
Bunda Hanafi keluar dari dapur nya dengan membawa terhadap hangat, ia sengaja membuat teh hangat sendiri sebelum ia keluar dari dapur. Bunda Hanafi tau kalau suaminya tidak akan meminum jus buah instan yang di suguhkan oleh Almira, jadi Bunda Hanafi sengaja membuatkan teh untuk suaminya.
''Ayah, teh nya di minum,'' ucap istri nya dengan memberikan secara langsung kepada sang suami.
Hanafi tersenyum, melihat sang Bunda membawakan teh untuk Ayah nya, sebenarnya tadi Hanafi sudah mau bilang sama Almira, namun ditahan oleh sang Ayah dengan menggelengkan kepalanya pelan.
''Bunda tau saja, kalau Ayah haus,'' kata Ayah Hanafi dengan sangat lembut.
''Itulah gunanya istri Yah,'' jawab nya dengan terkekeh geli karena ucapan nya sendiri.
''Mira kemana Bunda,'' tanya Hanafi ketika tidak melihat Almira mengikuti Bunda nya.
''Di ada di dapur, sedang makan siang? tadi dia sedang masakan dan masakan nya gosong karena kita, jadi Bunda masakin dia tadi buat makan siang nya,'' balas nya menatap sang putra.
Hanafi mengangguk pelan, seraya menyesap habis jus buah nya, ''Apa Ayah masih mau minum jus nya, kalau tidak mau? biar Hanafi minum jus nya, takutnya Almira berpikiran yang macem macem lagi, karena tidak di minum sama Ayah,'' tutur nya dengan lembut.
''Minumlah, kamu tau sendiri kalau Ayah mu itu tidak bisa minum minuman kemasan seperti itu, kalau tidak mau membuat Ayah kamu kembali ke rumah sakit,'' sambung sang Bunda.
__ADS_1
Hanafi langsung meminum jus nya hingga tersisa separuh, setelah sekian lama menunggu Almira di ruang tamu, Hanafi memberanikan diri untuk pergi ke toilet yang berada di dekat dapur mini nya.
''Kak, memang nya kita mau pergi kemana sich, tadi Tante cuma bilang ikut saja,'' tanya Almira dari kamar nya. Ya, Almira melihat Hanafi masuk ke dalam, dan Almira menghampiri nya? karena tak mungkin juga Almira pakek baju yang tidak tepat ke acara tersebut kan?.
''Pakailah gamis yang kemarin belibitu, kita akan ke acara amal nanti, pasti di sana banyak orang yang memakai pakaian yang tertutup juga kan,'' sahut Hanafi yang langsung di angguki Almira, tak lupa juga Almira mengucapkan kata terima kasih kepada laki-laki yang saat ini dekat dengan nya.
''Terima kasih kak?'' balas nya dengan berlalu ke kamar nya kembali, Hanafi hanya menggeleng melihat Almira bersikap layak nya anak kecil.
Almira keluar dari kamar nya dengan mengenakan gamis berwarna hitam, dan hijab berwarna putih, sangat cocok di badan nya yang ramping, jadi dengan berpakaian seperti itu, semua mata jahat yang pernah melihat Almira dengan genit, sudah tidak bisa melihat tubuh seksi wanita tersebut.
''Kamu cantik banget sayang?'' puji Bunda Hanafi dengan beranjak dari tempat duduk nya, beliau menghampiri Almira yang berdiri tak jauh darinya, di peluknya Almira dengan sangat erat, seraya berbisik.
Almira di buat salting dengan bisikan sang Bunda, Almira hanya bisa tersenyum karena tidak tau harus mengatakan apa kepada Bunda Hanafi.
''Terima kasih tante, atas pujian nya? tante juga cantik,'' balas nya kemudian.
''Sudah berapa kali Bunda mengatakan, kalau kamu panggil Bunda dengan sebutan Bunda, bukan tante? apa Mira tidak memiliki telinga sehingga tidak dengar perminta'an Bunda,'' ujar Bunda Hanafi dengan menjewer telinga Almira dengan sangat pelan, tapi Almira berpura-pura meringis karena jeweran Bunda Hanafi tidak terasa sama sekali.
__ADS_1
''Sudah lah Bunda, jangan di jewer lagi, kasian Almira nya sampai kesakitan begitu,'' sambung Hanafi dengan memegang tangan sang Bunda.
''Siapa coba yang jewer calon mantu Bunda, lawong Bunda hanya memegang nya saja kok,'' balas sang Bunda, yang di angguki oleh Almira.
''Tapi kenapa Almira sampai meringis seperti itu tadi,'' tanya nya lagi, dengan menunjuk ke arah Almira.
''Ya Mira hanya kaget saja kak, tidak sakit kok,'' jawab nya dengan mengangkat kedua jarinya dengan membentuk huruf v.
''Yaelah, kakak kira Bunda beneran menjewer telinga kamu?'' ucap nya dengan menghela nafas nya.
.
.
.
BERSAMBUNG
__ADS_1
Terima kasih buat yang sudah mampir dan selalu dukung karya receh Almahyra.
Jangan lupa like, komen dan favorit kan ya kak, Terima kasih 😘💕😘💕😘💕😘💕.