
Aku keluar dari apartemen itu dan menyusuri jalanan kota yang sudah sangat sepi. Mengingat kejadian tadi membuatku ingin Bunuh diri saat ini juga
Kaki ku berhenti tepat di jembatan dan aku langsung naik dan berdiri menatap ke bawah yang tepatnya sungai yang mengalir dengan derasnya
"Jika kau ingin bunuh diri, apa tidak ada cara lain selain melompat ke sungai ini?" suara itu mengagetkan ku
Aku menoleh ke belakang dan menatapnya diam. Memiringkan kepalaku dan berusaha mengingat apakah aku mengenalnya atau tidak
"Apa aku mengenalmu?" tanyaku padanya
__ADS_1
Tapi, tak ada jawaban sama sekali.
Akhirnya aku tak lagi mempedulikannya dan kembali menatap ke bawah
"Turunlah dari situ. Tak ada gunanya kau mengakhiri hidupmu dengan meloncat ke sungai itu. Kau akan di cari dan ditemukan lalu diselamatkan oleh pihak Rumah Sakit"
"Bisakah kau diam saja Tuan?" jawabku dengan kesal dan membalikkan badanku menghap Pria itu lagi
"Bertahanlah aku akan menarikmu ke atas. Dan jangan lihat ke bawah Nona" teriak Pria asing itu memegang pergelangan tanganku dengan erat
__ADS_1
"Lepaskan aku Tuan aku sudah tidak tahan. Tanganku sudah sakit dan begitu pun juga dengan hatiku. Biarkan aku tiada hiksss" ucapku penuh pengharapan agar Tuan ganteng ini melepaskan tangan ku
Aku berhasil diselamatkan oleh Tuan Muda itu. Dia langsung merapikan jas hitam dan juga dasi yang saat ini dia kenakan
Dia menatapku dengan datar tanpa ekspresi. Aku hanya diam dan menundukkan kepala tak berani menatap matanya
"Aku sudah bilang untuk membiarkan ku tiada. Sudah tak ada gunanya aku berada di dunia ini" teriakku dengan air mata yang semakin deras.
"Aku hanya menjalankan tugas dan kewajibanku sebagai seorang manusia. Menyelamatkan nyawa seseorang yang ingin bunuh diri tanpa alasan" jawabnya
__ADS_1
Lagi dan lagi dia menatapku dengan gaya yang sudah berubah, kedua tangannya dia masukkan ke dalam saku celana hitam panjang yang dia gunakan.
🌻🌻🌻