Cinta Nona Arogan

Cinta Nona Arogan
Zifa Cemburu


__ADS_3

Banyak sekali gadis gadis yang menggoda Al secara langsung membuat Zifa terbakar cemburu.


"Sayang, kamu kenapa? Capek?" Tanya Al karna melihat muka kesal sang istri.


"Enggak" ketus Zifa.


"Aku ada salah ya?"


"Nggak"


Al menghembuskan nafasnya kasar. Ia selalu dibuat pusing oleh bumilnya ini.


"Apa liat liat" sentak Zifa pada seorang gadis yang menatap suaminya tanpa kedip.


"Eng enggak kok" gadis itu lari terbirit birit karna takut melihat Zifa.


Al hanya menggelengkan kepalanya tak habis pikir dengan tingkah aneh sang istri.


"Ayo kita istirahat dulu" Al mengajak sang istri untuk duduk disebuah kursi.


"Ini minum dulu" Al menyodorkan botol air minum yang tadi ia bawa dari rumah.


"Hehh, punya mata itu dijaga. Mau kucongkel matamu itu haah!!" Bentak Zifa lagi pada segerombolon gadis yang tersenyum genit kearah Al.


"Sayang, kamu kenapa sih. Malu tau diliatin orang" Al menegur halus istrinya.


"Ohh kamu suka digodain sama mereka!!" Zifa mulai kesal.


"Enggak sayang, lagipula nggak penting ngeladenin nereka. Inget, kamu lagi hamil loh. Jangan marah marah terus" Al mengusap lembut perut istrinya itu.


Perlahan Zifa mulai tenang


Ia menyandarkan kepalanya dibahu sang suami.


"Capek ya?" Tanya Al membuat Zifa mengangguk lemah.

__ADS_1


"Ya udah, kita pulang terus istirahat dirumah" ajak Al.


Ia segera berdiri untuk membantu istrinya bangun dari duduknya.


"Auhhh" ringis Zifa saat baru saja berdiri sempurna.


"Sayang, ada apa?" Tanya Al khawatir.


"Perutku sakit" rengek Zifa.


"Sakit gimana? Kita kedokter sekarang"


Zifa mengatur nafasnya, lalu sesaat kemudian sakitnya mulai menghilang.


"Udah udah, udah nggak sakit lagi"


"Beneran?"


"Iya, beneran. Mungkin tadi babynya lagi gerak"


"Ya udah, kita pulang sekarang"


"Al, kok perutku mules lagi ya" keluh Zifa pada sang suami.


"Hah? Mules gimana? Kontraksi?"


"Enggak tau, tapi ini sakit banget" Zifa mencengkram lengan Al yang sedang mengemudi mobil.


"Oke oke, kita kerumah sakit aja sekarang"


Beberapa saat kemudian sakit yang dialami Zifa sudah tidak terasa.


"Udah Al nggak usah kerumah sakit. Udah nggak sakit kok"


"Loh, gimana sih yang. Kita kerumah sakit aja ya buat mastiin ada apa"

__ADS_1


"Enggak mau, aku pengen pulang aja. Pinggangku sakit semua"


"Ya udah kalau gitu kita pulang aja" Al pasrah.


Sesampainya dirumah, Al membukakan pintu mobil untuk istrinya itu.


Nampak Zifa berdiri dengan susah payah karna perutnya yang sudah membesar.


Baru beberapa langkah memasuku rumah, Zifa langsung memeluk erat suaminya itu hingga tangannya mencengkram kaos suaminya.


"Sayang, kanu kenapa? Sakit lagi? Kita kedokter aja ya"


"Enggak mau" tolak Zifa.


Al menghembuskan nafasnya berat


Setelah rasa sakit itu reda, Al dan Zifa menuju kamar lantai atas dengan menggunakan lift.


Sesampainya dikamar Zifa langsung duduk disofa.


"Al, usap usap pinggangku. Sakit banget" keluh Zifa.


Dengan telaten Al mengusap pinggang istrinya itu.


"Al, bantu aku bangun. Aku mau ke kamar mandi"


Dengan sigap Al langsung berdiri untuk menjadi tumpuan istrinya itu.


Beberapa menit setelah Zifa masuk kemar mandi tiba tiba ibu hamil itu berteriak.


"Alll tolonggg"


Al langsung membuka pintu kamar mandi yang tak dikunci itu.


"Sayang kamu kenapa?" Tanya Al panik sambil merengkuh pinggang istrinya itu.

__ADS_1


"Al, aku flek"


"Flek? Flek itu apa?" Tanya Al bodoh.


__ADS_2