CEO My Husband

CEO My Husband
(WITH) HER(2)


__ADS_3

Amanda dan Rizky pun keluar dari ruangan dan masuk ke dalam lift pribadi.


"Kau ingin makan apa?" suara berat itu memecahkan keheningan


"Hmmm aku tidak tahu. Bagaimana jika hari ini kita ke tempat perbelanjaan saja. Mau yah?" jawab Amanda sambil menggoyangkan tangan Amanda


Rizky hanya berdehem. Ini suatu keajaiban karena sejarah hidupnya Rizky, dia tidak akan mau ke tempat yang namanya Mall itu kecuali di desak oleh Bundanya


Ada apa sebenarnya dengan Rizky


Lift pun terbuka dan dengan santainya Rizky menggenggam tangan mungil milik Amanda. Sontak Amanda kaget namun dia menunjukkan wajah yang biasa saja


Ada banyak sorot mata yang melihat ke arah mereka


'Oh astaga, mengapa semakin hari mereka semakin membuat suasana kantor panas?'


'Apakah mereka benar-benar akan menikah?'


'Aku sangat iri melihat tangan Nona itu digenggam begitu kuat oleh Tuan Muda'


Bisik-bisik itulah yang di dengar oleh Amanda. Namun tangannya semakin erat di genggam oleh Rizky. Mereka terus berjalan melewati semua orang


Amanda dan Rizky masuk ke dalam mobil yang sudah di parkirkan oleh Alan di depan pintu masuk kantor


"Kau bisa pergi Alan. Aku akan menyetir sendiri" perintah Rizky dan dijawab dengan anggukan patuh oleh Alan


Mobil hitam itu pun melaju meninggalkan halaman kantor


🌻🌻🌻


"Kau yakin kita akan ke Mall?" tanya Rizky sekali lagi di saat lampu merah


Amanda hanya menganggukkan kepalanya semangat. Rizky kembali fokus pada jalanan yang kini tengah padat

__ADS_1


Sesekali Rizky melirik ke arah Amanda namun gadis itu sedang menatap ke luar jendela


"Apa ada sesuatu yang menganggu pikiranmu Amanda?" suara berat milik Rizky berhasil membuat Amanda menoleh


Amanda menunduk sebentar lalu menatap Rizky namun yang di tatap kembali fokus ke jalanan. Lampu merah sudah berubah menjadi hijau dan mobil milik mereka kembali berjalan


"Ada namun saat ini aku masih belum bisa membaginya atau menanyakannya denganmu" jawab Amanda sambil memainkannya tali tas selempang nya


Rizky hanya berdehem dan melirik ke arah Amanda


🌻🌻🌻


Mereka sudah memarkirkan mobil mewah itu di parkiran Mall. Rizky dan Amanda pun turun dan Rizky langsung menggenggam tangan mungil Amanda


Seakan-akan dia ingin memberitahu kepada semua manusia yang ada di situ bahwa dia benar-benar serius menjalin hubungan dengan gadis yang saat ini berjalan bersamanya


Semua mata melihat mereka. Ada yang langsung mengambil gambar dan Memvidiokan nya. Rizky hanya menghiraukannya dan terus berjalan masuk


"Aku ingin ice cream" jawaban yang begitu antusias membuat Rizky menatapnya heran


"Bukankah kau mengatakan bahwa kau sangat lapar?" nada suara Rizky berubah menjadi dingin


"Oh ayolah, aku begitu ingin Ice Cream saat ini. yah walaupun aku juga lapar" wajah Amanda begitu imut


Ingin rasanya Rizky mencubit pipi berwarna putih dan selembut kapas itu sekarang juga. Namun dia tidak bisa


Rizky tak menjawab dan langsung menarik tangan Amanda. Mereka naik ke lantai atas menggunakan eskalator


"Ck dasar. Aku sudah bilang aku ingin ice cream itu" Amanda mengomel pelan namun masih bisa di dengar oleh pria tampan nan tinggi itu


Rizky menatap tajam Amanda. Namun itu tidak berlangsung lama, karena dia sangat geram melihat wajah Amanda yang begitu imut seperti anak kecil


Mereka pun kembali berjalan menyusuri lantai 3. Dan masuk ke dalam sebuah tempat makan yang lumayan ramai

__ADS_1


Rizky langsung memilihkan tempat untuk mereka berdua. Tepat di pinggir dekat dengan kaca besar dan pemandangan yang begitu menyejukkan mata


"Pesan yang kau mau Amanda" perintah Rizky yang sudah tidak tahan melihat wajah Amanda yang masih saja ngambek padanya


Amanda pun memesan semua makanan yang dia suka begitu pun dengan Rizky


"Aku ke toilet sebentar. Dan jangan coba-coba untuk pergi" suara dingin Rizky berhasil membuat bulu kuduk Amanda berdiri


Rizky meninggalkan Amanda dan berjalan ke toilet. Amanda mengambil ponselnya dan membuka akun instagram nya dan tidak lupa mengabadikan foto pemandangan yang ada di depan matanya


Sekitar 10 menit, Rizky kembali dan merapikan jas miliknya. Makanan yang mereka pesan tadi sudah tersedia di atas meja. Dia melihat wajah Amanda yang sudah tersenyum


Tanpa sadar Rizky juga ikut tersenyum kecil. Entah mantra apa yang diberikan oleh Amanda sehingga mampu membuat Rizky ikut bahagia dengannya


Mereka menikmati segala jenis makanan tersebut. Rizky membersihkan mulutnya mengenakan serbet begitu pun Amanda. Dan... Rizky mengambil ponsel Amanda begitu saja


Amanda merasa tak keberatan karena apa yang harus dipermasalahkan? Karena tidak ada apa pun di dalam ponselnya


Namun sesuatu terjadi di luar dugaan. Rizky menggenggam tangannya dan mengabadikan moment tersebut


Amanda melotot dan ingin mengomel serta merebut kembali ponselnya. Namun Rizky dengan sigap memasukkan ponsel itu ke dalam saku celananya


Amanda diam dan menghela nafasnya panjang. Namun itu tak terjadi lama. Karena makanan penutup yang disediakan berhasil membuat Amanda tersenyum kembali


Ice Cream yang sedari tadi begitu dia inginkan sudah ada di depan matanya. Dia menatap Rizky namun Rizky bersikap datar


"Tidak bisakah kau tersenyum manis sekali saja Tuan Muda Rizky? Suasana yang bagaimana yang mampu membuatmu tersenyum?" Amanda bertanya heran


"Terimakasih untuk Ice Cream nya" lanjut Amanda dan langsung menyendokkan ice cream tersebut



🌻🌻🌻

__ADS_1


__ADS_2