
"Karna satu ginjalmu masih berfungsi jadi kusarankan dua minggu sekali saja. Nanti kita lihat perkembanganmu. Jika kau semakin merasa kesakitan maka kita akan mencarikanmu donor ginjal. dan juga jika keadaan kanker mu memburuk maka mau tidak mau kita harus mencari pendonor sumsum tulang belakang yang cocok untukmu"
"Memangnya kenapa kalau aku tidak melakukan transplatasi ginjal dan sumsum tupang belakang?"
"Jika ginjalmu sudah tidak berfungsi maka harus dilakukan tlansplatasi ginjal. Jika tidak itu akan memperkecil harapan hidupmu. leukimia mu sudah membuat ginjal mu rusak. jikapun kau hanya melakukan tlasplatasi ginjal, hasilnya tidak akan mengurangi resiko kanker mu akan semakin menyebar. maka dari itu secepatnya harus mencari donor ginjal dan juga sumsum tulang belakang "
"Itu dilakukan hanya jika ginjalku sudah tidak bekerja kan?" Tanya Al.
"Iya, saat ini kau hanya membutuhkan beberapa kali cuci darah, kemoterapi dan minum obat saja"
"Bagaimana jika aku melanjutkan pengobatan di indonesia saja?" Tanya Al.
"Boleh saja, tapi jika kondisimu memburuk lebih baik ke negara ini saja karna disini alatnya lengkap dan canggih"
"Tapi peluang sembuhku masih ada kan?"
"Masih ada walaupun kecil karna kau sudah mengalami leukimia yang membuat komplikasi berupa gagal ginjal kronis. Jadi mau tidak mau pilihannya hanya cuci darah dan juga transplatasi ginjal karna obat itu hanya sekedar mencegah agar tak memperburuk kondisi ginjalmu. Cepat atau pun lambat kau juga harus transplatasi ginjal agar hidupmu mulai kembali normal. dan setelah tlansplatasi ginjal kau harus melanjutkan dengan transplatasi sumsum tulang belakang sebelum leukimia mu semakin membuat komplikasi di organ lain. Aku akan memberimu obat dan minum obat itu saat kau merasa kesakitan. Dan kau harus ingat agar tidak terlalu banyak beraktifitas karna kau tau ginjal mu sudah bermasalah dan kau juga memiliki kanker darah"
__ADS_1
"Tapi kenapa aku baru sadar saat kankerku sudah stadium 2 bahkan sudah menyebabkan komplikasi pada ginjalku?" Tanya Al.
"Sebenarnya kau sudah mengalami gejala gejala beratnya. Tapi mungkin kau terlalu banyak beraktifitas jadi kau tidak merasakannya"
"Ohh begitu," Al manggut manggut mengerti.
Setelah selesai konsultasi Al keluar dari ruangan itu.
"Gimana bos?" Tanya asisten Rio.
"Aku terkena kanker darah stadium 2 dan sudah komplikasi pada ginjal" jawab Al santai.
"Entahlah, tapi intinya satu ginjalku sudah tidak berfungsi lagi. dan aku harus segera mencari donor ginjal sekaligus sum sum tulang belakang dalam waktu dekat inip"
"Tenang saja bos, aku yakin kau pasti bisa sembuh"
"Iya, aku akan sembuh untuk anak dan istriku"
__ADS_1
"Oh ya bos, apa kau akan memberitahu istrimu?"
"Kurasa tidak, lagipula ini tidak penting juga"
"What?! Tidak penting katamu?! Hei ini masalah nyawa!! Bisa bisanya kau malah santai" asisten itu mulai kesal dengan bosnya.
"Lalu aku harus apa? Harus menangis lalu mengatakan pada semua orang bahwa aku punya penyakit berbahaya?" Ucap Al sembari berjalan santai keluar dari rumah sakit.
"Bukan begitu juga, tapi setidaknya istrimu harus tau" asisten itu mengikuti langkah bosnya.
"Kurasa lebih baik tidak tahu. Lagipula dia sedang hamil. Mana tega aku memberinya beban pikiran yang membuatnya stress. Dia juga belum tentu mencemaskanku"
"Maksudmu?"
"Istriku punya seorang pria lain"
"Hah? Maksudmu istrimu selingkuh?"
__ADS_1
"Bukan, aku memang mengizinkannya"