Derita Anak Angkat

Derita Anak Angkat
Bab 135.


__ADS_3

Mahalini akhirnya mengecek satu persatu struk dan melihat berkas yang ada di sana juga, Mahalini nampak mengwrutkan kening nya, di saat membaca nama Robby Saputra di berkas tersebut.


''Rasa rasa nya aku pernah dengar nama ini, tapi- di mana ya,'' Mahalini kembali mengingat ingat nama yang ada di berkas tersebut.


Cukup lama Mahalini mengingat nama di berkas tersebut, sampai akhirnya otaknya mengingat seseorang yang pernah menolongnya dulu, ''Apa mungkin Robby itu ya, tapi kan di kota besar seperti jakarta, sangat banyak nama orang yang sama, bahkan mungkin lebih dari sepuluh nama yang sama itu ada di kota besar ini,'' gumam nya lalu menutup berkas setelah kepalanya mulai berdenyut.


''Ini semua gara-gara Robby nich, kepalanya berdenyut dan perutku sangat lapar,'' Mahalini beranjak dari duduk ny dan melangkah kearah pintu yang tertutup rapat, Mahalini membuka handle pintu dan berjalan menuju dapur, di mana swkua orang tengah sibuk dengan pekerja'an nya masing-masing, ada yang sudah mulai packing packing, ada juga yang baru mengangkat masakan dan juga baru memulai memasak.


''Pak, aku mau itu dong,'' Pinta Mahalini kepada Pak Djarot yang sedang memegang rujak buah.


''Tapi neng Lini kan belum makan nasi, nanti kalau ada apa apa, Tuan pasti akan menyalahkan Bapak neng,'' Pak Djarot tidak langsung menuruti perminta'an bos nya, yang mau makan rujak buah nya, apalagi bumbu rujak buah sekarang ini, lebih pedas dari yang biasa nya, sesuai request dari pelanggan nya.


''Bapak takut banget sich sama Mas Vano, dia kan tidak ada di sini sekarang,'' Mahalini masih terus memaksa Pak Djarot untuk memberikan satu mika rujak buah kepada nya, tapi siapa sangka, kalau Devano sudah berada di belakang tubuhnya.

__ADS_1


''Siapa bilang aku tidak ada di sini, selama kamu tidak memakan nasi terlebih dulu, tidak ada yang namanya rujak buah, tadi pagi saja kamu belum sarapan, dan langsung kabur kw sini, aku turuti? tapi sekarang kamu haris makan dulu, meski sarapan nya sudah sangat telat,'' jawab Devano dengan melingkarkan tangan ke pinggang Mahalini.


''Mas Vano suka gitu sama Lini, itu bukan perminta-an Lini juga kok, tapi perminta'an anak kaku juga,'' ucap nya dengan mengelus perut yang sudah mulai besar, dan juga Mahalini sudah mulai kepayahan membawa perut besar nya ke mana mana.


''Tidak boleh membantah, apalagi ini semua juga demi kesehatan kamu dan juga calon anak kita,'' Devano masih tidak mau kalah berdebat dengan sang istri, yang sudah nampak sangat kesal dan juga cemberut.


''Terserah Mas Vano saja dech,'' ucap nya dengan menghentakkan kakinya ke lantai, seraya melangkah pergi menuju ke ruangan nya.


Devano menarik nafas panjang, dan menghembuskan secara perlahan, ''Aku harus extra sabar menghadapi istri ku saat ini,'' gumam nya pelan. ''Tolong bawakan makanan dan juga rujak buah ke ruangan istri saya ya, jangan lupa jus nya sekalian.'' perintah Devano kepada pegawai yang ada di sana.


Devano pun melangkah pergi, menyusul sang istri yang tengah kesal oleh nya, setelah kepergian Devano para pegawai yang sedati tadi menahan tawa, kini sudah melepaskan tawa nya dengan jungkat-jungkit.


''Kalau lihat pasangan barusan, rasanya bikin iri saja? tapi juga bikin gemas, karena Bos kita manja banget kepada Tuan Devano,'' ucap nya dengan menatap teman se profesi nya.

__ADS_1


''Atapu apalah aku yang hanya bisa menghayal mendapatkan suami seperti Tuan Devano,'' sahut pekerja yang masih lajang.


''Makanya cari cepetan!!'' seru Zarine membutarkan lamunan semua orang, ''Terus saja menghayal yang tidak mungkin, lebih baik kamu cepat antar pesanan Tuan Devano ke ruangan Bos, kalau kamu tidak mau di pecat dini,'' lanjut nya dengan meninggalkan teman nya yang memang suka sekali menghalu, entahlah dia sangat suka dengan hakuan nya yang ternyata, di lamar seseorang yang super kaya, dengan mahar sepuluh Onta juga.


(Waduh, bisa kaya mendadak tuh di beri mahar Onta)😂✌✌.


.


.


.


BERSAMBUNG

__ADS_1


Terima kasih buat yang sudah mampir dan selalu dukung karya receh Almahyra.


Jangan lupa like, komen dan favorit kan ya kak, Terima kasih 😘💕😘💕😘💕😘💕.


__ADS_2