Derita Anak Angkat

Derita Anak Angkat
Bab 77.


__ADS_3

Kehidupan Almira semakin berubah, dia tidak lagi mengikuti apa yang di perintahkan oleh Mama Agnes, yang menurut Almira yidak baik oleh nya.


Almira berubah menjadi lebih, sejak mengenal seorang laki-laki yang bernama Hanafi di rumah sakit. Hanafi yang orang luar saja mau menemani Almira di rumah sakit, sedangkan Mama nya sendiri tidak mau menemani nya, padahal Almira adalah anak kandung nya sendiri.


Sejak saat itulah Almira merenung dengan keada'an nya yang malah di tinggal pergi bersama dengan teman teman nya, gara-gara perintah dari sang Mama lah Almira jadi jauh dengan Ayah dan juga adek nya, dia terlalu jahat kepada Farel dan Mahalini, itu karena bisikan dari Mama Agnes yang mengatakan kalau Mahalini hanya seorang anak pungut yang akan mengambil kasih sayang Ayah dan juga adek nya, sehingga Almira sering berulah di depan Mahalini.


Tapi kini Almira sangat sadar dengan apa yang di perbuat kepada Mahalini selama ini.


''Almira, kenapa kamu melamun,'' tanya Hanafi ketika melihat Almira tengah melamun di perpustakaan.

__ADS_1


''Och, nggak kok,'' elak nya, dengan mengulas senyum kepada Hanafi.


''Ada apa? apa yang sedang kamu pikirkan saat ini,'' tanya Hanafi lagi ketika Almira memilih mengelak darinya.


''Nggak ada apa apa, cuma memikirkan adek dan juga bokap saja kok kak, entah kenapa akhir akhir ini bokap tidak pernah datang lagi ke rumah, beliau memilih menghindar dari Mira dan Mama yang sangat keras kepala,'' ungkap nya dengan nada sedih nya.


''Sebenarnya Almira sangat malu Kak, karena selama ini Almira sudah banyak salah sama adek dan juga Ayah, dan satu lagi?'' Almira tidak melanjutkan ucapan nya karena dia merasa dada nya sesak, mengingat Mahalini bayang bayang yang dulu sering jahat kepada nya, membuat dadanya berdenyut sakit.


''Satu kenapa?'' tanya Hanafi yang semakin di buat penasaran oleh Almira.

__ADS_1


''Salah Almira kepada adek angkat ku selama ini sudah banyak Kak, dan akun tidak yakin kalau dia mau memaafkan aku, dengan semua kesalahan yang pernah aku perbuat kepada nya salam ini,'' jawab nya mencoba jujur kepada laki-laki yang sudah membuat nya berubah lebih baik dari sebelum nya.


''Kalau boleh aku kasih saran,'' ucap Hanafi dengan sedikit hati hati, Hanafi tidak ingin kembali membuka luka di hati Almira, tapi mendengar cerita Almira barusan, Hanafi harus mengajari Almira dengan pelan pelan. ''Kamu harus meminta maaf kepada adek kamu yang sudah kamu jahatin selama ini, bagaimana pun dia juga adek kamu, meski dia bukan adek kandung kamu sekalipun, tapi selama kalian kecil sudah hidup bersama dan juga bercanda tawa bersama, jangan kau lupakan itu,'' Hanafi mecoba mengingat kan Almira.


Dulu Almira pernah menyayangi Mahalini ketika kecil, apalagi dia sempat juga menolong Mahalini dari hina'an teman kelas nya, tapi setelah Almira beranjak dewasa dia selalu di hasut oleh sang Mama untuk selalu berbuat jahat kepada Mahalini, karena hasutan itulah, akhirnya Almira menjadi jahat kepada adek angkat nya yang selama ini sudah bersama nya.


''Tapi Mira malu kak, Mira sudah sangat banyak salah sama dia, Mira tidak pantas di maafkan oleh adek angkat Mira,'' jawab nya dengan lirih.


''Kamu tidak boleh punya pikiran seperti itu, bagaimana bisa kamu yaitu kalau adek kamu tidak mau memaafkan kamu, kalau kamu sendiri tidak mau mencoba nya lebih dulu,'' jawab nya dengan pelan tapi tegas.

__ADS_1


__ADS_2