CEO My Husband

CEO My Husband
KHAWATIR


__ADS_3

Setelah pemeriksaan yang dilakukan oleh pihak dokter dan juga para perawat


"Tuan Muda, Nona Amanda hanya kelelahan saja. Dia terlalu banyak pikiran dan mengakibatkan stress ringan. Saran saya jangan biarkan dia melalui semuanya sendiri" jelas Dokter Andi yang tadi memeriksanya


Rizky diam tak menjawab perkataan dari Dokter Andi. Dia membiarkan Alan mengantarkan mereka semua ke bawah


Rizky naik dan duduk di samping Amanda. Dia mengusap lembut kepala Amanda


"Apalagi yang saat ini kau pikirkan Amanda? Apakah serumit itu kisah hidupmu saat ini? Atau semakin rumit semenjak kau mengenal diriku?" tanya Rizky berbisik dengan haru


Alan mengetuk pintu dan masuk ke dalam berdiri di depan tempat tidur milik Amanda


Dia menatap Tuan Mudanya yang begitu kacau saat ini. Rizky hanya menatap dan tatapannya hanya khawatir terhadap gadis yang saat ini ada di depannya


"Pulanglah Alan dan beritahu Bunda tentang keadaan Amanda. Besok antarkan mereka kemari" kata Rizky tanpa melihat ke arah Alan


Alan langsung mengerti dan keluar mengikuti perintah dari Tuan Mudanya itu


Sedangkan Rizky, dia masih setia di tempatnya saat ini. Menunggu gadisnya sadar dari pingsan yang tiba-tiba saja terjadi


🌻🌻🌻


Suara ketukan pintu terdengar dan Rizky langsung membuka matanya. Alan, dia yang mengetuk pintu kamar milik Amanda


Ternyata bukan hanya Alan saja, di belakang nya sudah berdiri juga Bunda dan juga Ayah Rizky

__ADS_1


"Ya Tuhan, apa yang terjadi dengan Puteriku?" Lyla terlihat khawatir dan langsung menghampiri kasur milik Amanda


Bryant yang masih setia di depan pintu menatap tajam ke arah Putera nya. Dan Rizky yang mengerti arti tatapan dari Ayahnya itu pun meninggalkan Bundanya dan juga Amanda


"Kau tetaplah berdiri dan dengarkan dengan baik apapun perintah dari Bunda" perintah Rizky yang berlalu meninggalkan Alan


Saat ini kedua Pria tampan dan juga bertubuh kekar itu sedang ada di kolam renang milik keluarga Arafah


"Katakan apa yang ingin kau katakan" suruh Bryant dengan dingin


"Kami hanya bertengkar sedikit. Tidak ada yang terlalu parah Ayah. Amanda juga akan segera pulih. Ayah percayalah kepadaku" jelas Rizky dengan singkatnya


Mau bagaimana pun, sikap dingin dan cuek itu memang sudah warisan dari Ayahnya yaitu Bryant Graham


Mendengar bahwa Amanda sudah sadarkan diri, Rizky dan juga Bryant dengan tergesa langsung menuju kamar Amanda


Sesampainya di sana, mereka bisa melihat wajah pucat Amanda yang baru saja tersadar


"Amanda apa kau baik-baik saja sayang?" Bryant duduk di samping Amanda sambil mengelus kepala Amanda lembut


Rizky yang melihat hal itu seketika merasakan panas di dadanya. Namun saat Bryant menatapnya, Rizky berusaha mengontrol semuanya


"Aku baik-baik saja Om" jawab Amanda


Bryant yang mendengar panggilan 'Om' dari mulut Amanda seketika menaikkan sebelah alisnya dan kemudian menatap Rizky yang sudah menundukkan kepala

__ADS_1


"Kenapa kau memanggil Om sayang? Harusnya kamu memanggilku dengan sebutan Ayah" tanya Bryant lagi


Amanda menoleh ke samping dan menatap Rizky yang juga sudah menatapnya


"Ada apa sebenarnya Rizky? Bunda kira kau sudah cukup dewasa dalam menghadapi segala situasi" kali ini Lyla yang bertanya menatap tajam Putera nya itu


"Aku salah Bunda sudah bersikap kasar terhadap Amanda. Aku minta maaf" jawab Rizky sambil menunduk tak berani menatap mata Bundanya itu


"Minta maaf kepada Amanda bukan kepada kami" bentak Bryant yang tak percaya mendengar jawaban dari Putera nya.


Rizky menatap Amanda yang memandang kosong ke depan. Dia melangkahkan kakinya untuk mendekat ke arah Amanda


"Aku minta maaf. Bisakah kita berbaikan? Bisakah kita lupakan yang sudah terjadi? Hal-hal yang buruk saja" pinta Rizky


Amanda yang mendengar hal itu merasa masih tak percaya. Dia pun menatap mata hanzel milik Tuan Muda yang saat ini berdiri di hadapannya


"Baiklah. Kita akan berbaikan dan melupakan semua yang tidak mengenakan di hati" jawab Amanda yang menggenggam tangan Rizky


Rizky sontak kaget dengan perlakuan Amanda yang tiba-tiba menggenggam tangannya


Namun beda hal nya dengan tiga orang yang hanya bisa menonton mereka. Mereka tersenyum bahagia


("Kau memilih wanita yang tepat Rizky. Wanita yang mampu membuat Keluarga Graham bangga memilikinya") Batin Bryant sambil tersenyum bahagia


🌻🌻🌻

__ADS_1


__ADS_2