CEO My Husband

CEO My Husband
KEBETULAN


__ADS_3

Hari demi hari sudah dilalui oleh semua pegawai kantor milik keluarga Rizky. Dan hari ini Rizky akan menghadiri rapat penting dengan klien kerjasama yang sudah lama terjalin di sebuah Restoran ternama juga


"Nandini apa kamu sudah mencarikan sekretaris baru untukku?" tanya Rizky kepada Nandini


Yah walaupun Nandini adalah tangan kanan perusahaan ini tapi tetap saja dia tidak menjadi sekretaris pribadi Rizky


"Belum pak. Dari kemarin sudah banyak yang di wawancarai oleh bapak tapi satu pun tidak sesuai dengan kriteria yang Bapak inginkan" jawab Nandini dengan sedikit menunduk


Tak ada jawaban dari Rizky. Tuan muda itu langsung berdiri dan memakai jas hitam miliknya


"Saya tidak ingin tahu apapun Nandini. Apapun dan siapapun, saya harus segera mendapatkan sekretaris. Apa kamu mau saya buat repot setiap menit hah?" ucap Rizky dengan tatapan tajam kepada Nandini


gadis yang berdiri di hadapannya itu hanya menggelengkan kepalanya takut menatap Boss tampan nya itu


Rizky pun keluar dan langsung menuju lift pribadi nya


"kamu sudah di depan?" tanya Rizky ke seseorang di sebrang sana via telpon


"..."


"baiklah" telpon itu langsung terputus secara sepihak


*****

__ADS_1


"Tuan muda apa kah nanti saya bisa meminjam mobil ini untuk pergi sebentar?" tanya supir pribadi Rizky yang baru bekerja


Alan... itulah nama pria yang sekarang bekerja menjadi supir pribadi sekaligus orang kepercayaan Rizky saat ini. Dia memiliki umur yang cukup muda hanya beda beberapa tahun dengan Rizky dan juga memiliki paras yang tampan


"bawa saja. asalkan kamu menjemputku tepat waktu tanpa telat sedikit pun. kamu tau kan kalau saya tidak suka yang namanya keterlambatan baik itu hitungan detik atau pun menit" jawab Rizky santai


Alan hanya bisa tersenyum mendengar semua penjelasan Tuan Muda nya itu


("dia sangat baik walaupun bersikap dingin dan sangat galak. mengenai peraturan hidup dia sangat menguasainya") ucap Alan dalam hati


*****


Rizky masuk ke dalam Restoran dan langsung disambut baik oleh Resepsionis


Rizky hanya diam dan langsung mengikuti resepsionis itu dari belakang


Menaiki anak tangga dan akhirnya tiba di salah satu meja nomor 30. Dan rizky langsung dipersilahkan duduk


Tuan muda langsung menatap sekitar dan tiba tiba saja matanya berhenti di salah satu meja


"apa aku pernah melihat gadis itu?" tanyanya sedikit berbisik pada dirinya sendiri


Dia terus memandang ke arah dimana gadis yang dia anggap pernah bertemu itu. Sampai tiba-tiba suara seseorang menghentikan tatapannya

__ADS_1


"Hallo Pak Rizky" sapa seorang pria bertubuh tinggi kekar dengan jas hitam yang juga dipakai untuk melengkapi penampilannya


Yang disapa hanya mengangguk hormat tanpa menjawab sedikit pun


perbincangan bisnis pun dilakukan oleh orang-orang penting itu sampai dimana Rizky tiba-tiba berhenti menatap fokus lawan bicaranya


("gadis itu... bukan kah gadis itu yang ingin bunuh diri?") tebak nya dalam hati sambil terus melihat wajah gadis yang dimaksud


"Saya permisi ke sana sebentar" pinta nya kepada lawan bicaranya itu dengan hormat


dia langsung melangkahkan kakinya menuju ke meja dimana gadis itu berada


Hanya ada kebisuan karena Rizky tidak mengucapkan sepatah kata pun setibanya di meja


"kamu? kenapa kamu ada disini? kamu mengikutiku?" tanya Amanda kaget karena dia merasa diperhatikan


"apa kau pikir aku tidak ada kerjaan sampai harus mengikutimu?" balas Rizky dengan tatapan datar nya


tak ada lagi suara dan sampai pada akhirnya Rizky memilih pergi dan menuju ke meja nya lagi


Amanda hanya memandang aneh pria yang datang hanya untuk melihatnya saja


"ckkk dasar pria aneh" ucapnya dengan pelan dan langsung melanjutkan aktivitasnya

__ADS_1


__ADS_2