
Owner masih senantiasa duduk di sofa berwarna cream nan luas itu. Dengan handphone canggih miliknya yang senantiasa dia mainkan.
Tidak ada rasa jenuh atau kesal yang dia rasakan. Entah lah, biasanya seorang Tuan Muda Owner akan sangat mudah terpancing amarah dan kesal karena menunggu terlalu lama. Namun untuk kali ini, hanya untuk menunggu Dokter kecil yang beberapa saat belakangan ini bermain bersama nya, dia mengubur dalam dalam semua itu
"Maafkan aku Er. Aku tidak tau jika rapat kali ini begitu lama. Maaf yah"
Ketika mendengar suara perempuan yang begitu dia kenali, dia mengangkat kepala nya dan menatap wanita yang saat ini sudah sibuk melepaskan jas dokter milik nya
"Tidak masalah"
Ling Ling mengalihkan perhatiannya dan menatap pria muda di hadapannya. Tatapan mereka begitu dalam dan diputuskan oleh Ling Ling
"Kau pergi lah dulu ke parkiran. Aku akan menyusul secepatnya" ucap gadis itu dan melangkah kan kaki kecilnya itu masuk ke dalam ruang ganti yang ada di dalam ruangan nya
"Aku akan menunggu"
Cihhh, sifat es batu milik Tuan Muda Owner sudah kembali melekat di dalam tubuhnya
Kembali memfokuskan dirinya menatap ke layar ponsel miliknya. Dengan raut wajah datar yang tak pernah lepas dari kehidupannya
🌻🌻🌻
__ADS_1
"Maaf yah, kau selalu saja menunggu setiap kali ingin keluar bersama ku" lirih Ling Ling sembari menundukkan kepalanya merasa bersalah
Owner melirik ke kursi penumpang tapi hanya sebentar. Kembali fokus menyetir dan tersenyum kecil
"Sudah seharusnya" jawabnya singkat
Terlihat jelas, kini kedua alis milik gadis putih itu hampir menyatu.
"Apa kau salah sarapan hari ini, Tuan Muda?" tanya nya begitu polos dengan tatapan yang juga sudah mengarah ke arah pria tampan itu
"Kenapa bertanya seperti itu?"
"Hmmm"
Ling Ling masih senantiasa menatap ke arah pria itu dengan tatapan polosnya. Sedangkan objek yang ditatap hanya fokus menatap jalanan yang mereka lalui
("Mengapa dia begitu manis saat menatap ku seperti itu?") batin Owner berusaha menahan dirinya sendiri untuk tidak menampilkan senyumannya
"Kau ingin makan apa?"
"Hmmm seperti nya makan yang berkuah di cuaca seperti ini lumayan juga. Bagaimana kalah kita makan pangsit saja, Tuan Muda?" jawab Ling Ling begitu antusias sembari membayangkan makanan yang begitu ingin dia santap
__ADS_1
"Tidak"
"Jangan mengajak ku berdebat. Kau bertanya ingin makan apa dan aku sudah menjawab"
"Tidak. Kau harus makan nasi" jawab Owner sembari melirik singkat ke sampingnya
"Lalu untuk apa kau bertanya jika mengambil keputusan sendiri. Cih dasar tidak jelas" omel Ling Ling dan langsung membuang tatapan matanya menatap ke luar jendela
Senyum kecil bisa terlihat di bibir pria itu. Tangan kekar sebelah kirinya terangkat dan berhenti di atas kepala gadis itu
"Tak apa. Lain kali kita akan makan itu hmmm. Saat ini kau lebih membutuhkan asupan nasi. Tidak lucu jika nanti kau diperiksa oleh Dokter lain padahal kau sendiri seorang Dokter.
Kau juga Dokter, harusnya kau tau jelas proses kesehatan yang baik untuk diri kita. Keinginan mu itu hanya akan enak sesaat namun dapat menambahkan penyakit baru dalam tubuh mu ini. Patuh lah sedikit, Dokter Ling Ling" jelas Owner dengan tangan yang sudah mengelus rambut panjang milik gadis itu
Ling Ling mengerjabkan kedua kelopak matanya. Terkejut mendengar penjelasan yang begitu panjang yang diucapkan oleh manusia kulkas seperti Owner ini
Dan tanpa sadar, gadis yang sudah menjadi Dokter paling muda itu mengangguk patuh sesuai dengan omongan terakhir yang diucapkan oleh pria di samping nya itu.
Ternyata perlakuan dan juga omongan panjang yang dibuat oleh Owner Graham langsung membuahkan hasil yang baik
🌻🌻🌻
__ADS_1