CEO My Husband

CEO My Husband
KESALAHPAHAMAN


__ADS_3

"Hentikan ini Tuan Muda. Jangan sampai Tuan Besar mendengar kabar bahwa kau membuat keributan di Perusahaan" bisik Thio yang masih menahan tubuh sahabat sekaligus Tuan Mudanya itu


Er menatap tajam Thio dan melepaskan dirinya dari tahanan pria itu. Merapikan penampilannya dan berbalik guna untuk menahan gejolak amarah yang masih meluap luap


"Kau sadar bahwa kau sudah sangat keterlaluan, Tuan Alex?" tanyanya yang sudah kembali menatap lawan bicaranya tadi


"Maaf kan saya Tuan Muda Owner, tapi... saya tidak mengerti kesalahan yang saya perbuat apa sehingga Tuan Muda sangat marah seperti ini"


Mendengar kalimat yang baru saja dilontarkan oleh pria paruh baya itu sontak membuat api dalam diri Er kembali menyala bahkan sudah sangat besar


"Kau lihat Thio? Manusia seperti dia memang pantas untuk diberikan pelajaran lebih" ucap Er menatap tajam ke arah Thio


Pria tampan nan tinggi itu memajukan langkahnya dan tepat berdiri selangkah di hadapan pria tua yang berhasil memancing amarahnya


"Kau sungguh keterlaluan. Kau tau, bahkan semua kerjasama dan proyek yang baru saja kau dapat itu bisa dengan cepat ku gagalkan secara bersamaan.


Dan hal itu akan membuat kau dan juga istrimu itu akan tidur di jalanan malam ini dan seterusnya" ucap Owner dengan tatapan dingin yang masih dia pertahankan


"Ta---tapi saya benar benar tidak mengerti dimana letak kesalahan saya Tuan Muda"


"Sialan! Kau benar benar menguji kesabaranku. Kau tidak ingat? Kemarin kau dan juga istrimu itu menghubungi Kakak Ipar kami dan mengatakan ingin bertemu dengan nya


Kalian mengatur waktu dan juga tempat yang akan kalian gunakan. Namun yang kami dapat apa? HAH?" jelas Er yang sudah mulai meninggikan suaranya

__ADS_1


"KALIAN BAHKAN TIDAK MENGHUBUNGI KAKAK IPAR KAMI HANYA SEKEDAR MEMBATALKAN PERTEMUAN ITU. Kalian membuatnya menunggu seperti orang bodoh karena tanpa kepastian yang jelas


Dan setelah itu, kalian bahkan tidak menghubunginya untuk sekedar meminta maaf dan menjelaskan alasan kenapa kalian tidak datang. Apa kau masih pantas dijadikan sebagai orangtua dari Kakak Iparku hah?" lanjut Er lagi


"Tunggu sebentar Tuan Muda. Sepertinya ada kesalahan disini. Saya bahkan tidak tau bahwa Puteri ku akan datang ke rumah untuk menemui kami"


"Apa?"


Mendengar jawaban yang diberikan oleh Alex, Owner langsung menatap sahabat sekaligus tangan kanan nya itu


Tampak Thio yang juga menekuk kedua alis tebalnya. Bingung mendengar penjelasan dari lawan bicara Tuan Mudanya itu


"Maaf Tuan Alex, tapi kemarin Nona Amanda datang ke kediaman kalian dengan tujuan ingin menemui kalian berdua. Dan itu pun atas suruhan dari Istri anda melalui telepon" bukan Er yang menjelaskan melainkan pria tampan satunya, Thio


Er mendudukkan dirinya dan diikuti oleh Alex. Mendadak hening, semuanya bingung akan kondisi yang terjadi


Saya tidak akan segan segan menghancurkan segalanya yang menjadi milik kalian berdua, jika kalian berani membuat Kakak Ipar dan Menantu Keluarga Graham sedih atas sikap dan ucapan kalian. Cam kan itu" jelas Er dan berjalan keluar meninggalkan ruangan itu


🌻🌻🌻


"Sialan! Ternyata istri nya jauh lebih jahat. Bagaimana bisa Kak Amanda bertahan berada dalam satu atap dengan mereka berdua?" ucapan Er sembari memukul setir mobil pribadinya


Setelah melangkah keluar dari ruangan nya sendiri, pria itu memutuskan untuk pergi menemui Dokter kecilnya

__ADS_1


Mengingat janjinya tadi pagi yang akan menjemput wanita itu dan makan siang bersama


Mobil mewah berwarna silver itu kini sudah memasuki kawasan Rumah Sakit. Setelah mematikan mesin mobil dia langsung turun dari kendaraan mewah itu


"Lupakan itu Er. Jangan sampai kau melampiaskan nya kepada Ling Ling" bisik nya pada diri sendiri


Seperti biasa setiap dia melangkah kemana pun pasti akan dan selalu ada tatapan memuja yang diarahkan kepadanya.


Bukannya merasa tersanjung, justru hal itu membuat Owner merasa muak. Rasanya dia ingin menghilangkan semua manusia itu


"Owner"


Teriakan itu berhasil membuat langkah kaki itu berhenti sejenak dan menoleh ke belakang. Sebenarnya tanpa dia menoleh pun, dia sudah tau siapa yang berteriak dengan menyebutkan namanya begitu lantang


"Wahhh seperti nya hari mu terlihat sangat buruk Tuan Muda. Ayolah, kau akan menemui Dokter Ling Ling dengan wajah seperti itu? Apa kau becanda hah?" ucap Andy yang langsung merangkul lawan bicaranya itu


"Dimana dia?" bukannya menjawab, Andy justru mendapatkan pertanyaan juga


"Huft. Jika kau bukan sahabatku maka sudah bisa dipastikan aku akan menendang mu sekarang juga. Dia masih rapat bersama dengan Direktur"


Owner menganggukkan kepalanya mengerti dan kembali mendengarkan ocehan dari sahabatnya itu.


Er tidak merasa risih, justru dia merasa bahwa kehadiran Andy dan juga Thio sudah sangat membantu dirinya mendapatkan warna tersendiri dalam kehidupan nya sendiri

__ADS_1


Walau tidak dapat dipungkiri bahwa Er sangat sulit untuk berinteraksi dengan mereka dalam waktu cepat. Namun segala ocehan dan tingkah laku kedua sahabatnya itu berhasil membuat dia menampilkan senyuman milik nya walau hanya sesingkat dan se tipis itu


🌻🌻🌻


__ADS_2