
"Al, kita jalan jalan dulu yuk"
"Jalan jalan kemana emang?"
"Ke disneyland paris,, aku udah lama banget nggak kesana"
"Ya udah yuk" Al menggandeng tangan istrinya keluar dari kantor.
Didalam mobil
"Al, menurutmu kamu mau kasih nama anak kita apa?"
"Emmm, belum tau sih. Aku masih mikir mikir mau kasih nama apa"
"Cepet dipikirin dari sekarang. Jangan mepet mepet nanti kamu kelupaan"
"Kamu ada pengen anak kita dikasih nama apa emang?"
"Terserah kamu, kan kamu dady nya"
"Tapi gimana nanti kalau kamu nggak suka?"
"Pokoknya kamu kasih nama apapun pasti aku suka. Lagian aku percaya kamu pasti kamu ngasih nama yang punya arti bagus"
"Yaudah deh, coba nanti aku pikir pikir dulu"
Beberapa saat krmudian Al dan Zifa sudah sampai di disneyland paris
"Kita jadi serasa kencan gitu nggak sih?" Tanya Zifa sambil mengeratkan tangannya dilengan kekar Al.
"Ya, bisa dibilang kayak gitu"
"Al, kesana yuk" tunjuk Zifa pada sebuah bangunan megah yang sering muncul di acara kartun ditelevisi.
"Hayuk"
"Al, fotoin aku dong"
__ADS_1
"Iya deh iyaa" Al merogoh sakunya dan mengeluarkan ponselnya.
Cekrek
Cekrek
"Udah banyak nih fotonya"
"Kita kan belum foto berdua"
"Nggak ada yang motoin kita yang"
"Ya minta tolong sama orang lah"
"Tapi yang"
"Al,, " Zifa memohon.
Al menghela nafasnya, mau tidak mau ia harus meminta tolong pada pengunjung disana demi istri tercintanya itu.
"Al, peluk dongg" pinta Zifa.
"Al, kamu kok kaku banget sih kalo foto. Kalo nggak foto aja lancar jaya" cibir Zifa karna suaminya nampak kaku digambar.
"Aku kan pengen punya foto sweet gitu, masak ini cuma peluk cium pipi aja" gerutu Zifa lagi.
"Lah terus aku harus gimana yang? Masak harus cium bibir sih yang" Al menyanggah permintaan konyol istrinya.
"Ya iya dongg"
"Hah?!" Al kaget dengan permintaan istrinya yang tak masuk akal itu.
"Tapi yang, ini kan tempat umum" Al mencari alasan.
"Al, ini negara bebas. Kita bisa melakukan apapun disini"
"Kamu nggak malu?" Tanya Al sekali lagi berharap istrinya berubah pikiran.
__ADS_1
"Enggak" jawab Zifa telak membuat Al menelan ludahnya kasar.
"Oh astaga, ada apa dengan istriku ini?" Batin Al meronta.
"Ayo Al..." Zifa menarik narik lengan kekar suaminya itu.
"I iya deh"
Seseorang yang dimintai tolong untuk memotret mereka ikut tersenyum mendengar perdebatan pasangan itu karna ia juga sedikit paham dengan bahasa indonesia.
Zifa sedikit berjinjit sedangkan Al sedikit membungkuk untung menggapai bibir istrinya itu.
Cupp
Cekrekk
Foto pun diambil dengan sempurna
Zifa mengucapkan terimakasih pada seseorang yang sudah membantu memotret mereka berdua.
"Uhhh sweet bangett" Zifa memandangi foto dihandphone suaminya itu.
"I love you Al" ucap Zifa lirih sambil mengeratkan satu tangannya dilengan suaminya sedangkan tangan satunya masih memegang ponsel Al.
"Hah? Kamu bilang apa tadi?"
"Nggak, nggak ada"
"Hayoo kamu bilang apa tadii" goda Al.
"Al, ishh.. dah yuk lanjut jalan jalan" Zifa lebih dulu berjalan dengan wajah memerah menahan malu nya.
"Bodoh banget aku sih" batinnya merutuki dirinya sendiri.
Drttt
Ponsel Al yang ada ditangan Zifa bergetar
__ADS_1
Zifa menatap layar ponsel itu yang menunjukan panggilan video dari nomor tak dikenal.