
Karena sudah terlalu lama menunggu datangnya Rizky akhirnya Amanda tertidur di sofa panjang yang ada di ruangan itu
Rizky keluar dari ruangan meetingnya dan langsung melepaskan kancing lengan kemeja dan juga melonggarkan dasi yang dia kenakan
"Apa Amanda sudah sampai?" tanya Rizky kepada Nandini
"Sudah Tuan Muda. Nona Amanda diantar oleh seseorang dengan menggunakan mobil berwarna merah. Saat ini dia sudah ada di ruangan Tuan Muda" Rizky mendengarkan sambil berpikir siapa yang mengantarkan calon istrinya itu
Rizky terus berjalan dan akhirnya memasuki ruangannya dengan Nandini yang sudah tidak mengikutinya
Matanya mencari keberadaan gadis itu dan berhenti di sofa panjang di dalam ruangannya. Rizky melemparkan jas hitamnya dan mendekat ke arah Amanda
("Apa kau belum bisa merasakan kenyamanan di dekatku Amanda?") Batinnya dan menyingkir kan helaian rambut yang menutupi wajah dengan kulit putih bersih itu
Rizky melihat setiap lekuk tubuh Amanda dan pada akhirnya dia mengangkat Amanda menuju kamar pribadi yang ada di ruangannya. Dia pun berganti pakaian dan keluar
"Alan datanglah ke ruanganku sekarang" perintah Rizky lewat telpon kepada Alan
Tak butuh waktu lama dan Alan sudah masuk ke dalam ruangan milik Tuan Mudanya itu
"Aku mau kau mencari tahu siapa yang mengantarkan Amanda tadi ke kantorku. Aku mau hasil nya sebelum Amanda bangun" Rizky menyuruh Alan tanpa melihatnya sedikit pun
__ADS_1
Alan yang mengerti situasi hati Tuan Mudanya langsung keluar dan menuju ke ruang CCTV.
("Apa Tuan Muda sudah menyukai Nona Amanda? Kenapa dia jadi posesif seperti ini?") Alan bertanya dalam hati sepanjang perjalanan menuju ke ruang CCTV
Rizky kembali menyibukkan dirinya dengan beberapa berkas yang ada di atas mejanya. Namun entah bagaimana tapi dia sama sekali tidak bisa konsentrasi
Dia memutuskan untuk masuk ke dalam kamar pribadinya. Melihat Amanda yang begitu terlelap akhirnya Rizky juga merebahkan dirinya di samping Amanda
🌻🌻🌻
Amanda merasa perutnya sangat berat dan akhirnya dia membuka matanya dan memandang ke belakang tubuhnya. Bisa dilihat mata Amanda saat ini membulat sempurna karena Tuan Muda yang akan menjadi suaminya dalam waktu dekat ini sedang memeluknya dari belakang
Entah apa yang terjadi dengan Amanda, dia langsung saja menuruti apa yang diperintahkan oleh Tuan Muda Graham nya
Ting
Ponsel milik Rizky berbunyi dan dengan terpaksa Rizky mengambilnya di atas meja yang saat ini ada di belakangnya
Rizky membaca pesan tersebut dan dia begitu emosi
"Berbaliklah Amanda sekarang" tegasnya dan sudah melepaskan pelukannya di perut Amanda
__ADS_1
Amanda berbalik dan kedua matanya langsung bertemu dengan mata Rizky
"Siapa yang mengantarmu tadi ke kantor ku?" pertanyaan itu langsung saja keluar dari mulut Rizky
"Satria. Kami bertemu di saat aku jatuh di tengah perjalanan dan dia mengantar ku hingga ke kantormu ini" Amanda begitu polos menjawabnya dengan jujur
Cuppp
Rizky langsung mengulum bibir Amanda dengan tiba-tiba. Amanda sangat kaget dan kedua matanya membulat lagi melihat aksi tiba-tiba Rizky
Rizky melepaskan ciumannya dan menatap Amanda "Kau sebentar lagi akan menjadi istriku dan menjadi Nona Muda Graham. Kenapa kau masih berani berjalan dengan lelaki lain Amanda? Itu hukuman bagimu"
Amanda masih berusaha mencerna tiap kalimat yang dikeluarkan oleh Tuan Muda Graham tadi. Dia masih menatap wajah Rizky yang sudah kembali menutup matanya
"Tidurlah sebentar lagi kita akan makan siang. Dan biarkan aku memelukmu seperti ini" Suara berat Rizky kembali terdengar dan Amanda langsung memejamkan matanya tanpa berbalik lagi
Menyadari suasana hening akhirnya Rizky membuka matanya dan melihat bahwa Amanda sudah tidur lagi tanpa membelakangi dirinya. Sekilas senyumnya muncul dan dia memegang bibirnya yang masih basah
("Segala tubuhmu hanya akan milikku Nona Amanda Arafah. Terutama bibir ini") batinnya dan kembali menutup matanya dengan tangan yang memeluk Amanda begitu erat
🌻🌻🌻
__ADS_1