CEO My Husband

CEO My Husband
ANCAMAN


__ADS_3

Sudah 2 hari Amanda sadar dan yang selalu menemaninya ialah Rizky dan juga Alan. Walaupun terkadang Bryant juga menjenguk namun disaat Amanda sedang tertidur pulas


Hal itu dia sengaja agar Amanda tidak merasa canggung dengan keberadaan calon mertuanya itu


"Dad Mom kalian datang?" tanya Amanda nampak terkejut dengan orang yang membuka pintu ruangannya


Irish dan juga Alex langsung memeluk Puteri nya itu. Amanda sontak lebih kaget karena tak biasanya sikap mereka seperti itu


"Apa kau sudah merasa lebih baik hmmm?" tanya Irish kepada Puteri tunggal nya itu


Alex mendudukkan dirinya di sofa yang ada di ruangan milik puterinya itu.


"Amanda kenapa kau berbuat seperti itu? Apa kau tidak menyayangi kami hah?" Alex bertanya menatap Amanda dengan tatapan dingin


Amanda menundukkan kepalanya tidak berani menjawab Dady nya yang saat ini sedang menatap nya seperti itu


Irish duduk di samping tempat tidur Amanda dan memegang tangan Amanda


"Dengarkan Mom Amanda, nikahlah dengan Tuan Muda Rizky. Jika kamu tidak ingin menikah dengannya maka kamu membuat Mom kecewa dan jangan harap Mom menganggap mu seperti anak Mom lagi. Apa kau mengerti?" tangan Irish begitu kuat menggenggam tangan Amanda

__ADS_1


Amanda berusaha dengan keras untuk melepaskan genggaman Momy nya namun hasilnya tidak bisa.


Pintu terbuka dan Irish seketika melepaskan genggamannya di tangan Amanda dan bersikap manis kepada Puterinya itu


"Maaf Tuan dan Nyonya Arafah waktu jam besuk sudah habis. Silahkan tinggalkan Nona Amanda untuk beristirahat" Alan masuk dan bersikap dingin menyuruh kedua orangtua Amanda untuk keluar


Tanpa mereka tahu ada CCTV kecil yang diletakkan Rizky waktu Amanda terlelap. Menjaga jaga ada bahaya yang datang atau kejadian yang lalu kembali dia perbuat


Alex berdiri dan mengusap puncak kepala Amanda dengan lembut namun tatapannya begitu tajam. Seakan mengisyaratkan agar dia melakukan apa yang istrinya katakan tadi


Irish pun menyusul dan tinggallah Amanda bersama dengan Alan


Amanda hanya menganggukkan kepalanya dan menunduk menahan air matanya agar tidak tumpah di depan Alan orang kepercayaan calon suaminya


Alan pun keluar meninggal kan Amanda yang masih menundukkan kepalanya


🌻🌻🌻


Rizky sudah memantau kejadian di Rumah Sakit dan dia tidak bisa melihat calon Nona Graham nya disakiti seperti itu.

__ADS_1


Ketika dia melihat raut wajah Amanda menahan sakit dia langsung menyuruh Alan untuk masuk dan mengusir kedua orang yang gila jabatan itu


Tokk tokk tokk


Rizky menatap pintunya dan mempersilahkan orang tersebut untuk masuk


"Ini berkas yang Tuan Muda minta" Alan menyerahkan berkas berkas itu


"Maaf Tuan Muda, apakah Nona melakukan hal yang membuatnya terluka lagi?" lanjut Alan setelah meletakkan berkas tersebut


"Tidak. Dia hanya menangis dan... sudah terlelap" jawab Rizky dan langsung mematikan tablet nya dan kembali kepada kesibukannya


"Dengar Alan, secepatnya saya ingin acara pernikahan ini dilakukan dengan sempurna. Saya tidak ingin ada kekurangan apapun. Sesekali tanyakan pendapat Nona Amanda mengenai dekorasinya" suruh Rizky menatap Alan


Alan mengerti dan langsung keluar dari ruangan Tuan Mudanya itu sambil mengambil ponselnya dan menelepon seseorang


🌻🌻🌻


__ADS_1


__ADS_2