CEO My Husband

CEO My Husband
MISI ALAN(1)


__ADS_3

Alan sudah pergi terlebih dahulu karena panggilan yang mendadak. Panggilan tersebut sangat penting karena Kakak Iparnya sendiri yang menelpon dia


🌻🌻🌻


Flashback On


Rizky masih saja memasang wajah datarnya sedangkan Thio dan juga beberapa pria bertubuh besar dan kekar itu masih berusaha memaksa Alex untuk menceritakan segalanya mengenai keluarga Arafah


Sedangkan Alan dan juga Er? Mereka sudah turun ke bawah setelah menerima perintah oleh Rizky. Dan untungnya Alex maupun Irish belum melihat sosok Alan


Itu sangat menguntungkan bagi mereka mengingat kalimat perintah Rizky kemarin


"Apa kau sudah menyiapkan rencana untuk mengetahui ini semua Kak?" tanya Er yang duduk di samping Alan


Alan menatap lurus ke depan dan mencerna kalimat pertanyaan yang diucapkan oleh Er


"Belum sepenuhnya. Namun sudah ada beberapa langkah awal untuk memulai segalanya" jawab Alan yang sudah menatap Er dan memukul lutut Er pelan


Mereka kembali diam tak ada suara. Namun tak berlangsung begitu lama


Drrttt Drrttt Drrttt


Getaran yang ditimbulkan oleh ponsel Alan membuat kedua pria itu melihat meja kaca yang ada di depan mereka.


Layarnya juga hidup dan Alan segera mengambil ponsel tersebut dan menatap layar yang masih menyala


Dia melihat ke arah Er dan ternyata Er juga sedang menatapnya


"Hallo Kak" jawab Alan


"... "


"Baiklah Kak aku akan segera menjemputmu. Kakak bisa menunggu sebentar?" tanya Alan


"... "


"Siap laksanakan Kak" jawab Alan dan mengakhiri panggilan oh bukan dia melainkan Amanda yang mengakhiri panggilan tersebut


Alan segera berdiri dan menatap Er. Ingin membuka suara namun sudah terdengar suara Rizky dari anak tangga

__ADS_1


"Kau bisa menjemput Amanda?" tanya Rizky


Alan dan juga Er berbalik dan menatap Rizky dengan Thio berjalan ke arah mereka


"Baru saja aku akan menyuruh Er minta izin pada kakak" jawab Alan


"Pergilah. Jika nanti Amanda bertanya aku dimana maka katakan aku ada urusan dengan Er" suruh Rizky


Alan menganggukkan kepalanya dan berjalan menuju pintu utama mansion milik Er


Flashback Off


🌻🌻🌻


Alan masih mengemudikan mobil yang dia bawa tadi menyusuri jalanan kota yang sudah dijatuhi oleh butiran-butiran air


Telpon kembali bergetar dan Alan langsung memakai earphones dan menyambungkan nya


"Iya Kak Manda, Alan sudah hampir sampai. Kakak tunggu sebentar" ucap Alan langsung


Panggilan berakhir dan kali ini Alan yang mengakhiri nya


Yah... Amanda menyuruhnya untuk datang ke cafe. Alan tidak banyak bertanya dan akan bertanya nanti


Alan turun dari mobil dan masuk ke dalam cafe itu. Dia bahkan belum mengunci mobil tersebut namun apa peduli? Tentu tidak. Keluarga Graham bahkan bisa membeli sorum mobil jika satu mobil mereka hilang


Dia masuk ke dalam cafe dan menyusuri setiap meja yang ada. Matanya berhenti tepat di pojok kiri dekat dengan jendela kaca


Dia melanjutkan langkahnya dan berdiri tepat di hadapan Amanda


"Untuk apa berdiri? Duduklah" suruh Amanda


Alan menuruti apa yang dikatakan oleh Kakak Iparnya itu. Dia duduk dan seorang pegawai cafe datang membawa menu


"Pesanlah terlebih dahulu. Kita akan menunggu sampai hujan berhenti dan aku sudah mengatakannya pada Iky" ucap Amanda lagi


Alan tersenyum dan membaca satu per satu menu yang saat ini sudah ada di tangannya. Dia memesan makanan dan juga minuman karena dia baru ingat bahwa dia belum makan siang tadi. Bukan hanya dia melainkan Kakaknya dan juga adiknya serta dengan Thio juga belum makan siang sama sekali


"Apa ada masalah Kak?" tanya Alan ketika melihat wajah Amanda

__ADS_1


Amanda tersadar dan menatap Alan dengan senyumnya yang tak lupa


"Tidak ada" jawab Amanda singkat


"Kenapa kakak ada disini? Bukankah tadi aku mengantar kakak ke rumah Arafah?" tanya Alan lagi yang berusaha mencari tau ada apa sebenarnya dengan kakak iparnya ini


Amanda menghembuskan nafasnya pelan. Alan semakin penasaran ada apa sebenarnya. Dia juga bisa melihat Amanda yang berusaha menahan bendungan yang ada di kelopak matanya


"Kak apa kakak baik-baik saja?" tanya Alan pelan dengan nada khawatir


"Bibi bilang Dad dan juga Mom sedang tidak disini. Mereka pergi dari hari pernikahan kemarin dan seingat Bibi mereka pergi ke luar negeri" jawab Amanda


Alan mengelus tangan Amanda lembut namun rahangnya sudah mengeras. Dia sangat tidak suka jika sudah melihat Bunda dan juga Amanda menangis apalagi menangisi hal yang menurutnya tidak berguna


"Kenapa mereka selalu seperti itu Lan? Mereka selalu tidak ada disaat aku membutuhkan mereka. Mereka menyuruh bahkan memaksaku untuk menerima pernikahan ini dan aku menyetujuinya. Namun disaat hari pernikahan pun mereka masih saja tidak hadir. Apa aku sangat tidak penting bagi mereka?" keluh Amanda dengan suara paraunya


Alan yang duduk di hadapan Amanda kini berpindah menjadi di samping Amanda. Dia memeluk Amanda hangat


"Kak, kakak sangat penting dan kakak berhak mendapatkan kebahagiaan yang lebih" hanya itu yang bisa diucapkan oleh Alan saat ini


Karena tidak mungkin dia mengatakan yang sejujurnya pada Amanda saat ini


Amanda masih tersengal-sengal dan menarik dirinya dari pelukan Alan. Dia mengelus pipi Alan dan tersenyum hangat


"Kau sangat baik. Kakak berharap kau terus memiliki sifat seperti ini yah. Terimakasih sudah menjaga dan menghibur kakak" ucap Amanda


"Oh ayolah Kak. Kakak sangat manis jika sudah bersikap seperti ini. Dan juga aku akan terus seperti ini jika sudah menyangkut soal Kakak, Bunda dan juga Ibu. Kakak tenang saja yah dan berjanjilah untuk tidak menangis lagi. Hmmm?" jawab Alan dan memberikan jari kelingkingnya di hadapan Amanda


Amanda terkekeh pelan dan mengusap air matanya. Dia segera menautkan jari kelingkingnya dan tertawa bersama dengan Alan


Alan kembali pindah tempat dan melihat wajah Amanda yang masih sedikit lembab


"Kakak ke toilet dulu. Kau makanlah jika makanannya sudah datang" ucap Amanda dan meninggalkan Alan sendiri


"Kau hanya berhak bahagia Kak. Tunggu saja kehancuran kalian Tuan Alex dan Nyonya Irish. Kalian sudah salah membuat Kak Amanda menangis seperti tadi. Let's play" ucap Alan sinis dan mengambil ponselnya


🌻🌻🌻


__ADS_1


__ADS_2