Cinta Nona Arogan

Cinta Nona Arogan
Keluhan Kay (RioKay)


__ADS_3

Ia sudah mewanti wanti Kay agar tidak keluar rumah selama ia berada diluar negeri karna takut terjadi sesuatu dengan istri dan anaknya.


"Rio, apa kau akan pulang hari ini?" Tanya Kay menatap wajah suaminya dilayar ponsel itu.


"Rencananya besok siang aku berangkat agar malam bisa sampai disana dan paginya langsung bisa acara syukuran agar tidak terlalu banyak membuang waktu"


"Rio, tapi aku belum memiliki baju untuk lusa" keluh Kay karna Rio melarangnya keluar rumah.


"Nanti aku telpon mama biar ngundang desainer kerumah"


"Aku nggak mau, aku pengennya beli langsung ketokonya sambil jalan jalan"


"Enggak boleh! nanti kalau terjadi apa apa denganmu gimana? nggak ada aku disana" tolak Rio.


"Rio, masak kau tega sekali denganku. aku ini hanya sedang hamil bukan lumpuh" kesal Kay.


"Bagaimana jika aku pulang hari ini saja biar bisa mengantarmu"


"tidak, jangan. nanti pekerjaanmu semakin tertunda lama. aku tidak mau" tolak Kay.


"oh, jadi istriku ini nggak mau pisah lama sama suaminya ya" goda Rio.


"nggak! siapa bilang"


"Terus tadi itu apa?"


"kalo nggak ada kamu nggak ada yang bisa aku suruh suruh. nggak ada yang mijitin aku juga. lagian masak tiap pagi aku jalan jalan sendirian mulu" curhat Kay yang memang secara tidak langsung mengatakan tidak suka berpisah lama dengan Rio.


"ya sama aja. itu namanya kamu nggak mau pisah sama aku"

__ADS_1


"ya udah terserah lah kamu mau ngomong gimana. oh ya, minta mama buat nemenin aku ke mall dong" pinta Kay penuh harap.


"Ya udah nanti coba aku bilang sama mama biar nemenin kamu" akhirnya Rio mengalah.


"Baiklah"


Panggilan video itu pun berakhir.


Rio langsung menghubungi mamanya dan memintanya agar mau menemani Kay ke mall.


Pagi hari,


"Kay kata Rio kamu pengen ditemenin mama ke mall ya?" Tanya mama Tasya.


"Hehehe iya ma, mama mau kan?" Tanya Kay ragu ragu.


"Tentu saja mau. Kenapa harus lewat Rio? Kamu kan bisa bilang langsung sama mama"


"Mau berangkat jam berapa?"


"Terserah mama deh, Kay ngikut aja"


"Ya udah, habis sarapan siap siap aja. Kalau udah dateng aja ke kamar mama"


"Iya ma"


Setelah Kay selesai bersiap ia pun segera berangkat bersama mama Tasya.


Di mall

__ADS_1


"Kamu mau merek apa?"


"Nggak usah merek merek an ma, yang penting nyaman aja"


Mama Tasya tersenyum


"Ya udah kita ke langganan mama aja" mama Tasya mengajak menantunya memasuki sebuah toko yang memajang koleksi baju pesta yang cantik cantik.


"Yang ini gimana? Kamu suka?" Mama Tasya menunjukan sebuah dress cantik.


"Kay ngikut mama aja"


"Apa telpon Rio dulu aja?" Tanya mama Tasya.


"E ehh jangan ma" Kay langsung panik.


"Kenapa emamgnya?"


"Kalau telpon Rio kita belanjanya bisa sampek malem ma. Kemarin aja fitting baju seharian gara gara hampir semua modek dia enggak suka" jelas Kay membuat mama Tasya tersenyum.


"Ya udah kalau gitu, kita ke kasir langsung aja ya?"


Kay mengangguk


"Ma, kayaknya Kay masih pengen jalan jalan deh" pinta Kay memohon.


"Jangan ya nak, nanti Rio marahin mama. Apalagi kalau sampek kamu kecapekan"


"Enggak akan ma, lagian Kay udah lama enggak jalan jalan"

__ADS_1


Akhirnya mau tidak mau mama Tasya menemani menantunya jalan jalan.


__ADS_2