Cinta Nona Arogan

Cinta Nona Arogan
Kau Pasti Malu


__ADS_3

"Baiklah"


"Ngomong ngomong kau memakai pakaian kasual seperti itu apa mau mengantar Zifa ke pesta temannya?" Tanya Zio melihat Al tak memakai jas nya.


"Iya, aku mau mengantar Zifa ke pesta temannya"


"Tumben dia mau diantar, biasanya dia kekeh tidak mau"


"Tadi aku mengatakan jika dia tak memperbolehkanku mengantarnya maka dia tak ku izinkan ke pesta itu"


"Hmm, lumayan. Aku percayakan adikku padamu. Ubah sikap keras dia menjadi Zifa yang dulu, yang lembut dan penyayang"


"Pasti"


Ceklek


Pintu ruangan pribadi Zio terbuka menampakan Zifa yang sudah cantik dengan gaun selutut serta make up natural nya.


"Kalian akan berangkat sekarang?" Tanya Zio.


"Iya kak, pestanya memang sore ini" jawab Zifa.


Zifa dan Al pun menuju tempat acara pesta teman Zifa.


Ketika sudah sampai


Zifa membuka pintu mobil. Ia melihat suaminya membuka seatbealt nya lalu menyenderkan kursinya dengan tangan memegang ponsel.


"Kau tidak ikut kedalam?"


"Untuk apa?" Tanya Al.


"Bukankah kau sendiri yang mengatakan untuk ke pesta bersamamu?"

__ADS_1


"Oh itu, aku disini saja. Aku tau kau pasti malu memperkenalkan suamimu ini. Pergilah, aku akan menunggumu disini"


Ucapan Al sedikit mengena dihati Zifa.


"Apa aku terlihat sepicik itu?" Batinnya.


"Tunggu apa lagi? Pasti pesta temanmu akan segera dimulai. Pergilah" ucap Al tersenyum lembut.


Zifa pun segera menutup pintu mobil dan berjalan menuju tempat pesta bernuansa outdor dengan hiasan kolam renang ditengah halaman pesta itu.


"Hei Zifa" teriak Kay sahabt Zifa.


"Mana kak Al?" tanya nya kepo karna tak melihat sosok Al disamping Zifa.


"Dia menunggu dimobil" cuek Zifa.


"Ck ck ck kau ini keterlaluan sekali terhadap kak Al. Kasian loh"


"Ck, aku tidak peduli. Ayo cepat bergabung dengan yabg lainnya" Zifa menarik lengan sahabatnya itu.


"Hai juga"


"Ngomong ngomong kau sendirian disini? Mana suamimu?" Tanya teman Zifa bernama Mirna.


"Oh, dia tadi ada urusan mendadak" bohong Zifa.


"Yah, seharusnya pesta ini kita membawa pasangan kita masing masing. Tapi malah kau tidak membawa suamimu" ucap Mirna sambil mengeratkan tangannya di lengan suaminya.


"Lain kali aku akan mengajak suamiku kesini" ucap Zifa yang sedikit merasa aneh dengan kata 'suamiku'.


"Zif, sebaiknya kau ajak Al kesini saja daripada kau diberondong pertanyaan dari teman teman kita" bisik Kay.


"Ck, kau menyuruhku mengajak Al seperti kau sendiri memiliki pasangan saja" sinis Zifa.

__ADS_1


"Eitss jangan salah, aku membawa teman laki laki ku kemari. Mungkin 5 menit lagi dia akan kemari. Dia sedang di parkiran"


Zifa tidak percaya dengan ucapan sahabatnya.


5 menit jemudian Zifa kaget karna ada seorang laki laki yang menghampiri keduanya.


"Ini yang kau maksud tadi Kay?" Bisik Zifa.


"Iya, kenalkan ini temanku namanya Andra"


"Andra"


"Zifa"


(Mereka berdua berjabat tangan)


"Lihatlah, hanya kau sendiri yang tidak membawa pasanganmu Zif" bisik Kay memanas manasi.


"Ck" Zifa berdecak kesal.


Ia membuka ponselnya dan mengirimkan pesan ke suaminya.


"Kemarilah cepat" Zifa menulis pesan singkat yang terkesan memerintah itu.


Al mengerutkan dahinya saat melihat pesan dari sang istri.


"Tidak usah sungkan denganku, nikmati pestamu aku menunggumu🖤" balas Al.


Drttt


Tiba tiba ponsel Al bergetar pertanda ada panggilan masuk.


'My Wife❤️' Nama kontak yang tertera dilayar ponsel itu.

__ADS_1


jangan lupa Like dan Komen sebanyak banyaknya yaa


__ADS_2