
Hari ini Rizky sengaja mengosongkan jadwalnya di kantor. Lyla menyuruhnya untuk bertemu dengan nya jam makan siang sampai malam nanti
"Alan kita pergi sekarang" ajak Rizky kepada Alan yang menunggunya di luar ruangannya
Alan langsung mengikuti langkah Tuan Muda Rizkynya dan membukakan pintu untuknya
Alan yang sudah tau kemana tujuan mereka tanpa bertanya pun langsung melakukan mobil milik Tuannya
🌻🌻🌻
Rizky turun dan langsung masuk ke salah satu cafe mewah. Resepsionis langsung tau siapa dan dimana meja yang harus di datangi oleh Rizky
"Bunda" sapa Rizky setibanya di meja VIP
Lyla yang sedang menikmati teh siangnya melihat Rizky dan tersenyum "Kau sudah tiba? Duduklah. Kita akan makan siang terlebih dahulu"
Beberapa pelayan cafe mendatangi meja mereka dan langsung menyiapkan berbagai makanan di atas meja. Sebelumnya Lyla memang sudah memesan semua makanan kesukaan Rizky
Mereka berdua makan dengan nikmat dan tak terasa semua makanan itu habis tak tersisa
"Baiklah Bunda katakan ada apa Bunda ingin menghabiskan waktu denganku" tanya Rizky sambil duduk tegak memandang Bunda nya
Lyla membersihkan mulutnya "Temani Bunda untuk berbelanja yah"
__ADS_1
Rizky menatap Lyla tak percaya dengan permintaan Bunda nya itu. Tak ingin menolak akhirnya Rizky berdiri dan memberikan tangannya untuk digenggam oleh Lyla
Semua mata para pengunjung cafe itu memandang adegan itu. Banyak yang mengambil foto mereka secara terbuka
Karena siapa yang tidak mengenal keluarga Graham? Seluruh penghuni di Negara T ini mengenal baik sejarah keluarga Graham
"Ayo Alan, kita ke tempat perbelanjaan" suruh Rizky setelah memasuki mobil
Alan langsung melajukan mobil itu dengan kecepatan normal
"Alan apa kau sudah makan siang?" tanya Lyla menatap Alan lewat kaca
"Sudah Nyonya" jawab Alan sambil tersenyum
Begitulah keluarga Graham, mereka akan sangat menghormati orang-orang yang memang menurut mereka patut untuk dihormati
Rizky diam tak menjawab pertanyaan dari Bundanya itu
🌻🌻🌻
Rizky masuk bersama Lyla dan diikuti oleh Alan dibelakang mereka. Lyla sengaja meminta Rizky agar tidak memanggil para bodyguard kemari karena dia ingin berbelanja layaknya orang awam biasa
"Katakan pada Bunda Ky, kau mau acara pernikahan yang bagaimana?" tanya Lyla menaikkan kepalanya memandang Rizky yang tinggi
__ADS_1
"Bunda aku sudah katakan semua ku serahkan pada Amanda" jawab Rizky
Lyla hanya menghela nafasnya pelan dan terus berjalan menyusuri besarnya Mall ini
"Kali ini Bunda mau kau menuruti perkataan Bunda. Bisakah?" tanya Lyla kepada Rizky dengan serius
Rizky menganggukkan kepalanya pasrah
"Bunda mau kau pilihkan perhiasan yang cocok dengan Amanda. Perhiasan itu yang akan dia pakai nanti di pernikahan" suruh Lyla
Rizky memandang semua perhiasan yang ada di hadapan mereka. Melihat satu per satu dan matanya berhenti pada sebuah kotak perhiasan lengkap
Matanya seperti tak ingin berhenti memandang keindahan berlian yang ada pada perhiasan
"Kau memilih itu sayang?" Lyla membuat Rizky sadar
"Mungkin itu akan cocok dengannya" jawab Rizky seadanya
Mengerti dengan apa yang Rizki katakan. Pemilik toko itu langsung saja mengeluarkannya dan meletakkan nya diatas meja kaca
Lyla menatap Rizky namun Rizky hanya memandang itu dengan dinginnya
__ADS_1
("Amanda ku akan bahagia jika menjadi menantu dan juga Istri dari Keluarga Graham kami") Batin Lyla sambil tersenyum hangat
🌻🌻🌻