
Di rumah catering.
''Kak Zarine,'' panggil Santi ketika ada seseorang ingin menemui dirinya.
''Ada apa,'' sahut nya dengan mencuci tangan nya, karena Zarine sedang membersihkan sayuran yang akan segera di masak oleh koki di dapur catering nya.
''Kak Zarine, ada yang mencari kak Zarine di luar,'' jawab nya dengan menunjuk ke luar.
Di mana di sana ada seorang laki-laki, yang sedang menunggu kedatangan Zarine, selaku orang kepercayaan Mahalini.
Zarine penasaran dengan seseorang yang tengah mencarinya, ''Suapa yang sedang mencari ku,'' gumam nya seraya terus melangkah keluar.
Laki-laki tersebut berdiri memunggungi Zarine dan juga Santi, yang tengah melangkah ke arah nya.
''Maaf Mas, bisa saya bantu,'' tanya Zarine dengan sangat ramah.
Laki-laki tersebut langsung menoleh kebelakang, dan di sana sudah ada dua wanita yang tengah berdiri, menatap ke arah nya.
''Maaf Mbak mengganggu waktu nya, saya hanya ingin menanyakan pekerja'an saja, siapa tau di sini sedang kurang pegawai,'' tanya nya dengan tak kalah ramah dari Zarine.
''Maaf sebelum nya Mas, di sini memang sedang membutuhkan seorang pegawai lagi, tapi masalah nya adalah? bos kami masih ada urusan di luar kota, jadi kamu tidak bisa menerima Mas untuk sekarang, mungkin besok besok bisa datang lagi ke sini,'' jawab nya dengan lembut.
Laki-laki tersebut hanya menganggukkan kepala nya, mengiyakan apa yang ndi ucapkan oleh Zarine.
''Baiklah Mbak kalau gitu, kalau boleh tau Bos Mbak kapan datang nya,'' tanya nya lagi, ingin memastikan kedatangan sangat bos, yang tak lain adalah Mahalini.
''Mungkin lusa Mas, jadi boleh minta nomernya, kalau beliau datang saya bisa segera menghubungi anda,'' sahut nya.
''Boleh,'' jawab nya singkat.
Laki-laki tersebut mengambil ponsel Zarine, dan mengetikkan beberapa nomer di dalam nya.
__ADS_1
''Terima kasih Mbak, dan ini nomer ku? kalau begitu aku permisi dulu ya, assalamu'alaikum,'' pamit nya dengan mengucapkan salam terlebih dahulu.
Zarine mengangguk pelan seraya menjawab salam laki-laki tersebut, ''Waalaikum salam,''
Sepeninggal laki-laki tersebut, Santi yang kepo segera mencecar beberapa pertanya'an kepada Zarine.
''Mbak, siapa laki-laki itu, dan kenapa dia bisa tau kalau kita sedang butuh pegawai lagi, dan kenapa Mbak Zarine tidak bertanya nama nya juga, jadi aku penasaran kan??'' Santi nyerocos tiada henti dengan pertanya pertanya'an nya, Zarine sendiri juga lupa menanyakan nama laki-laki tersebut, tapi sekarang dia sudah pergi jauh dan sudah terlihat kemana dia pergi.
''Kenapa kamu juga tidak menanyakan namanya, kenapa harus aku yang nanya nama dia, kepo banget jadi orang,'' ucap nya dengan ketus.
''Kak Zarine kok gitu sich jahat banget sama aku,'' jawab Santi dengan berlari mengikuti Zarine yang sudah masuk ke dalam rumah Catering, Santi merutuki kebodohan nya, karena dia lupa untuk bertanya siapa nama laki-laki yang datang ke rumah Catering tempat dia bekerja. 'Begok banget sich aku ini, kenapa aku hanya bengong saja tadi ya, begok begok begok kkk,' tutuk nya didalam hati.
Sedangkan Zarine sudah melanjutkan pekerja'an nya yang sempat di tinggalkan tadi.
''Ada apa Zarine, kenapa Santi mengajak mu keluar?'' tanya sang koki dengan penuh penasaran.
