
''Akhirnya adik bayi di bawa ke sini juga,'' seru anak anak Yayasan yang sudah keluar dari dalam bersama Bunda Kinanti.
''Iya, kakak aku mau lihat adek bayi nya dong? pasti sangat lucu dech,'' pekik nya dengan menarik gamis Mahalini.
''Hati hati sayang??'' jawab Mahalini yang kini duduk jongkok.
''Ich lucu banget ya, gembul juga adek nya,'' seru nya dengan melompat girang.
''Nama adek bayinya siapa Kak?''
''Nama adek bayi nya adalah Khalid dan Khanza,'' sahut Mahalini dengan senyum yang merekah.
''Cantik dan tampan ya adek bayinya,'' gumam gadis yang sudah selesai membantu para teman teman nya.
''Iya lah, ganteng dan cantik, kak Kini dan Kak Vano saja tampan? jadi jangan salah kalau kedua bayi nya juga tampan dan cantik,'' sambung teman yang lain nya.
Mereka semua pada tertawa mendengar jawaban dari teman nya, mereka semua tau kalau Mahalini dan Devano cantik dan tampan, tapi kedua bayinya tak kalah tampan dan cantik dari kedua orang tuanya.
__ADS_1
''Sudah sudah, kalian bawa masuk kak Kini dulu sanah, biar adek bayinya di taruh biar bisa main,'' perintah Bunda Kinanti yang baru masuk ke area teras Yayasan nya.
''Iya Bunda?'' sahut semua nya.
Mama Clara hanya bisa mengembangkan senyuman nya, melihat menantunya sangat bahagia bersama dengan anak anak yang kurang beruntung.
''Tante Clara dan tante Amora masuk juga,'' ajak nya dengan menuntun tangan mereka berdua.
''Iya sayang?'' sahut nya dengan mengikuti langkah kaki kecil nya.
''Kayak nya cucu Oma betah di sini ya,'' ucap Mama Clara.
''Iya, kayaknya mereka berdua sangat betah di sini, dari pada di rumah kemarin yang menangis terus,'' sahut Mami Amora yang melihat kedua cucu nya malah asik bercanda dengan anak anak di sana.
''Mungkin karena di sini banyak teman nya kali Ma, Mi, jadi mereka bisa tertawa begitu, lagian kita juga tidak mengerti dengan canda'an mereka semua,'' kata Mahalini dengan menatap kedua wanita yang begitu menyayangi nya.
''Iya, kamu benar sekali sayang, mungkin Khalid dan juga Khanza butuh teman, bahkan mereka hanya beda satu tahun doang,'' ujar Mama Clara, menatap balita yang masih memegang dot di tangan nya.
__ADS_1
''Iya Ma, tapi dia sudah bisa berjalan di umurnya yang masih satu tahun lebih apa kembar juga akan cepat bisa jalan nya Mi,'' tanya Mahalini kepada sang Mami nya.
''Perkembangan anak anak kan beda beda sayang? ada yang sampai umur satu tahun setengah baru bisa jalan, ada yang belum genap satu tahun sudah bisa jalan, jadi kamu tidak khawatir begitu ya, asal anak kalian sehat dan baik baik saja, kenapa harus di khawatir kan sich,'' jawab nya dengan panjang lebar.
''Bukan khawatir begitu Mi, tapi Kini sudah tidak sabar saja melihat mereka berdua bisa jalan,'' balas nya dengan kekehan kecil, seraya membayangkan kedua anak anak nya berjalan dengan nya.
.
.
.
BERSAMBUNG
Terima kasih buat yang sudah mampir dan selalu dukung karya receh Almahyra.
Jangan lupa like, komen dan favorit kan ya kak, Terima kasih 😘💕😘💕😘💕😘💕.
__ADS_1