
Silauan dari sinar matahari pagi berhasil membangunkan pria yang masih terlelap dalam tidurnya
Rizky memutar badannya membelakangi sinar yang berhasil tembus melalui jendela kacanya
Namun tidurnya tetap saja terganggu dikarenakan suara yang mengganggunya
"Bangunlah. Ini sudah pagi nanti kau akan terlambat" pinta gadis itu sambil menggoyangkan badan Rizky
Rizky kesal dan langsung menarik gadis tersebut dengan kasar
Amanda... yah Amanda kaget dan sekarang posisinya sudah berada dalam pelukan Rizky
"Bangunlah Rizky. Oh astaga, aku tidak menyangka kau akan sangat susah untuk bangun" bisik Amanda tanpa melihat Rizky
Karena dia tahu setiap kali dia melihat wajah Rizky, yang ada detak jantungnya tidak akan beraturan dan Rizky akan segera menyadari hal itu
"Katakan padaku Amanda. Kau tidak masak lagi kan? suara berat Rizky sama seperti suara seorang pria yang baru saja bangun
" Tidak. Lagian aku sudah berjanji kemarin adalah terakhir kalinya aku memasuki dapur. Apa aku boleh bertanya" kata Amanda dan beralih menatap wajah Rizky
Rizky hanya berdehem tanpa membuka matanya
"Kenapa kau sangat takut aku pergi ke dapur? Apakah ada sesuatu yang menakutimu dulu?"
Sontak Rizky membuka matanya dan melepaskan pelukannya. Dia duduk di atas kasur besarnya
"Aku akan mandi sekarang. Terimakasih karena sudah membangunkan ku" kata Rizky dan langsung berjalan menuju kamar mandinya
__ADS_1
Amanda duduk dan menatap kepergian Rizky dengan tatapan yang aneh
"Apa ada sesuatu yang dia sembunyikan?" ucap Amanda pelan
Lalu dia berdiri dan keluar dari kamarnya. Menuruni anak tangga dan duduk di ruang nonton
🌻🌻🌻
Rizky sudah siap dan segera turun. Dengan gagahnya dia berjalan persis seperti seorang Pangeran.
Amanda mendengar langkah kaki dan mematikan siaran yang ditayangkan di televisi besar yang ada di ruangan itu
Dia menatap Rizky yang memakai pakaian yang sudah dia siapkan tadi dan tersenyum
Mereka pun duduk di kursi meja makan. Melihat satu per satu menu makanan pagi ini
"Siapa yang memasak ini?" tanya Rizky dengan suara dinginnya
Rizky pun mulai menyendokkan makanannya begitu juga dengan Amanda.
Mereka pun menikmati setiap makanan yang ada dengan hening dan semua pelayan melakukan pekerjaan mereka masing-masing
🌻🌻🌻
Rizky berdiri dan memakai jas miliknya yang tadi dibawakan oleh Alan dikarenakan tadi dia meninggalkannya di atas kasur
Amanda ikut berdiri lebih tepatnya berdiri di depan Rizky. Rizky menatapnya heran dan tiba-tiba saja Amanda menarik dasi yang digunakannya
__ADS_1
"Menunduklah kau ini sangat tinggi. Aku mau memperbaiki dasimu" suruh Amanda dengan wajah kesalnya
Rizky menuruti kata yang dikeluarkan oleh Amanda. Dan dilihat oleh para pelayan termasuk Alan
Rizky menatap dengan dekat wajah Amanda dan termasuk helaian rambut yang menutupi kecantikan wajah calon istrinya itu
"Kau ini seorang Tuan Muda dari keluarga yang sangat di kenal oleh Negara T ini. Tapi mengenakan dasi saja masih tidak bisa. Kau ini seorang betul-betul seorang CEO atau hanya nama saja?" omel Amanda yang sesekali melihat mata Rizky
"Itulah sebabnya aku memilihmu menjadi calon Nona Graham Amanda. Agar kau bisa mengatur segalanya dengan baik" Rizky mulai menggoda Amanda
Sontak warna merah muda merona di pipi Amanda. Dan Rizky? Dia langsung tersenyum menahan tawanya karena sudah menggoda Amanda
Tak lama akhirnya Amanda selesai memperbaiki dasi milik Rizky. Rizky pun kembali berdiri dengan tegapnya
Mereka pun saling memandang satu sama lain. Hingga tangan Rizky menggenggam tangan mungil Amanda
Mereka berjalan bersama hingga ke pintu utama. Alan membukakan pintu mobil yang sedari tadi sudah terparkir di depan
Rizky pun melepaskan genggamannya dan berdiri di depan Amanda. Dia menatap Amanda sebentar hingga akhirnya mencium pucuk kepala Amanda dengan lembut
"Aku pergi. Baik-baik lah disini. Jika ingin bepergian jangan lupa memberitahu ku. Dan hanya Alan yang dapat mengantarkanmu. Kau mengerti?" suara dingin Rizky masuk begitu saja ke kuping Amanda
Amanda mengangguk mengerti dan melambaikan tangannya
Rizky pun masuk dan Alan menundukkan kepalanya dan berpamitan pada Amanda
Amanda berbalik dan ternyata semua pelayan memberikannya senyum bahagia. Namun bukannya membalas senyum mereka, Amanda menunduk malu dan berlari naik ke atas menuju kamar
__ADS_1
🌻🌻🌻