
Acara masih berjalan bahkan sudah sangat banyak tamu undangan dan juga awak media yang datang di acara tersebut
Rizky benar-benar sudah menyiapkan segalanya. Dengan memberikan tanggung jawab kepada adik bungsunya yang ternyata masih bisa diandalkan dengan cukup baik
Terlihat gadis cantik yang menjadi pemeran utama malam ini masih asik mengobrol dengan beberapa teman-teman dari ibu mertuanya Lyla
Rizky yang juga sibuk mengobrol dengan para kolega sekaligus sahabat bisnis ayahnya itu sesekali mengawasi istri kecilnya itu. Takut bahaya yang tak terduga datang menghampiri
"Sepertinya putera sulungmu ini sangat menjaga dan menyayangi istrinya" ucap pria tua yang menjadi lawan bicara mereka malam ini
Bryant yang mendengar itu hanya bisa terkekeh sembari menepuk pundak kokoh putera sulungnya
Tidak hanya Rizky dan juga Bryant, melainkan Thio yang juga berdiri tak jauh dari mereka. Malam ini tugas nya adalah menjaga seluruh keluarga dengan menjadi kepala keamanan selama mereka masih berada di villa besar ini
"Pa" sapa seorang gadis yang secara tiba-tiba mendatangi tempat ketiga orang penting itu
Rizky dengan wajah dinginnya hanya bisa melirik sebentar lalu kembali menatap ke arah istri dan bunda nya berada
"Oh perkenalkan dia adalah puteri bungsuku. Dia baru saja kembali dari Shanghai" ucap pria tua yang memiliki marga Bao itu
"Hallo TuanBesar, saya Bao Chen Puteri bungsu dari keluarga Bao. Senang bisa bertemu secara langsung dengan keluarga Graham yang banyak di bicarakan oleh masyarakat" jelas gadis yang tak lain adalah puteri bungsu dari keluarga yang juga sama dikenalnya dengan keluarga Graham
"Senang juga bisa bertemu dengan nona muda yang berbakat seperti mu. Saya dengar bahwa kau mengambil jurusan sebagai seorang designer dan sudah memenangkan beberapa penghargaan atas karya-karya design mu yang cukup unik dan mampu menarik perhatian banyak orang" sapa Bryant yang berusaha untuk terlihat ramah
"Seperti itulah Tuan Besar. Apakah dia Tuan Muda Sulung Graham?"
"Ya dia adalah putera tertuaku. Rizky Arkansas Graham"
"Hallo Tuan Muda, senang bertemu dengan Anda"
"Hallo, senang juga bertemu dengan mu. Nikmati pestanya" ucap Rizky yang juga sama seperti ayahnya berusaha untuk terlihat ramah
Percakapan pun semakin panjang. Rizky berpamitan untuk pergi mengambil minum karena sepertinya tenggorokan nya sudah mulai kering. Hari ini dia sudah sangat banyak mengeluarkan kalimat
"Sepertinya Tuan Muda sangat menyayangi Nona Muda Amanda. Menyiapkan pesta sebesar ini" ucap gadis yang sejak tadi berusaha akrab dengannya
__ADS_1
Rizky menghela nafas lelah lalu menatap lawan bicaranya. Menatap gelas yang berisikan wine yang sedang disodorkan oleh gadis itu
Menaikkan sebelah alisnya dan menatap gadis itu
"Aku tidak memasukkan apapun Tuan Muda. Lagi pula saya tidak akan mencari masalah dengan orang yang cukup berbahaya seperti mu" jawab gadis itu seakan tau maksud dari tatapan yang diberikan oleh pria di hadapannya itu
Rizky diam sebentar lalu langsung menerima uluran gelas dari gadis itu. Lagipula apa yang dikatakan oleh puteri keluarga Bao itu sudah cukup jelas
Jika sudah tau bahwa dirinya sangat berbahaya maka jalan terbaik adalah tidak mencari atau menciptakan masalah yang akan membuat dirinya hancur
"Terimakasih" ucap Rizky yang langsung beranjak meninggalkan gadis itu
"Ternyata kau benar seperti yang ku dengar. Cukup menarik untuk bermain. Kita lihat saja seberapa berbahaya kau dan juga adikmu" lirih Bao Chen yang menatap punggung tegap yang berjalan semakin jauh dari dirinya
Rizky menghampiri sahabat adik bungsunya itu
"Semuanya aman?"
