Derita Anak Angkat

Derita Anak Angkat
Bab 133.


__ADS_3

Di hotel bintang lima. Mama Agnes kini berada tengah menunggu laki-laki yang sejak tahun lalu selalu menemani ranjang nya.


''Maaf sayang terlambat, jalanan macet dan tadi aku juga sedang bekerja ketika kamu menelfon ku,'' bohong nya dengan menghampiri Mama Agnes yang tengah dongkol, karena sudah di buat menunggu lama oleh nya.


''Kamu tidak bohong kan, bukan nya kamu sedang pergi dengan wanita yang lebih muda dari ku tadi,'' jawab Mama Agnes men skakmat sang laki-laki.


''Jangan bikin humoris yang tidak benar dong sayang, mana mungkin aku pergi dengan wanita lain, sedangkan wanita cantik hanya kamu seorang,'' bela nya dengan berdalih semanis mungkin di depan Mama Agnes.


''Kalau gitu mari kita nikmati waktu berdua kita, aku juga sudah sangat kangen dengan belaian kamu sayang,'' sebisa mungkin laki-laki itu merayu Mama Agnes.


Mama Agnes yang sudah mulai terbuai hanya melenguh panjang, akibat jari jati nakal sang laki-laki yang sudah bergerayangan di sekujur tubuh nya.

__ADS_1


Mama Agnes pun langsung membalas ciuuuman sang laki-laki sehingga adegan panas terjadi di ranjang yang biasa sewa malam ini. Lakiy tersebut sebisa mungkin memuaskan hasrat Mama Agnes yang begitu besar, sehingga laki-laki tersebut butuh tenaga extra untuk memuaskan nya.


''Kamu sangat hebat sekali sayang, aku saja sampai kuwalahan dengan hasrat kamu yang begitu menggebu-gebu,'' bisik nya dengan terus melakukan ritual nya.


Mama Agnes hanya tersenyum kecut dengan penuturan laki-laki nya, ya, Mama Agnes memang tengah di landa puber kedua nya, sehingga dia bisa senekat melakukan kegiatan nya dengan laki-laki muda, bahkan laki-laki yang kini menjadi teman tidur nya, seumuran dengan Farel sang putra bungsu dengan Papa Setiawan.


''Kamu yakin tidak akan hamil kan sayang?'' tanya sang laki-laki dengan perasa'an yang tak tentu, masalah nya laki-laki tersebut tidak pernah memakai pengaman selama berhuy dengan Mama Agnes.


Mama Agnes terus melenguh karena merasa kenikmatan yang selama ini hanya ia dapatkan dari laki-laki di samping nya, sedangkan Papa Setiawan sudah lama tidak pernah memberi nafkah bathin nya, beliau hanya memberikan nafkah lahir nya saja, dan tanpa sepengetahuan Papa Setiawan juga, uangbyqng seharusnya untuk biaya kuliah kedua putri dan putra nya, malah di buat hal yang aneh aneh.


Papa Setiawan memang sudah mengetahui kelakuan bejat Mama Agnes selama beberapa bulan ini, tapi beliau hanya ingin mencari waktu yang tepat saja, agar dirinya bisa memergokinya saat bersama di dalam hotel seperti ini, jadi Papa Setiawan masih pura-pura tidak mengetahui kelakuan istri nya yang selalu berjalan dengan laki-laki yang jauh lebih darinya.

__ADS_1


Mama Agnes sekarang memang tengah berbahagia dengan kehadiran laki-laki yang selalu bisa memuaskan ranjang nya, tapi siapa tau lain waktu Mama Agnes tidak akan bisa merasakan hal tersebut lagi, jadi jangan salah lagi, kalau Mama Agnes masih bisa terus tertawa dengan selingkuhan nya.


.


.


.


BERSAMBUNG


Terima kasih buat yang sudah mampir dan selalu dukung karya receh Almahyra.

__ADS_1


Jangan lupa like, komen dan favorit kan ya kak, Terima kasih 😘💕😘💕😘💕😘💕.


__ADS_2