CEO My Husband

CEO My Husband
MENGERTI


__ADS_3

Saat ini Amanda dan juga Rizky sedang bersiap untuk pergi makan siang di luar bersama. Alan pun sedang menunggu mereka di bawah


"Ayo" ajak Rizky memandang Amanda dengan tatapan yang mampu membuat siapapun jatuh hati padanya


Bukan hanya pandangan saja, Rizky juga memberikan tangannya dan Amanda yang melihat hal itu bingung karena sedari dia datang sikap Rizky sangat aneh menurutnya


"Maaf Tuan Muda, apakah tadi pagi kau memakan sarapan yang salah? Sepertinya ini bukan dirimu" tanya Amanda dengan herannya


Rizky yang mendengarkan ucapan Amanda seketika langsung mendekatkan dirinya. Saat ini jarak mereka berdua hanya satu jengkal saja


"Amanda Arafah aku sudah bilang padamu bukan? Kau hanya akan menjadi milik keluarga Graham. Aku bersikap seperti ini agar semua orang mengerti bahwa aku tidak sedang bercanda untuk menikahimu. Kita jalan sekarang atau aku akan berubah pikiran dan kau tidak akan bisa makan siang. Bagaimana?" jelas Rizky


Amanda dengan susah menelan saliva nya mendengar semua ucapan yang dikeluarkan oleh Rizky. Akhirnya Amanda pun menggenggam tangan Rizky dan Rizky dengan erat menggenggam tangan milik wanita yang akan mendampingi nya nanti

__ADS_1


Keluar dari lift pribadi semua mata tertuju pada mereka terutama Amanda. Ada yang menatap Amanda begitu iri dan ada yang menatap Amanda senang


Amanda mendekatkan dirinya dan memegang ujung jas milik Rizky. Rizky yang sadar akan hal itu seketika berhenti dan Amanda menabrak punggungnya


Mata mereka bertemu dan Rizky dengan tiba-tibanya menyentuh pipi Amanda "Untuk apa merasa takut atau malu? Disini aku pemilik Graham Long's dan kau? Kau yang akan menjadi Nona Graham. Biarkan saja mereka menatapmu seperti itu. Kau mengerti?"


Rizky menyentuh pipi Amanda dengan lembut. Amanda hanya menganggukkan kepalanya mengerti sambil terus menatap mata Rizky


Sontak semua yang melihat itu terutama kaum hawa menjerit-jerit tak Terima dan ada juga karena senang. Terutama Alan, sedari tadi dia sudah berada di sekitar para karyawan lainnya. Dia melihat itu sambil tersenyum senang


🌻🌻🌻


Semua makanan kelas terbaik pun sudah tersedia di hadapan mereka berdua. Amanda yang melihat itu hanya menatap heran

__ADS_1


"Kenapa kau memesan makanan sebanyak ini? Apa kau sanggup untuk menghabiskan ini semua?" tanya Amanda yang masih melihat satu per satu makanan tersebut


Rizky memandang Amanda "Kau yang akan menghabiskannya. Jika tidak habis maka biarkan saja"


Amanda yang mendengar itu sontak kaget dan melihat Rizky sambil satu jarinya menunjuk dirinya sendiri.


Rizky langsung mulai memakan satu per satu makanan yang ada di depannya. Amanda pun mengikuti pergerakan Rizky.


"Setelah ini menginaplah di Villa. Mulai besok kita akan mempersiapkan segalanya. Tidak ada penolakan Amanda" Kata-kata itu sontak membuat Amanda tersedak dan meneguk air mineral


Amanda ingin menjawab namun Rizky langsung keluar dari ruangan tersebut "Aku ke toilet" izinnya


"Kenapa dia hari ini bersikap sesuka hatinya? Dan tidak mementingkan diriku? Dasar" omel Amanda sepeninggalan Rizky dari ruangan tersebut

__ADS_1


🌻🌻🌻


__ADS_2