebelum pergi.


Sedangkan disudut ruangan yang lain, terdapat 2 manusia yang sedang melepas rindu dengan cara bersitegang.

__ADS_1


Entah apa yang mereka ributkan, tapi yang mereka sama-sama keras kepala dan tidak ada yang mau mengalah.


Perdebatan terus berlanjut hingga berujung Roby membawa Rena ke salah satu kamar di hotel itu. Ya mereka adalah Roby dan Rena yang bertemu di pesta pernikahan S couple.


Roby memang sudah menyewa salah satu kamar di hotel itu, karena dia berniat langsung terbang ke Amerika esok hari dari hotel itu.


Setelah tiba di kamar, tak lupa seperti biasa Roby mengunci pintu kamar itu.


"Bisakah kita ngomong baik-baik tanpa berdebat." Roby menurunkan nada bicaranya.


Rena menarik nafas sebelum menjawab. "Apa masih ada lagi yang mau kamu omongin, bukannya semua udah jelas. Aku capek Rob, aku capek harus berdebat terus sama kamu."


"Karena itu, aku mau kamu janji satu hal sama aku. Kalau nanti aku udah di LA, apapun yang kamu dengar tentang aku, apapun yang kamu lihat tentang aku, apapun itu. Kamu harus percaya sama aku, kalau aku pasti kembali buat jemput kamu, aku akan tetap satu sama kamu. Cuma aku mau kamu bersabar sampai urusanku selesai." Roby menempelkan hidungnya dengan hidung Rena.


"Sebenarnya ada urusan apa kamu disana?"


"Maaf untuk itu aku belum bisa kasih tau."


"Ya udah. Sudah selesai kan, aku mau keluar sekarang."


"Ren, apa bisa malam ini kamu menginap disini sama aku."


"Apa?, jangan gila kamu."


"Ren, please. Aku janji aku gak akan macam-macam kok."


Rena terdiam tak memberi jawaban.


"Ren, kali ini aja." pinta Roby dengan wajah sendu.


Rena mengangguk kemudian mereka pun tidur bersama di satu ranjang, ya mereka hanya bercumbu tanpa menyatukan diri. Itupun karena Roby yang sudah sangat rindu ingin menyentuh Rena.


Lain hal dengan dikamar pengantin, dimana disana terdapat 2 insan yang tengah berlomba memberikan kenikmatan satu sama lain. Suhu kamar yang mendadak memanas, erangan terdengar di setiap sudut kamar itu.


TAMAT


Cerita BOSS GILA KU sudah END ya, karena bila diteruskan jadinya melenceng dari judulnya dan juga sinopsisnya. Tapi jangan di unfavorit dulu ya, karena siapa tau otakku berbelok arah untuk melanjutkan cerita ini.


Mungkin aku akan memberikan beberapa bonus Chapter, tapi yang pasti itu sesudah hari raya ya.


Untuk sequel Roby dan Rena juga akan di infokan disini ya. Jadi jangan hapus dulu ya.


Aku juga mau ucapin terima kasih buat kalian yang udah sudi membaca dan memberikan aku LIKE, komen, hadiah dan juga VOTE.


Karena apalah daya penulis tanpa adanya para pembaca. Jadi sekali lagi aku mau ucapin Tararengkyu.


Selamat hari raya idul Fitri 1442 H. Minal aidzin wal Faidzin, mohon maaf lahir dan batin.


URGENT


UNTUK YANG THR DAN KUE LEBARANNYA KELEBIHAN STOK DAN TIDAK TEMPAT MEMADAI, SAYA SELAKU HAMBA ALLAH SIAP MEMBANTU KALIAN MENGHIBAHKAN SEBAGIAN THR DAN KUE LEBARANNYA.


UNTUK YANG BERMINAT SILAHKAN PC AKU YA, DAN AKU AKAN SEGERA MEMBERIKAN ALAMATKU UNTUK SEGERA DAPAT MEMBANTU KALIAN.


😁😁😁✌✌✌


See you on my next story


LOVE U ALL MMMUUUAAACCHHHπŸ’œπŸ’œπŸ’œπŸ’œπŸ’œ

__ADS_1


__ADS_2