"Semua aman Tuan Muda. Kau tidak perlu merasa khawatir. Saya sudah membagi tugas keamanan dan penjagaan dengan sangat baik" jawab Thio yang masih terus memantau semuanya
Rizky terkekeh dan menepuk pundak pria itu beberapa kali dengan pelan. Meneguk sedikit demi sedikit wine yang tadi dia terima dari gadis itu
Thio langsung menatap wajah Tuan Muda Sulung nya dengan raut terkejut
"Tuan muda, anda meminum wine yang berisikan obat. Saya akan mengantar anda ke kamar" ucap Thio yang sudah panik
"Wanita ****** itu menjebakku. Antar aku dan suruh Amanda menyusul" ucap Rizky yang sudah melonggarkan dasi yang dia kenakan
Thio dengan sigap langsung merangkul pria itu. Berjalan dengan cepat keluar dari ruang pesta dan masuk ke ruangan lainnya. Membuka pintu kayu dan langsung membantu pria itu untuk duduk di kasur king size yang sudah ada di sana
"Aku akan memanggil Nona Muda" ucap Thio yang langsung berlari kecil keluar dari kamar tersebut
"Kau salah dalam mencari lawan *****. Kita lihat apa yang bisa kau lakukan selanjutnya. ****, aku harus mandi sekarang. Obat perangsang nya sangat kuat" lirih Rizky yang langsung berjalan menuju kamar mandi yang ada di kamar itu
Tak lama seorang gadis kecil dengan gaun yang indah memasuki kamar dan langsung mencari keberadaan suaminya
__ADS_1
"Rizky kau baik-baik saja?" teriak Amanda sembari menggedor-gedor pintu kamar mandi
Pintu terbuka dan menampilkan pria yang hanya menutupi tubuh bagian bawahnya dengan handuk berwarna putih bersih itu. Amanda dengan segera memapah kembali tubuh suaminya dan berjalan menuju kasur
Mengambilkan segelas air putih dan langsung memberikannya
"Kau baik-baik saja? Kenapa bisa seperti ini?" tanya Amanda lagi
"Wanita ****** itu menjebak ku. Amanda, ini tidak akan berakhir jika tidak menyelesaikannya. Tapi, kau mengatakan bahwa kau belum siap untuk melakukannya" ucap Rizky dengan nafas yang sudah memburu
Amanda meneguk salivanya dengan kasar. Dia menatap wajah suaminya itu. Namun semakin lama wajah Rizky semakin mendekat ke wajah nya
Nafas Rizky pun juga sudah bisa dia dengar dan rasakan. Benda kenyal itu sudah menempel dengan benda kenyal miliknya
Menempel cukup lama sebelum Rizky yang sudah semakin ***** langsung ******* bibir merah muda milik istrinya itu
Ciuman yang semakin lama semakin kasar. Amanda berusaha menyeimbangkan permainan panas suaminya
Tangan yang juga sudah semakin liar. Rizky menekan tengkuk leher istrinya agar semakin memperdalam ciuman mereka
Bahkan resleting gaun milik Amanda pun sudah dibuka secara perlahan
Amanda melepas ciuman mereka berniat untuk mengambil udara sebanyak-banyaknya
"Kau akan melakukannya malam ini?" tanya Rizky yang menatap lekat manik mata istrinya itu
"Bukankah kau besok akan pergi?"
"Aku akan menundanya jika kau benar-benar bersedia" jawab Rizky yang kembali mendekatkan wajahnya yang kini sudah menghirup wangi di leher jenjang milik istrinya itu
"Ahhhhh ja--jangan seperti ini. Aku akan melakukannya malam ini" jawab Amanda yang sudah mengeluarkan desahannya
Rizky menghentikan permainannya dan menatap dengan gembira wajah istrinya yang sudah merona karena malu
Dan malam itu, gadis yang sudah menjaga segala kepemilikannya dengan baik selama bertahun-tahun sudah menyerahkannya. Bukan dengan orang asing melainkan dengan suaminya sendiri
__ADS_1
Malam panas itu mereka lewati dengan sangat nikmat. ******* demi ******* terdengar menghiasi ruangan besar itu. Rizky sudah mendapatkan apa yang sudah menjadi hak nya
🌻🌻🌻