CEO My Husband

CEO My Husband
AMARAH(1)


__ADS_3

Setelah kejadian malam itu, Amanda tak ingin keluar dari kamarnya sekali pun. Makanan yang diletakkan di meja depan kamarnya pun tidak disentuh sama sekali olehnya


Rizky yang mendengar hal itu berusaha untuk menahan amarahnya karena saat ini dia sedang ada meeting di Kantornya


"Siapkan mobil kita akan pergi ke kediaman Arafah" Rizky mengirim pesan itu kepada Alan


Tiba-tiba saja ponsel miliknya bergetar membuat Rizky mengalihkan pandangannya


"Tuan Muda, Nona semakin kacau. Kami semakin sering mendengar suara pecahan dari dalam kamar nya" pesan itu dikirim oleh pelayan keluarga Arafah yang ditugaskan oleh Rizky memantau Amanda calon istrinya


Rizky berdiri dan menatap semua orang yang ada di ruangan meeting itu. Semua menatapnya dengan heran


"Saya tidak bisa melanjutkan rapat ini. Nandini kau urus saja semuanya. Saya ada urusan yang sangat penting. Permisi" ucapnya dan langsung meninggalkan ruang rapat


Rizky sedikit berlari menuju lift pribadi yang langsung menuju ke lantai bawah


Dia masuk ke dalam mobil mewah nya dan Alan segera melajukan mobil itu dengan kecepatan tinggi


🌻🌻🌻


Sesampainya di halaman rumah keluarga Arafah, Rizky langsung keluar padahal mobil belum sepenuhnya berhenti


Para pelayan menyambutnya dengan menundukkan kepala mereka. Rizky berhenti dan menatap mereka satu per satu


"Kenapa dia bisa seperti itu?" tanya nya dengan nada dinginnya


Mungkin orang yang mendengar suara Tuan Muda itu yang seperti itu merinding dan tidak berani menatap matanya

__ADS_1


"Maaf Tuan Muda Rizky tapi dari dulu jika Nona Manda merasakan Amarah nya sudah memuncak maka dia" penjelasan itu berhenti dan membuat Rizky menautkan kedua alisnya


"Apa yang akan dia lakukan?" tanyanya dengan menahan amarahnya


Tak ada jawaban yang terdengar dan Rizky? Dia sudah mengepalkan kedua tangannya dan rahang nya juga sudah semakin mengeras


Alan yang menyadari itu langsung saja menunduk ketakutan


Prank


Suara pecahan kaca terdengar membuat semua orang kaget dan menatap ke atas


Rizky langsung berlari menaiki anak tangga menuju asal suara itu.


"Kenapa pintu ini tidak bisa terbuka? Apa kalian tidak punya otak? Apa semua pintu di rumah ini tidak memiliki kunci cadangan hah?" teriak Rizky dengan marahnya


Rizky menatap Alan dan juga Paman Andrian secara bergantian. Mereka yang mengerti tanda dari Tuan Muda mereka langsung saja menyuruh semua orang menjauh


Ketiga pria perkasa itu mendobrak pintu yang ada di depan mereka. Setelah berusaha berulang kali akhirnya pintu itu terbuka


Rizky langsung masuk ke dalam


"Amanda" teriak Rizky yang melihat Amanda tergeletak di atas karpet kamarnya


Dia langsung menggendong Amanda dengan gaya Freestyle dan keluar dari kamar itu dengan berlari. Menuruni anak tangga dan disusul oleh Alan


Mereka masuk ke mobil dan Alan langsung melajukan mobil dengan kecepatan tinggi. Menerobos semua kendaraan yang menghalangi jalan

__ADS_1


Alan tidak khawatir jika harus melanggar rambu lalu lintas. Karena jika pun mereka mendapat kan teguran dari Pihak berwajib jika sudah mengetahui bahwa mereka berurusan dengan keluarga Graham maka mereka akan mengurungkan diri untuk tindak lanjut


"Amanda buka matamu. Apa kau sudah gila dengan menyayat tanganmu hah?" teriak Rizky khawatir


🌻🌻🌻


Di jalan Alan sudah memanggil dokter, perawat bahkan alat medis terbaik untuk calon Nona Muda keluarga Graham


Sesampainya disana mereka langsung mengantarkan Amanda ke ruang ICU dengan cepat. Rizky duduk dan mengusap wajahnya dengan kasar


"Apa semua baik-baik saja Ky?" tanya Bryant yang sudah tiba menyusul mereka


Rizky langsung menatap Ayahnya itu dengan tatapan yang tidak bisa dipahami. Bryant langsung memeluk Putera nya dan menepuk pundaknya dengan pelan


"Bersabarlah. Semua akan baik-baik saja. Apa dia calon menantu keluarga Graham?" tanya Bryant berusaha menenangkan Putera nya itu


Rizky mengangguk dan menatap lurus ke depan. "Alan aku tidak ingin hal ini diketahui oleh publik dan juga Bunda ku. Lakukan apapun tapi saya tidak mau melihat postingan publik apapun mengenai ini" katanya kepada Alan dengan rahang yang mengeras


"Dan kau juga harus menemui Alex Arafah. Katakan apa yang harusnya kau katakan. Apa kau mengerti?" lanjutnya lagi dengan menatap Alan


Alan yang mengerti tatapan dari Tuan Muda nya itu langsung izin pamit kepada Tuan Besar Graham


"Apa dia Puteri keluarga Arafah?" tanya Bryant menatap Putera nya itu


"Hmmm" hanya itu jawaban yang diterima oleh Bryant


("Aku tidak pernah melihat anak ini sepanik dan semarah ini jika menyangkut soal gadis selain Bundanya. Apa Rizky benar-benar jatuh hati pada Puteri keluarga Arafah ini? Jika iya maka itu sangat bagus) ucap Bryant dalam hatinya

__ADS_1


🌻🌻🌻


__ADS_2