''Och, tadi ada yang mencari ku kak, tpi nyatanya dia malah ingin mencari pekerja'an, ya aku bilang saja? kalau bos masih berada di luar kota,'' Jawab nya panjang lebar.
''Och, kirain pacar kamu yang datang nyariin,'' goda nya dengan mengedipkan matanya.
''Jomblo nich kak?'' jawab nya dengan terus mengupas kentang di depan nya.
''Coba kamu tanya sama Santi, trik memikat laki-laki seperti apa, dia kan jago dalam hal begituan,'' papar nya dengan nyengir kuda.
''Si Abang suka bener nich kalau ngomong, tapi tidak ada yang nyanyol sama aku, mereka egois semua? dan hanya menginginkan wanita kaya saja. Apalah aku yang hanya karyawan di rumah Catering seperti ini Bang?'' jawab nya dengan cemberut.
''Hahahahah..... Laki-laki seperti itu di pelihara, nggak salah tuh,'' ledek nya dengan kekehan kecil.
''Apa'an sich lho kak Zarine, sama sama jomblo tidak usah meledek dech,'' celetuk nya dengan menggembungkan pipi nya.
''Sudah, kerjakan yang benar?!'' ujar Pak Djarot ketika melihat Zarine dan Santi berselisih.
__ADS_1
''Ini nich Pak, kak Zarine yang mulai duluan,'' adanya dengan nada di buat manja.
''Ich, sok imut lho?'' sahut Zarine yang beranjak dari duduk nya, dia harus merapikan kotak makanan yang sudah selesai di isi, dan Zarine di panggil untuk mengecek pesanan.
''Kak Zarine, tolong dong mau di kirim kemana lagi nich.'' tanya Rahmat yang baru datang mengantarkan pesanan.
''Oke siap, tunggu ya,'' jawab nya dengan sedikit keras, mengingat dirinya masih berada di dalam dapur catering. Zarine melangkah menuju ruangan di mana di sana banyak kotak kotak yang sudah siap, dan tinggal menunggu costumer datang mengambil nya.
Ada juga kue yang sengaja di buat di rumah Catering, ada juga yang langsung di kirim dari rumah Bos nya juga, karena kebetulan orang orang yang biasa bikin kue awal nya asisten rumah Mama Clara juga, jadi tidak mungkin juga kan semua asisten rumah Mama Clara pergi ke rumah Catering RISTY, mengingat mereka masih dalam kontrak sebagai asisten rumah tangga Mama Clara.
Ya, itung itung untuk uang tambahan jajan dan juga uang kiriman ke kampung keluarga mereka semua nya.
''Rahmat, kue yang itu lima, dan nasi kotak nya 30,'' tunjuk Zarine setelah melihat buku pesanan nya. ''Sekali jalan atau mau balik lagi,'' tanya Zarine, mengingat ada dua pesanan yang harus mereka antar dengan arah yang sama.
''Memang nya kemana Kak?'' tanya nya menghampiri Zarine yang berdiri di samping pintu.
''Ke jalan XXX tapi beda nomor tumah saja sich?''
''Bawa sekalian sajalah kak, biar menghemat waktu, dan ini semua juga harus di kirim juga,'' tanya nya lagi, mengingat pesanan yang masih lumayan banyak di ruangan tersebut.
''Ini akan di ambil sendiri, dan juga ada yang di antar ke rumah nya, tapi ini jatah Anton saja lah, jadi kamu nganter yang ini saja dulu,'' tukas nya dengan mulai memilah pesanan yang harus segera di kirim ke alamat costumer, mengingat mereka akan mengadakan acara pada hari ini juga, dan jam yang sama juga.
Rahmat segera membereskan pesanan ke dalam mobil nya, di bantu oleh rekan nya yang sudah biasa menjadi sopir pengantar makanan di rumah Catering RISTY.
.
.
.
BERSAMBUNG
__ADS_1
Terima kasih buat yang sudah mampir dan selalu dukung karya receh Almahyra.
Jangan lupa like, komen dan favorit kan ya kak, Terima kasih 😘💕😘💕😘💕😘💕.