Cinta Nona Arogan

Cinta Nona Arogan
Sangat Cocok


__ADS_3

"Lalu kapan sebaiknya pernikahan mereka berlangsung?" Papa Farhan angkat bicara.


"Seminggu lagi, karna besok perayaan aniv pernikahanku" papa Bryan menjawab.


"Kak, kenapa cepat sekali" bisik Zifa pada sang kakak.


"Apa kau lupa alasan pertama yang tadi kakak katakan?"


Zifa hanya mampu menghela napasnya.


Keesokan harinya,


Hari ini hari aniv pernikahan papa Bryan dan mama Mia yang ke 28 tahun (umur Zio 27 thn)


Nampak semua keluarga memakai pakaian senada begitupula Zifa dan juga Al.


"Kalian berdua memang sudah sangat cocok walaupun ini semua terjadi diluar kendali kalian" ucap Kayla sahabat Zifa dari kecil.


"Diamlah!" Bentak Zifa.


"Ish kau ini selalu saja galak padaku" gerutu Kayla.


"Ayo nak kita foto bersama dulu, kamu juga nak Al dan Kayla" ajak mama Mia menghampiri sang putri.


"Aku juga ma?" tanya Kayla yang selalu menyebut 'mama' pada mama Mia karna memang mereka sudah seperti ibu dan anak kandung.

__ADS_1


"Iya kamu juga"


"Yahh,, mama sama papa Bryan, Zifa sama Al, kak Zio sama temennya. terus aku sama siapa dong ma"


"Mau aku panggilkan bodyguard yang paling tampan untuk properti fotomu? atau kak Devan asisten tampannya kak Zio" goda Zifa.


"Ishh, yang ada aku dimakan hidup hidup sama asisten kakakmu itu. udah galak, ngeselin, banyak ngatur, riweh deh pokoknya" gerutu Kayla.


"Emm, bagaimana kalau aku meminjam calon suamimu yang tampan ini" goda Kayla balik.


"Enak saja main pinjam pinjam" ketus Zifa.


krik krikk


heningg


"Udah dong debatnya, ayo buruan foto bareng" ajak mama Mia lagi.


Setelah sesi foto keluarga usai, kini berganti Foto dengan masing masing pasangan.


Para tamu undangan menatap kagum pasangan Zifa dan Al yang nampak sangat serasi.


Nampak Zifa berfoto dengan mengaitkan tangannya di lengan calon suaminya itu.


Itupun tadi atas perintah mama Mia.

__ADS_1


"Masak fotonya gitu gitu aja, yang mesra dikit dong" goda papa Bryan pada sang putri.


"Papa apaan sih"


Tak disangka tangan Al memegang pinggang Zifa dan merapatkan tubuh sang calon istri ke tubuhnya.


Hal itu tentu saja membuat Zifa langsung menatap Al.


Momen itu ternyata tertangkap kamera dan justru malah terlihat mesra karna mereka sama sama bertatap tatapan.


Tak terlihat sama sekali bila saat itu Zifa sedikit kaget.


Para tamu undangan memberikan tepuk tangan pada pasangan itu yang dianggapnya sangat romantis.


"Sudah sudah, foto mesranya nanti lanjut dipelaminan aja" goda papa Bryan yang membuat Al segera melepas tangannya dari pinggang Zifa.


"Mungkin beberapa dari anda sekalian merasa bingung dengan kedekatan putri saya dengan pemuda satu ini. saya ingin mengumumkan bahwa beberapa hari lagi, putriku Kenzifa Hendrawan akan menikah dengan Alfin Danendra" papa Bryan mengumumkan rencana pernikahan sang putri diatas panggung yang disambut tepuk tangan oleh para tamu undangan.


Keesokan harinya,


Hari ini Al sudah sepakat dengan Zifa untuk mencari mas kawin untuk pernikahan mereka.


Nampak Al sudah berpenampilan rapi dengan kemeja putih dan celana pendek berwarna cream tak lupa kacamata yang bertengger di hidung mancungnya.


Ia mengendarai mobilnya menuju kediaman sang calon istri.

__ADS_1


"Bik, Zifanya ada?" Tanyanya ketika sudah berada didepan pintu mansion megah itu.


__ADS_2