Derita Anak Angkat

Derita Anak Angkat
Bab 120.


__ADS_3

yudipogoh-ogoh ogoh-ogohlum turun dari mobil nya, Farel menatap wajah kakak nya yang kini tampil beda dengan baju panjang dan juga hijab yang menghiasi kepala nya.


''Ayo turun dek, kita ngeteh dulu di sini sebentar, sebelum berangkat ke rumah Papa,'' ajak Mahalini yang melihat sang adek bengong di dalam mobil nya.


''I-iya kak,'' jawab nya gugup, sebenarnya dia sangat kangen dengan sang kakak, tapi karena ego yang tinggi, dia tidak mau mengakui perasaan yang sedang bergejolak di dalam hatinya.


''Kak, aku mau minta jus dong!'' teriak Mahalini yang baru saja turun dari dalam mobil nya.


''Sayang??'' bisik Devano ketika melihat istri cantiknya berteriak kepada kakak nya, ''Tidak sopan seperti itu,'' bisik Devano tepat di telinganya.


''Apa sich Mas, geli ach,'' balas nya seraya bergidik ngeri.


Almira tersenyum melihat adek nya begitu manja kepada suaminya, Almira segera masuk ke dalam rumah nya, dan mengambilkan jus yang ada di dalam lemari pendingin, tak lupa juga Almira menaruh beberapa gelas di atas nampan dan juga jus buah di atas nya, hanya saja tidak ada camilan di atas nampan. Almira tau kalau adek nya tidak ada yang mengemil snack di pagi hari.


''Lha ini dia minuman nya, kamu tau nggak kak, aku dari tadi sudah haus tau nggak kak? maunya yang seger seger, tapi di dasbor mibil hanya ada air putih doang,'' cerita Mahalini kepada kakak nya.


''Kenapa sayang tidak ngomong sejak tadi, kan kita bisa mampir di mini market tadi,'' celetuk Devano yang mendengar aduan istri nya kepada kakak ipar nya.

__ADS_1


''Kan aku mau nya minum jus di rumah kak Mira Mas? bukan di mini market,'' balas nya dengan mendongakkan kepala nya, sehingga dia bisa menatap dengan jelas wajah tampan suaminya.


''Ya sama sama jus instan kan, bukan langsung perasaan dari buah langsung?''


''Nggak mau, kalau di mini market, harus mengeluarkan uang, sedangkan di rumah Kak Mira malah gratis Mas, kalau ada yang gratis? ngapain juga harus beli, iya kan??'' ujar Mahalini dengan menuangkan jus ke dalam gelas yang sudah di sediakan.


''Semprul lho emang?'' Ucap Almira secara mendadak, Almira yang sadar salah mengucapkan kata kata yang bisa membuat orang kesal, langsung menutup mulut nya dengan kedua tangan nya.


''Maaf maaf, aku tidak sengaja,'' tambah nya lagi dengan menunduk kan kepala nya, Almira takut dengan Devano, yang notabene nya adalah suami dari adek angkat nya.


Mahalini meminum habis jus yang sudah di tuang ke dalam gelas nya, ''Mau lagi?'' tanya Keysha kepada seseorang yang juga duduk samping suami nya.


Namun Keysha hanya menggeleng pelan, ''Perut ku sudah begah banget Mas,'' tutur nya dengan menyunggingkan senyuman nya.


''Kita berangkat sajalah kalau begitu, biar kita cepat sampai di sana juga,'' ajak Hanafi dengan beranjak dari duduk nya, dan berjalan ke arah mobil nya.


''Bawa mobilku saja,'' seru Devano.

__ADS_1


Hanafi cengo', ''Baiklah, apa di sini aman ya,'' tanya Hanafi kepada dirinya sendiri.


''Aman kok, di depan kan ada penjaga, nanti aku yang bilang sama beliau,'' kata Devano yang mengerti arah pemikiran Hanafi.


''Baiklah, aku ngikut bae lah,'' jawab nya lagi, dan menyimpan kunci mobil nya ke dalam saku celana nya.


.


.


.


BERSAMBUNG


Terima kasih buat yang sudah mampir dan selalu dukung karya receh Almahyra.


Jangan lupa like, komen dan favorit kan ya kak, Terima kasih 😘💕😘💕😘💕😘💕.

__ADS_1


__ADS_2