CEO My Husband

CEO My Husband
PESTA AYAH?(1)


__ADS_3

"Kau ingin menggunakan kemeja warna apa hari ini?" tanya Amanda sembari melihat-lihat semua kemeja yang tergantung jelas di lemari kaca khusus untuk Rizky


Rizky berjalan mendekat dan memeluk tubuh Amanda dari belakang. Ikut menatap ke depan sembari memilih warna yang dia inginkan hari ini


"Menurutmu aku lebih cocok menggunakan warna apa hari ini Istriku?" tanya Rizky kembali


Amanda tersenyum lalu mengambil satu kemeja berwarna hitam dan langsung mengambil jas yang menurutnya akan serasi jika dikenakan oleh Rizky


"Baiklah. Aku akan memakai apapun yang kau pilih. Aku akan bersiap sekarang" ucap Rizky mencium kepala Amanda dan berjalan meninggalkan gadisnya itu


Amanda terkekeh sembari menggelengkan kepalanya melihat tingkah dari Rizky yang terkadang seperti anak kecil jika sudah diberikan kemanjaan yang tiada tara


Dia meletakkan semuanya di atas tempat tidur. Dimulai dari kemeja, jas, celana, jam tangan, dasi dan juga kaos kaki beserta dengan sepatu yang akan digunakan Rizky


Amanda memilih untuk keluar melihat apakah Bunda membutuhkan bantuannya atau tidak. Walaupun ada banyak pekerja di rumah ini, tapi tetap saja Amanda masih sangat ingin jika dia diizinkan untuk memasak di dapur


Satu per satu anak tangga sudah dituruni oleh Amanda dengan hati-hati. Melihat Bundanya yang duduk di depan benda tipis dengan layar lebar itu.


Amanda menghampiri wanita paruh baya itu dan duduk di sampingnya


"Bunda sakit?" tanya Amanda langsung menatap Lyla dengan khawatir


Lyla tampak sedikit terkejut karena Amanda sudah duduk di samping dirinya. Dia memukul telapak tangan Amanda dengan pelan sembari memberikan senyum tulusnya


"Tidak sayang, Bunda baik-baik saja. Kenapa bertanya seperti itu hmmm?" jawab Lyla dengan lembut


"Syukurlah jika Bunda baik-baik saja. Aku hanya heran kenapa pagi ini Bunda tidak repot menyiapkan sarapan? Padahal hari biasanya Bunda akan berjalan dengan cepat dan aku akan langsung membantu" jawab Amanda dengan wajah yang sangat lucu


Lyla terkekeh dan mencubit pipi menantu kesayangan nya itu dengan gemas


"Ayahmu mengatakan bahwa akan ada tamu hari ini. Jadi dia mengatakan pada Bunda untuk menyiapkan segalanya. Jadi yah begini lah, Bunda duduk disini dan mencatat segal keperluan yang dibutuhkan" jawab Lyla memperlihatkan catatan yang sedari tadi dia kerjakan


Amanda mengangguk sebentar dan tersenyum kearah Bundanya itu.


"Maaf nyonya, sarapan pagi sudah selesai disajikan" ucap salah satu pelayan yang sedari tadi menyajikan semua sarapan pagi


Amanda dan Lyla berdiri, dengan tangan Amanda yang sudah digenggam oleh Lyla. Mereka berjalan bersama menuju meja makan bersamaan dengan datangnya semua Pria tampan yang tinggal di kediaman Amanda ini dan jangan lupakan gadis cantik yang sebentar lagi akan menyandang nama Graham secara Sah yaitu Zainal


"Pagi Ayah" sapa Amanda dengan wajah yang bersemangat


"Pagi Putriku sayang. Ayo duduklah dan sarapan bersama" jawab Bryant sembari mengusap kepala Amanda


Semua duduk di posisinya masing-masing dengan wajah yang sedikit mengeluarkan cahaya. Kemungkinan akan terjadi banyak hal baik hari ini sehingga menampilkan senyum masinh-masing


"Zaen, bagaimana kegiatan mu di sekolah? Apa semua berjalan dengan baik?" tanya Bryant di tengah sarapannya


Zaen meneguk air mineral yang ada di hadapannya dan tersenyum menatap Bryant langsung

__ADS_1


"Semuanya sudah berjalan dengan baik Ayah. Dan sudah selesai dengan baik juga" jawab Zaen lembut


"Baguslah jika memang begitu. Apa hari ini kau libur?" lanjut Bryant bertanya


"Iya Ayah, sampai 3 hari ke depan kami akan libur untuk beristirahat sebentar. Lalu akan masuk kembali" jawab Zaen lagi


"Kalau begitu, kau bisa menghabiskan waktu dengan Kakak Ipar mu Amanda bukan?"


Amanda menaikkan sebelah alisnya dan menatap Ayah mertuanya itu.


"Tentu saja bisa Ayah. Kak Amanda mau aku temani kemana Kak?"


