Cinta Nona Arogan

Cinta Nona Arogan
Rumah Sakit


__ADS_3

Sesampainya di kota X Al langsung masuk keruang meeting.


3 jam kemudian meeting berakhir dengan hasil yang sangat menguntungkan bagi perusahaan Al.


"Bos, kenapa wajahmu pucat?" Tanya asisten Rio menghampiri bos nya.


"Lambungku perih" Al duduk disebuah kursi.


"Kau sudah sarapan?" Tanya Rio.


"Sejak kemarin siang aku belum makan" jawab Ak jujur.


"oh ya ampun, itu namanya kau bunuh diri" ucap Rio kesal dengan kecerobohan sang bos.


"Antar aku ke mobil saja" ucap Al.


Asisten Rio pun membantu Al berjalan ke arah basement.


Ketika sampai Al langsung duduk di mobil dan segera menyandarkan tubuhnya.


"Aku harus bagaimana bos? Ke apotik?" Tanya Rio bingung.


" Kerumah sakit saja. Ulu hatiku sakit" ucap Al dengan nafas terengah engah seperti kekurangan pasokan oksigen.


"Oh ya ampun kenapa bisa seperti ini" asisten Rio melajukan kendaraannya ke rumah sakit terdekat.


"Jangan beri tau siapapun" tegas Al sebelum dibawa masuk ke ugd.


Dokter langsung menangani Al yang sesak nafas itu.

__ADS_1


Beberapa saat kemudian dokter keluar dari ruangan Al.


"Bagaimana keadaannya dok?" Tanya asisten muda itu.


"Tuan Al mengalami maag kronis atau sering disebut GERD yang menyebabkan nyeri ulu hati hingga sesak nafas. Untung segera dibawa kerumah sakit karna jika terlambat dapat menyebabkan komplikasi pernafasan" terang dokter itu.


"Apa harus di rawat inap dok?"


"Iya, minimal 2 malam untuk memastikan keadaannya"


"Kalau rawat jalan gimana dok?" Tanya Rio karna tau bosnya tidak mungkin mau rawat inap.


"Tidak bisa tuan. Karna saat ini tuan Al masih lemah bahkan dia memerluka infus untuk mengembalikan tenaganya"


"Baik dok, kalau gitu terimakasih"


Beberapa saat kemudian Al dipindah ke ruang rawat.


Ia mendesahkan napasnya pelan saat melihat bosnya masih tak sadarkan diri itu.


"Bos, nasib hidupmu kurang beruntung" Rio memandangi bosnya yang masih memejamkan matanya itu.


Sore hari,,


Al mulai membuka matanya


"Ini dimana?" Gumamnya seraya masih mengumpulkan nyawa.


"Kau dirumah sakit bos. Kata dokter kau kena maag kronis. Makannya kau sampai sesak nafas. Dia memintamu rawat inap sampai 2 hari agar keadaanmu pulih"

__ADS_1


"Tidak! Aku mau pulang sekarang saja" tolak Al.


"Tidak boleh, tadi aku sudah meminta rawat jalan tapi tidak bisa. Lagipula apa kau akan pulang dengan wajah pucatmu seperti ini?"


"Lalu bagaimana dengan istriku?"


"Katakan saja padanya kau terpaksa menginap 2 hari karna sekalian meninjau perusahaan cabang lalu minta mama mu atau mertuamu menemani istrimu dirumah" usul asisten tampan itu.


"Baiklah" Al pasrah karna memang tubuhnya sangat lemah.


Ia segera mengirimkan pesan pada istri bahwa ia menginap dan mertuanya untuk menemani sang istri dirumah.


Dirumah Al


mama Sofi dan mama Mia sudah datang kerumah Al sesuai permintaan putranya.


jadi, rumah Al diisi papa Bryan, mama Mia, papa Farhan dan juga mama Sofi


"Ma, kok perasan Zifa nggak enak ya?" Tanya nya pada sang mama.


"Mungkin cuma perasaanmu nak" jawab mama Mia menenangkan putrinya.


2 hari kemudian,


Al sudah kembali ke rumahnya walau badannya belum sehat sempurna.


"Ldr 2 hari kok badannya lesu gini" goda papa Bryan yang kebetulan ikut menamani istrinya dirumah Al.


"Al kecapekan pa" Al beralasan

__ADS_1


"Oh, ya udah kamu istirahat sana. Istrimu ada dikamar" ucap papa Bryan.


__ADS_2