
Kali ini Alan tidak bisa mengantar Tuan Muda dan juga calon Nona Muda nya karena ada pekerjaan penting yang harus segera dia selesaikan
Rizky dengan santainya mengemudikan mobil pribadinya itu dengan wanita cantik yang juga sudah duduk di sebelah kanannya. Amanda menoleh ke samping melihat setiap lekuk wajah indah milik Rizky
"Apa kau belum puas memandang wajahku Nona Amanda?" Rizky memandang sebentar Amanda dan kembali fokus ke depan
"Apa aku bisa bertanya sesuatu? Tapi berjanjilah kau akan menjawabnya dengan jujur tanpa harus menyembunyikan sesuatu" Amanda menopang dagunya sambil melihat Rizky
"Hmmm" jawab Rizky singkat
"Apa alasanmu yang sebenarnya ingin menikahi ku Tuan Muda? Wajahmu begitu tampan dan juga kau berasal dari keluarga terpandang, keluarga yang bahkan dikenal hampir di luar Negara T"
"Aku memilihmu karena aku punya misi tersendiri. Dan kau tak perlu tahu apa misi itu karena nanti kau akan tahu dengan sendirinya. Alasanku yang kedua adalah bahwa aku ingin" jawab Rizky yang kemudian menatap ke samping
Matanya dan juga mata Amanda bertemu. Rizky seketika diam dengan kaku dan kembali menatap ke depan
"Ingin apa?" Amanda ingin tahu kalimat yang masih belum diselesaikan oleh Rizky tadi
__ADS_1
"Lupakan saja. Duduklah diam dan jangan banyak bertanya" jawab Rizky melirik Amanda sebentar
Amanda yang mendengar jawaban dari pria yang ada di sampingnya itu langsung saja memajukan bibirnya karena merasa tidak puas dengan jawaban atas pertanyaan nya tadi
🌻🌻🌻
Akhirnya selama 30 menit mereka menyusuri jalanan mereka pun berhenti tepat di depan sebuah rumah yang sangat mewah
"Ahk apa ini? Kau mengajakku bertemu dengan kedua orangtuamu" keluh Amanda karena terkejut
"Kau ingin turun sendiri atau aku akan menggendongmu" Rizky membuka pintu dan Amanda langsung mengikutinya
"Selamat datang Tuan Muda dan juga calon Nona Muda. Tuan Besar dan juga Nona Besar sudah menunggu di ruang televisi" ucap kepala pelayan yaitu Paman Ar
Amanda tersenyum kepada semua pelayan dan melihat Rizky yang dengan setianya memasang wajah datarnya
Dia pun menyenggol siku Rizky dan Rizky menatapnya
__ADS_1
"Apa kau tidak bisa tersenyum sedikit?" tanya Amanda sedikit berbisik tak percaya melihat sikap Rizky yang begitu dingin
Rizky langsung menggenggam tangan kecil Amanda. Sontak Amanda terkejut dan langsung mengikuti langkah Rizky yang berjalan masuk
"Kalian sudah sampai? Oh astaga ya Tuhan ku, lihatlah calon menantu kita ini. Dia begitu manis. Ayo kemari sayang" sambut Lyla dengan semangat
Amanda yang melihat itu seketika ingin mengeluarkan air matanya namun ia tahan. Amanda berjalan mendekat dan Lyla langsung memeluk nya dengan hangat
Tak ada yang menyangka bahwa Amanda sudah menangis dalam pelukan Lyla. Lyla yang sudah menyadari itu langsung melepaskan pelukan nya dan menatap Amanda
"Ada apa? Apa Rizky membuatmu lelah? Atau dia sering membentakmu disana?" Lyla panik melihat Amanda yang sudah menangis dan juga menatap Rizky sedikit melotot
"Tidak tante bukan seperti itu. Aku hanya terharu saja karena sudah lama tidak mendapatkan perlakuan seperti ini oleh Momy ku sendiri. Terimakasih atas pelukannya Tante" jawab Amanda dan memeluk Lyla lagi
Rizky dan Bryant yang melihat dan mendengar jawaban dari Amanda langsung memandang satu sama lain
__ADS_1
🌻🌻🌻