
Rizky duduk di taman dekat dengan kolam renang rumah besar milik keluarganya. Alan berdiri di samping Rizky
"Duduklah. Kali ini aku ingin mendengar segalanya sebagai sesama pria" kata Rizky
Alan sedikit ragu namun seketika Rizky menatapnya dengan tajam
"Mulailah" Rizky menyisakan kakinya dan melipat tangannya di depan dada
Alan menghela nafasnya pelan dan bersiap untuk menceritakan segalanya walaupun sebenarnya dia sangat gugup jika harus mengobrol serius dengan Tuan Muda nya ini.
Namun melihat mimik wajah Rizky saat ini, dia rasa dia memang harus segera membuka mulutnya untuk menceritakan segala tentang dirinya sendiri
"Tuan Muda aku melamar pekerjaan sebagai OB waktu itu di perusahaan Graham namun Tuan Besar menerima ku untuk menjadi supir pribadi Tuan Muda sekaligus membantu segala yang Tuan Muda butuhkan.
__ADS_1
Aku hanya lah tamatan SMP saja Tuan Muda. Tinggal di daerah terpencil di Negara N. Saya berani pergi jauh meninggalkan segalanya di sana Tuan Muda. Itu saja yang belum Tuan Muda ketahui" jelas Alan dengan menundukkan kepalanya
Rizky yang mendengarkan hanya diam saja tak berani untuk menyela sedikit pun dengan mata yang terpejam namun pendengarannya masih berfungsi dengan bagus
"Alan apa yang Bunda katakan memanglah benar. Jika memang kau ingin melanjutkan pendidikanmu maka silahkan saja. Kau bisa mengantarkan ku dan pergi ke sekolah jika sudah selesai datanglah ke kantor menungguku" jawab Rizky setelah diam beberapa saat
"Kau bisa menggunakan mobil itu jika kau ingin pergi ke sekolah. Tapi semua ku serahkan pada dirimu Alan" lanjut Rizky yang saat ini sudah menatap pria yang ada di sampingnya itu
Alan memandang mata Rizky baru kali ini dia berani menatap kembali mata dari Tuan Muda nya itu. Rizky berdiri dan meninggalkan Alan yang masih termenung
🌻🌻🌻
Setelah selesai membersihkan dirinya, Rizky duduk di sofa yang ada di dalam kamarnya. Mengambil ponselnya dan mencari nama seseorang
__ADS_1
Panggilan yang dia lakukan masih belum terjawab dan kemudian orang yang saat ini dia hubungi mengangkat teleponnya
"Besok datanglah ke kantor" perintah Rizky
'Kenapa aku harus datang ke kantormu? Kita masih belum menikah Tuan Muda' Jawab wanita di seberang sana
Amanda... Saat ini orang yang dihubungi oleh Rizky adalah Amanda
"Justru karena kita belum menikah makanya aku menyuruhmu untuk datang. Alan akan menjemput mu setelah dia mengantarkan ku ke kantor. Jam 9 pagi kau sudah harus ada di ruanganku. Jika kau terlambat semenit atau bahkan sedetik saja maka Terima saja hukuman yang akan ku berikan" jelas Rizky sambil melihat layar tablet miliknya
'Kau ini benar-benar memaksakan segala hal' omel Amanda
"Tidurlah. Aku benar-benar tidak ingin ada kantung mata berwarna hitam di acara pernikahan nanti" tutup Rizky sepihak
__ADS_1
Rizky memandang ponselnya dan melihat foto gadis yang sebentar lagi akan menjadi Nona Muda Graham. Foto yang sangat manis dan polos itu berhasil membuat Rizky menampilkan senyum nya sekilas
🌻🌻🌻