"Hah?" tanya Amanda dengan wajah polosnya


Melihat wajah Amanda yang seperti itu sontak membuat semuanya terkekeh pelan termasuk Rizky suaminya itu. Amanda ikut terkekeh dengan menutup wajahnya merasa malu


"Bunda akan sibuk menyiapkan beberapa keperluan bersama dengan Ayah. Jadi kalian berdua Menantu sekaligus Calon Menantu Ayah yang cantik nan baik hati pergilah kemana pun kalian inginkan. Dengan Thio yang Ayah tunjuk secara resmi untuk menjaga kalian kemana pun. Bagaimana?" jelas Bryant dengan kedua alisnya yang sudah naik turun


Semua tampak bingung dan saling melemparkan tatapan tak mengerti


"Sebentar Ayah, dedek Owner tidak mengerti sama sekali. Memangnya Bunda mau mempersiapkan apa dan untuk apa?" tanya Er yang juga membuat wajahnya sedikit menjijikkan


"Hentikan Er. Jangan memasang wajah seperti itu. Kau membuatku kehilangan selera untuk makan" hardik Alan meletakkan sendok di tangannya itu


Er menampilkan deretan giginya itu dan menggaruk pipinya itu


"Acara? Dalam hal?" tanya Rizky singkat


"Tidak ada hal penting. Ayah sudah lama tidak mengadakan pesta atau acara kecil-kecilan. Jadi malam ini Ayah akan mengundang semua rekan bisnis Ayah dan keluarga lainnya"


Semua diam mengerti dan menurut saja. Karena status Bryant yang jauh lebih tinggi dan dikenal banyak manusia, jadi wajar saja jika pria paruh baya itu akan mengadakan pesta yang dia inginkan


"Dan kalian bertiga" ucap Bryant menatap ketiga putranya secara bergantian satu per satu


"Setelah makan siang berakhir, jumpai Ayah di kantor Ayah. Tidak ada alasan atau pun keterlambatan" lanjut Bryant yang menyendokkan makanan terakhir ke dalam mulutnya


Rizky ingin membantah namun mendengar kalimat tak ada alasan sudah keluar dari mulut sang Ayah maka mau tidak mau dia harus langsung melakukan nya


Semua kembali diam dan melanjutkan sarapannya. Tak lama kemudian sarapan selesai dan semua piring kotor sudah diangkat oleh beberapa pekerja


"Amanda, Zaen, jika ingin pergi berhati-hatilah dan jangan berjalan jauh dari pandangan Thio. Pulanglah lebih awal, kalian mengerti?" ucap Bryant mengingatkan sembari merapikan jas yang baru dia kenakan


Amanda dan Zaen mengangguk mengerti. Tangan mungil Amanda tertarik dan hal itu membuat sang empunya harus menoleh. Dia tersenyum ketika tau bahwa yang menariknya adalah suaminya sendiri


"Tolong pakaikan dasinya" pinta Rizky memberikan dasi panjang yang juga senada dengan warna kemeja pria itu kepada Amanda. Amanda dengan senang hati menerimanya


"Tolong menunduk sedikit Tuan Muda" ucap Amanda menatap manik mata Rizky

__ADS_1


"Injak sepatunya. Tidak masalah, nanti akan aku bersihkan kembali. Ayo" suruh Rizky meyakinkan Amanda untuk melakukan hal yang dia suruh tadi


Amanda dengan ragu menginjak sepatu yang di kenakan oleh Rizky lalu mengalungkan dasi itu ke leher Rizky dan mulai mengikatnya dengan rapi


"Kau ingin pergi kemana bersama dengan Zaen?" bisik Rizky


"Hmmm sepertinya hanya akan berbelanja saja. Kau tidak keberatan kan jika aku menghabiskan semua uangmu?" tanya Amanda terkekeh dengan mata yang sesekali menatap manik mata Rizky


"Pertanyaan macam apa itu Amanda? Aku bekerja dan menghasilkan uang, itu semua untukmu. Jadi jika kau ingin memakainya maka pakai saja. Aku dan juga yang lainnya tidak pernah mempermasalahkan mengenai uang yang habis. Karena uang bisa dicari kembali sedangkan Kebahagiaan tidak. Kau mengerti Istriku?" jelas Rizky dengan tangan yang sudah melingkar di pinggang Amanda


Amanda tertawa dan menganggukkan kepalanya mengerti. Merapikan kembali kera kemeja yang tadi dia buka dan turun dari atas sepatu Rizky


"Sudah rapi dan sudah sangat tampan" ucap Amanda masih menengadah ke atas menatap suaminya itu


"Beritahu aku jika kalian sudah pergi dan sampai di sana. Kemana pun kau pergi harus memberitahu ku. Jangan lupa untuk makan siang juga. Kau mengerti?" ucap Rizky mengingatkan Amanda


Amanda menaikkan telapak tangannya dan menempelkannya di samping alisnya memberikan hormat


"Siap laksanakan Pak" jawab Amanda dengan senyum manisnya


Rizky ikut tersenyum dan hal itu membuat Amanda sedikit terkejut dan semakin mengembangkan senyumnya itu


Rizky berjalan keluar meninggalkan Amanda yang masih berdiri menatap punggung badannya yang semakin lama semakin hilang


🌻🌻🌻


SIAPA YANG RINDU AMANDA DAN TUAN MUDA RIZKY NIH?


YA UDAH DEH... AUTHOR KASIH BONUS GAMBAR MEREKA BERDUA YAH READERS


1. AMANDA CITRA GRAHAM





2. RIZKY ARKANSAS GRAHAM





🌻🌻🌻

__ADS_1


__ADS_2